Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
10 Daftar Obat GERD Paling Ampuh di Apotik, Lengkap Harganya
Pexels/mehmetography
  • Artikel membahas 10 obat GERD yang umum dijual di apotek, mulai dari antasida hingga proton pump inhibitor, lengkap dengan manfaat, dosis, efek samping, dan kisaran harga.
  • Setiap obat memiliki cara kerja berbeda: ada yang menetralkan asam lambung secara cepat, mengurangi produksinya dari sumbernya, hingga melapisi jaringan lambung yang teriritasi.
  • Meskipun beberapa obat bisa dibeli bebas, artikel menekankan pentingnya konsultasi dokter jika gejala GERD sering kambuh atau semakin berat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Gejala GERD yang datang tiba-tiba memang sering kali membuat tidak nyaman, bahkan sampai mengganggu aktivitas sehari-hari. Kalau hanya sesekali, keluhan mungkin masih bisa reda sendiri. Namun jika sering kambuh, obat pereda nyeri dibutuhkan untuk menangani hal ini.

Pilihan obat GERD pun cukup beragam. Ada yang bisa dibeli bebas di apotik untuk meredakan gejala ringan, ada juga yang biasanya diresepkan dokter jika keluhan lebih berat atau terjadi terus-menerus.

Nah, supaya tidak bingung obat mana yang tepat sesuai keluhan masing-masing, Popmama.com telah menyiapkan 10 daftar obat GERD paling ampuh di apotik.

1. Antasida Doen

shopee.co.id

Obat generik ini sering jadi pilihan pertama saat asam lambung tiba-tiba naik. Obat ini bekerja dengan menetralkan asam lambung yang sudah terlanjur diproduksi sehingga rasa perih, panas di dada, atau nyeri ulu hati bisa mereda lebih cepat.

Karena termasuk obat generik, Antasida Doen banyak dipilih karena mudah ditemukan di apotik dan harganya ramah di kantong. Obat ini biasanya lebih cocok digunakan untuk penderita gejala ringan.

Komposisi: Kombinasi Aluminium Hidroksida (Al(OH)_3) dan Magnesium Hidroksida (Mg(OH)_2).

Manfaat: Mengatasi gejala kelebihan asam lambung, nyeri ulu hati, dan gastritis.

Dosis: 

  • Dewasa: 1–2 tablet kunyah, 3–4 kali sehari. Diminum 1 jam sebelum atau 2 jam sesudah makan.

  • Anak (6–12 tahun): ½–1 tablet kunyah, 3–4 kali sehari.

Efek Samping: Konstipasi, diare, mual, atau muntah.

Harga: Rp2.000 – Rp5.000 per strip.

2. Esomeprazole

halodoc.com

Kalau gejala GERD mulai sering kambuh atau terasa lebih berat, dokter biasanya mempertimbangkan obat golongan Proton Pump Inhibitor (PPI), salah satunya Esomeprazole. Obat ini mengurangi produksi asam langsung dari sumbernya, yaitu pompa asam di lambung.

Karena kerjanya lebih kuat dibanding antasida biasa, Esomeprazole sering dipakai untuk membantu penyembuhan iritasi pada kerongkongan akibat paparan asam lambung yang terjadi berulang.

Namun, obat ini umumnya tidak bekerja instan, jadi perlu dikonsumsi rutin sesuai anjuran dokter agar hasilnya terasa maksimal.

Komposisi: Esomeprazole magnesium.

Manfaat: Mengobati GERD, mencegah luka lambung, dan menangani esofagitis erosif.

Dosis: 

  • Dewasa: 20–40 mg sekali sehari, tergantung keparahan gejala.

Efek Samping: Sakit kepala, nyeri perut, perut kembung, dan mulut kering.

Harga: Rp15.000 (generik) - Rp200.000+ (paten).

