Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
8 Cara Detox Liver yang Alami dan Aman
Magnific/benzoix
  • Artikel menjelaskan pentingnya menjaga kesehatan liver sebagai organ vital yang berperan menyaring darah, mengolah nutrisi, dan membuang racun dari tubuh.
  • Dijabarkan delapan cara alami detox liver, mulai dari cukup minum air putih, kurangi alkohol, konsumsi sayur berserat, hingga rutin olahraga dan tidur berkualitas.
  • Langkah tambahan seperti membatasi gula, menghindari bahan kimia berlebih, serta menggunakan obat sesuai anjuran dokter turut membantu meringankan kerja hati.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Liver atau hati adalah organ terbesar di dalam tubuh yang punya banyak tugas penting untuk menjaga kesehatan. Setiap hari, organ ini bekerja tanpa henti.

Perannya pun sangat krusial seperti menyaring darah, mengolah nutrisi dari makanan, memecah berbagai zat, hingga membantu membuang zat sisa yang sudah tidak dibutuhkan. 

Karena perannya yang sangat besar, tidak heran kalau banyak orang semakin banyak yang peduli akan kesehatan organ satu ini, dan mencoba menjaganya lewat detoksifikasi.

Detoksifikasi sendiri merupakan proses membersihkan organ dari segala racun maupun zat berbahaya yang tidak dibutuhkan tubuh.

Untuk melakukannya pun ternyata tidak sulit dan tanpa ribet. Kamu bisa mengikuti 8 cara detox alami liver yang alami dan aman yang akan Popmama.com bahas di bawah ini.

1. Pastikan tubuh mendapat cukup air putih

Pexels/Ketut Subiyanto

Hal paling sederhana yang bisa dilakukan untuk menjaga fungsi liver adalah memenuhi kebutuhan cairan setiap hari, terutama air putih.

Air putih akan membantu berbagai organ tubuh, termasuk ginjal dan hati, bekerja lebih efisien dalam membuang sisa metabolisme yang sudah tidak diperlukan.

Saat tubuh terhidrasi dengan baik, aliran darah ke hati juga berjalan lebih lancar. Kondisi ini memudahkan liver menjalankan tugasnya dalam memproses dan mengeluarkan zat sisa dari tubuh.

Sebaliknya, ketika tubuh kekurangan cairan, berbagai proses metabolisme bisa berjalan kurang optimal dan membuat kerja organ menjadi lebih berat.

2. Kurangi atau hindari minuman beralkohol

Pexels/Helena Lopes

Kalau berbicara tentang kesehatan hati, alkohol adalah salah satu hal yang paling sering menjadi perhatian. 

American Liver Foundation menjelaskan bahwa setiap kali tubuh memproses alkohol, sel-sel hati harus bekerja keras untuk menguraikannya. Proses ini dapat memicu stres oksidatif dan peradangan pada jaringan hati.

Karena itu, mengurangi konsumsi alkohol, atau bahkan menghentikannya sama sekali merupakan salah satu langkah terbaik untuk mendukung proses pemulihan hati. 

Dengan berkurangnya paparan alkohol, liver memiliki kesempatan lebih besar untuk memperbaiki sel-sel yang mengalami kerusakan dan menjaga fungsinya tetap optimal dalam jangka panjang.

3. Perbanyak sayur dan makanan tinggi serat

Pexels/Alex Green

Apa yang kita konsumsi setiap hari sangatlah memengaruhi kesehatan tubuh, tidak terkecuali liver. 

Itu sebabnya, mengonsumsi makanan berserat, misalnya jenis sayuran cruciferous seperti brokoli, kubis, dan kembang kol termasuk pilihan yang baik untuk mendukung fungsi hati.

Jenis sayuran ini mengandung berbagai senyawa alami, termasuk antioksidan dan senyawa sulfur, yang membantu kerja enzim hati dalam memproses zat-zat yang harus dibuang tubuh. 

