Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install
For
You

Kebiasaan Makan Sambil Nonton Bisa Bikin Berat Badan Anak Susah Naik

Kebiasaan Makan Sambil Nonton Bisa Bikin Berat Badan Anak Susah Naik
Magnific/Freepik
Intinya Sih
  • Makan sambil menonton atau bermain gadget membuat anak sulit mengenali rasa lapar dan kenyang, sehingga berat badan tidak mudah naik meski terlihat makan banyak.
  • Kebiasaan ini menghambat penerapan mindful eating karena fokus anak teralihkan dari makanan, menyebabkan asupan nutrisi bisa berlebihan atau justru kurang.
  • Tidak menerapkan feeding rules secara konsisten meningkatkan risiko gangguan gizi, karena anak kehilangan pola makan sehat dan menganggap makan hanya aktivitas sampingan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Tak bisa dipungkiri, sebagian orangtua ada yang masih mengandalkan televisi atau gadget agar anak mau menghabiskan makanannya. Cara ini memang sering dianggap ampuh karena si Kecil menjadi lebih anteng dan tidak banyak menolak makanan.

Padahal, kebiasaan makan sambil menonton atau bermain gadget justru bisa mengganggu pola makan anak. Alih-alih membantu menaikkan berat badan, distraksi saat makan dapat membuat anak tidak mengenali rasa lapar dan kenyang, sehingga kebutuhan nutrisinya berisiko tidak terpenuhi. 

Berikut Popmama.com siap membahas informasi selengkapnya mengenai kebiasaan makan sambil nonton bisa bikin berat badan anak susah naik.

Table of Content

1. Kebiasaan makan sambil nonton bisa bikin berat badan anak susah naik

1. Kebiasaan makan sambil nonton bisa bikin berat badan anak susah naik

Banyak orangtua beranggapan bahwa anak yang makan sambil menonton akan mengonsumsi makanan lebih banyak. Meski dalam beberapa kasus hal tersebut bisa terjadi, kebiasaan ini ternyata tidak otomatis membuat berat badan anak meningkat.

Pasalnya, saat perhatian anak teralihkan ke layar, ia cenderung tidak menyadari proses makan yang sedang berlangsung. Akibatnya, anak kehilangan kemampuan untuk merasakan kapan dirinya benar-benar lapar maupun sudah kenyang.

“Kalau misalnya sambil nonton kan bisa aja makannya semakin banyak dan akhirnya berat badan naik. Tapi ternyata nggak. Bisa kalau nonton itu betul anaknya jadi makan yang banyak, tapi kebanyakan kalau sambil nonton anak itu nggak ada yang namanya respon lapar dan juga kenyang,” ujar dr. Harys Maulana melansir dari unggahan video di Instagramnya @dr.harysmaulana. 

2. Makan sambil nonton gadget membuat anak tidak belajar menerapkan mindful eating

Makan sambil nonton gadget membuat anak tidak belajar menerapkan mindful eating
Magnific/Freepik

Selain mengganggu sinyal lapar dan kenyang, makan sambil menonton juga membuat anak tidak menjalani proses makan dengan penuh kesadaran atau mindful eating

Fokus anak lebih banyak tertuju pada tayangan yang dilihat dibandingkan makanan yang sedang dimakan. Kondisi ini membuat asupan nutrisi yang masuk ke dalam tubuh menjadi tidak seimbang. 

“Atau bahkan anak itu tidak merasakan mindful eating. Sehingga nutrisi yang dibutuhkan untuk anak itu bisa makan bisa saja tidak tercukupi. Atau bahkan berlebihan dari apa yang dibutuhkan,” kata dr. Harys.

3. Feeding rules yang tidak diterapkan bisa meningkatkan risiko gangguan gizi

Feeding rules yang tidak diterapkan bisa meningkatkan risiko gangguan gizi
Magnific/Freepik

Kebiasaan makan dengan distraksi juga dapat menghambat penerapan feeding rules atau aturan makan yang sehat. Padahal, aturan ini penting untuk membantu anak memiliki jadwal makan yang teratur, suasana makan yang kondusif, serta kebiasaan makan yang baik.