3. Famotidine

halodoc.com

Famotidine termasuk golongan H2 blocker yang bekerja dengan mengurangi jumlah asam lambung yang diproduksi tubuh. Dibandingkan antasida, efeknya biasanya bertahan lebih lama, sehingga cukup sering digunakan untuk meredakan rasa panas di dada (heartburn), terutama saat malam hari.

Gejala GERD juga bisa memburuk ketika tidur karena posisi tubuh membuat asam lebih mudah naik ke kerongkongan. Dengan Famotidine, produksi asam bisa lebih terkontrol dan tidak terlalu mengganggu saat waktu istirahat.

Komposisi: Famotidine 20 mg atau 40 mg.

Manfaat: Mengurangi produksi asam lambung dan meredakan gejala heartburn.

Dosis: 

  • Dewasa: 20 mg, dua kali sehari selama 6-12 minggu.

Efek Samping: Pusing, sembelit, diare, dan sakit kepala.

Harga: Rp5.000 – Rp20.000 per strip.

4. Gastrucid

shopee.co.id

Gastrucid biasanya dipilih untuk menangani rasa begah, sering sendawa, atau perut terasa penuh setelah makan. Obat ini menggabungkan antasida dengan simethicone, yaitu zat yang membantu memecah gelembung gas di saluran pencernaan.

Karena itu, manfaatnya tidak hanya membantu meredakan asam lambung, tetapi juga membuat perut terasa lebih lega.

Komposisi: Aluminium Hidroksida, Magnesium Hidroksida, dan Simethicone.

Manfaat: Menetralkan asam lambung sekaligus memecah gelembung gas untuk meredakan kembung.

Dosis: 

  • Dewasa: 1–2 tablet kunyah, 3–4 kali sehari.

  • Anak (6–12 tahun): ½–1 tablet, 3–4 kali sehari.

Efek Samping: Sembelit, diare, atau penurunan kadar fosfat jika digunakan jangka panjang.

Harga: Rp8.000 – Rp12.000 per strip.

5. Lansoprazole

halodoc.com

Lansoprazole juga termasuk golongan PPI yang cukup sering diresepkan dokter untuk GERD. Cara kerjanya adalah dengan mengurangi produksi asam lambung secara lebih intensif, sehingga membantu mengurangi iritasi pada kerongkongan yang terasa perih atau panas.

Obat ini biasanya diminum pada pagi hari sebelum makan karena bekerja lebih optimal saat lambung masih kosong. Pada beberapa kondisi, dokter juga meresepkannya untuk membantu penyembuhan tukak lambung atau peradangan saluran cerna akibat asam berlebih.

Komposisi: Lansoprazole 30 mg.

Manfaat: Menyembuhkan peradangan kerongkongan dan mengontrol kadar asam lambung secara intensif.

Dosis: 

  • Dewasa: 30 mg sekali sehari, diminum pagi hari sebelum makan.

Efek Samping: Mual, diare, sakit perut, atau ruam kulit.

Harga: Rp15.000 – Rp30.000 per strip (generik).

6. Mylanta

shopee.co.id

Nama Mylanta mungkin sudah cukup familiar karena sering digunakan untuk mengatasi maag dan asam lambung. Obat ini bekerja cukup cepat dalam membantu menetralkan asam sekaligus mengurangi gas berlebih di lambung.

Karena efeknya relatif cepat terasa, Mylanta sering dipilih saat gejala mendadak muncul, misalnya setelah telat makan, makan terlalu pedas, atau kebanyakan minum kopi.

Komposisi: Aluminium Hidroksida, Magnesium Hidroksida, dan Simethicone.

Manfaat: Meredakan nyeri ulu hati, kembung, dan rasa tidak nyaman di perut dengan cepat.

Dosis: 

  • Dewasa: 1–2 tablet kunyah, diminum saat gejala muncul atau 1 jam sebelum makan.

  • Anak (6–12 tahun): ½–1 tablet kunyah, 3–4 kali sehari.

Efek Samping: Perubahan pola buang air besar, mual, dan sakit kepala.

Harga: Rp7.000 – Rp10.000 per strip.