Selain itu, makanan tinggi serat juga membantu menjaga kesehatan saluran pencernaan sehingga proses pembuangan zat sisa dapat berlangsung lebih efektif.

4. Batasi makanan manis dan ultra proses

Pexels/Andres Ayrton

Waspada! karena gangguan hati bukan cuma datang dari makanan berlemak. Konsumsi gula berlebihan juga bisa memberikan dampak yang tidak kalah besar. 

Mengutip dari Regency Healthcare, kelebihan fruktosa dari minuman manis, makanan kemasan, dan berbagai produk ultra proses dapat diubah oleh hati menjadi lemak.

Jika kondisi ini terus berlangsung, lemak dapat menumpuk di dalam hati dan meningkatkan risiko terjadinya perlemakan hati non-alkohol (Non-Alcoholic Fatty Liver Disease). 

5. Rutin bergerak dan berolahraga

Pexels/Ketut Subiyanto

Selain baik untuk jantung dan berat badan, aktivitas fisik ternyata juga bagus untuk detox liver. Itu karena, olahraga dapat membantu tubuh membakar lemak dan menggunakan gula darah sebagai sumber energi dengan lebih efisien.

Ketika kadar lemak tubuh menurun, timbunan lemak yang ada di dalam hati juga dapat berkurang. Selain itu, olahraga membantu meningkatkan sensitivitas insulin dan mendukung berbagai proses metabolisme yang berhubungan dengan kesehatan liver. 

Tidak harus selalu olahraga berat, aktivitas sederhana seperti jalan kaki, bersepeda, atau berenang secara rutin juga sudah dapat memberikan manfaat kok.

6. Kurangi paparan bahan kimia yang tidak perlu

Pexels/Anna Shvets

Untuk mewujudkan hati yang sehat, menghindari makanan dan minuman tidaklah cukup. 

Karena liver juga harus memproses zat yang masuk ke tubuh melalui udara atau kontak dengan kulit, Baylor Scott & White Health mengingatkan bahwa bahan kimia dari produk pembersih rumah tangga, insektisida, aerosol, atau pelarut tertentu dapat menjadi beban tambahan bagi hati.

Itu sebabnya, saat menggunakan produk-produk tersebut, sebaiknya gunakan sarung tangan atau masker sesuai kebutuhan dan pastikan ruangan memiliki ventilasi yang baik. 

Langkah sederhana ini dapat membantu mengurangi jumlah zat berbahaya yang harus diproses oleh liver.

7. Gunakan obat sesuai aturan dan anjuran dokter

Pexels/Castorly Stock

Pada beberapa orang, penggunaan obat yang tidak sesuai aturan juga dapat memengaruhi kesehatan liver. Konsumsi obat-obatan seperti obat pereda nyeri, termasuk parasetamol, melebihi dosis yang dianjurkan bisa meningkatkan risiko cedera hati.

Sebagai pencegahan, penting untuk selalu membaca petunjuk penggunaan obat dan tidak menggabungkan beberapa obat sekaligus tanpa berkonsultasi dengan tenaga medis.

Menggunakan obat secara bijak membantu mencegah hati bekerja terlalu keras dalam memproses zat-zat tersebut.

8. Tidur yang cukup dan berkualitas

Pexels/cottonbro studio

Tidur berkualitas sudah menjadi rahasia umum untuk mendapatkan tubuh yang sehat, begitupun dengan hati. Saat tidur, tubuh memasuki fase pemulihan di mana berbagai proses perbaikan sel berlangsung lebih aktif.

Pada waktu inilah liver memanfaatkan energinya untuk memperbaiki jaringan yang rusak, membantu proses metabolisme, serta menjalankan berbagai fungsi penting lainnya. 

Itulah 8 cara detox alami liver yang alami dan aman. Sangat mudah, bukan? cara-cara diatas bahkan cuma terlihat seperti kebiasaan sehat sehari-hari bukan prosedur yang sulit diikuti.

Editorial Team

Related Article