Jika feeding rules tidak diterapkan secara konsisten, anak berisiko mengalami masalah gizi. Dampaknya tidak hanya berupa berat badan berlebih atau obesitas, tetapi juga kekurangan nutrisi yang justru lebih sering terjadi.

“Risikonya anak itu bisa aja malnutrisi atau bisa aja obesitas. Tapi yang paling sering adalah anak itu nantinya nggak terpenuhi kebutuhan nutrisinya karena feeding rules-nya nggak diterapkan. Misalnya ada jadwal makan, tidak ada distraksi, dan juga tidak ada prosedur yang sesuai,” jelas dr. Harys.

4. Distraksi gadget membuat anak tidak fokus saat makan

dr. Harys Maulana menjelaskan bahwa setidaknya ada tiga masalah utama yang muncul ketika anak makan sambil bermain gadget. Masalah pertama adalah hilangnya fokus anak terhadap aktivitas makan itu sendiri.

Saat perhatian terbagi dengan gadget, anak tidak memahami bagaimana proses makan yang benar. Perilaku makan yang seharusnya terbentuk secara alami pun menjadi tidak terstimulasi karena adanya distraksi.

“Ada 3 masalah yang timbul ketika anak makan itu sambil main gadget,” ungkap dr. Harys.

“Yang pertama adalah anak tersebut akhirnya nggak mindful ketika makan, anak itu nggak sadar ketika anak makan dan juga nantinya nggak tau posisi makan itu seperti apa, bahkan perilaku makan itu tidak terstimulasi karena ada distraksi sambil main gadget,” lanjutnya. 

5. Anak sulit mengenali kapan harus mulai dan berhenti makan

Anak sulit mengenali kapan harus mulai dan berhenti makan
Magnific/Freepik

Masalah berikutnya adalah anak menjadi kesulitan memahami sinyal alami tubuhnya. Ia tidak belajar mengenali kapan dirinya merasa lapar, kapan sudah cukup makan, hingga kapan waktu yang tepat untuk berhenti makan.

Padahal, kemampuan mengenali rasa lapar dan kenyang merupakan salah satu tujuan utama dari penerapan feeding rules. Jika anak terus makan sambil bermain gadget, pola makan sehat akan lebih sulit terbentuk hingga ia tumbuh besar.

“Lalu yang kedua adalah anak tersebut nggak tau respon lapar dan juga respon kenyang, yang kita mau bentuk dari feeding rules adalah anak tersebut tau kapan dia lapar, kapan dia kenyang, kapan dia memulai makan, kapan dia harus berhenti makan. Kalau misalnya makan tersebut sambil gadget itu tidak akan terbentuk pola makan,” ungkap dr. Harys Maulana. 

6. Anak menganggap makan hanya sebagai aktivitas sampingan

Anak menganggap makan hanya sebagai aktivitas sampingan
Freepik/frepik

Dampak terakhir adalah anak mulai memandang makan sebagai aktivitas yang dilakukan sambil melakukan hal lain. Akibatnya, makan tidak lagi menjadi kegiatan utama yang membutuhkan perhatian penuh.

Jika kebiasaan ini terus berlangsung, pola pikir anak terhadap waktu makan bisa berubah. Oleh karena itu, penting bagi orangtua menerapkan feeding rules dengan benar, termasuk menghilangkan distraksi gadget agar anak dapat membangun kebiasaan makan yang sehat sejak dini.

“Lalu yang ketiga adalah anak tersebut menjadikan makan sebagai kegiatan yang bukan seperti makan, artinya apa? Ada distraksi dan anak tersebut menganggapnya yang ini bukan makan, akhirnya tidak terbentuk lagi pola makan dan tidak terbentuk lagi mindset makan seperti apa,” ucap dr. Harys.

“Jadi pastikan orang tua menerapkan feeding rules sesuai prosedur dan juga jangan sambil main gadget. Fokus makan dan bentuk pola makan, sehingga anak tersebut punya kebiasaan makan yang baik,” sambungnya. 

Demikian penjelasan mengenai kebiasaan makan sambil nonton bisa bikin berat badan anak susah naik. Mulai sekarang, yuk, biasakan untuk tidak memberikan gadget pada anak saat makan demi tumbuh kembangnya.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Wahyuni Sahara
EditorWahyuni Sahara

Related Articles

See More