7. Omeprazole

halodoc.com

Omeprazole termasuk salah satu nama yang paling sering disebut untuk menangani GERD. Obat ini bekerja dengan mengurangi produksi asam lambung secara signifikan, sehingga membantu memberi waktu pada jaringan kerongkongan untuk pulih dari iritasi.

Karena termasuk obat yang cukup kuat, Omeprazole biasanya lebih efektif untuk GERD yang sering kambuh dibanding sekadar rasa perih biasa akibat telat makan.

Komposisi: Omeprazole 20 mg.

Manfaat: Menekan produksi asam lambung secara signifikan untuk membantu penyembuhan dinding esofagus.

Dosis: 

  • Dewasa: 20–40 mg per hari, diminum 30–60 menit sebelum makan.

Efek Samping: Sakit kepala, perut kembung, mual, dan sembelit.

Harga: Rp5.000 – Rp15.000 per strip.

8. Polysilane

shopee.co.id

Bagi sebagian orang, masalah utama saat GERD kambuh bukan hanya rasa panas di dada, tapi juga perut yang terasa penuh seperti kemasukan angin Nah, Polysilane cukup sering dipilih untuk kondisi seperti ini.

Kandungan dimethicone di dalamnya membantu memecah gas yang terjebak di saluran cerna, sehingga rasa begah dan tidak nyaman bisa berkurang lebih cepat.

Komposisi: Aluminium Hidroksida, Magnesium Hidroksida, dan Dimethicone.

Manfaat: Menetralkan asam dan membuang gas berlebih dari saluran pencernaan.

Dosis: 

  • Dewasa: 1–2 tablet kunyah, 3–4 kali sehari.

  • Anak (di atas 6 tahun): ½–1 tablet, 3–4 kali sehari.

Efek Samping: Konstipasi atau diare ringan.

Harga: Rp8.500 – Rp12.000 per strip.

9. Promag

shopee.co.id

Promag menjadi salah satu obat maag dan asam lambung yang paling mudah ditemukan di minimarket maupun apotek. Kandungan hydrotalcite di dalamnya bekerja menetralkan asam secara bertahap, sehingga cukup membantu mengurangi rasa perih dan mual.

Banyak orang mengandalkannya sebagai obat darurat ketika gejala muncul tiba-tiba di tengah aktivitas.

Komposisi: Hydrotalcite, Magnesium Hidroksida, dan Simethicone.

Manfaat: Meringankan gejala perih di lambung, mual, dan kembung.

Dosis: 

  • Dewasa: 1–2 tablet, 3–4 kali sehari.

  • Anak (6–12 tahun): ½–1 tablet, 3–4 kali sehari.

Efek Samping: Terkadang terjadi konstipasi.

Harga: Rp8.000 – Rp11.000 per strip.

10. Sucralfate

halodoc.com

Berbeda dari obat lain yang fokus mengurangi atau menetralkan asam, Sucralfate bekerja dengan cara melapisi area lambung atau kerongkongan yang mengalami luka dan iritasi akibat asam lambung.

Obat ini bekerja seperti lapisan pelindung agar jaringan yang sedang meradang tidak terus terkena asam lambung. Karena itu, Sucralfate cukup sering digunakan pada kasus GERD yang sudah menyebabkan iritasi kerongkongan atau luka lambung.

Komposisi: Sucralfate 500 mg per 5 ml (sirup) atau tablet.

Manfaat: Melindungi jaringan yang meradang agar tidak teriritasi lebih lanjut oleh asam lambung.

Dosis: 

  • Dewasa: 1 gram (2 sendok takar), 4 kali sehari saat perut kosong.

Efek Samping: Sembelit, mulut kering, dan mual.

Harga: Rp15.000 – Rp25.000 per botol.

Itu dia 10 daftar obat GERD paling ampuh di apotik. Meski beberapa obat bisa dibeli bebas, jangan lupa untuk tetap berkonsultasi dengan dokter ketika GERD semakin sering kambuh.

Editorial Team

Related Article