7 Jenis Investasi Pemula Modal Kecil, Yuk Mulai Menabung Ma!

Ada yang bisa dimulai dengan Rp 50 saja lho, Ma!

19 Desember 2021

7 Jenis Investasi Pemula Modal Kecil, Yuk Mulai Menabung Ma
Pexels/Michael Steinberg

Selain menabung, menambah kekayaan ataupun menjaga aset bisa dengan melakukan investasi. Saat ini, tidak banyak yang mengerti bahwa investasi bermanfaat untuk menjaga tabungan masa depan. 

Sayangnya, banyak dari kita yang terhalang oleh modal di awal. Modal menjadi penghambat karena mempercayai setiap ingin memulai investasi dibutuhkan dana yang besar. Padahal banyak jenis investasi yang bisa dipilih dnegan modal kecil.

Nah, untuk kamu pemula yang ingin mencoba investasi, berikut ini Popmama.com rangkum jenis investasi yang bisa dicoba dengan modal kecil.

1. Investasi reksadana bisa mulai dengan Rp. 50 ribu

1. Investasi reksadana bisa mulai Rp. 50 ribu
Pexels/Karolina Grabowska

Jenis investasi yang bisa dimulai dengan modal kecil ialah reksadana. Umumnya, reksadana diartikan sebagai wadah yang dipergunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal yang kemudian diinvestasikan dalam portofolio Efek oleh Manajer Investasi. 

Reksadana bisa menjadi alternatif bagi Mama yang memiliki modal kecil atau pemodal yang tidak memiliki banyak waktu dan keahlian untuk menghitung risiko dari investasi yang sedang dijalankan. 

Mama bisa memulai investasi reksadana dengan modal hanya Rp 100 ribu lho, Ma. Bahkan, beberapa sekuritas ada yang menawarkan investasi reksadana dengan modal Rp 50 ribu. 

2. Peer to peer (P2P) lending merogoh keuntungan dari pengembalian

2. Peer to peer (P2P) lending merogoh keuntungan dari pengembalian
Pexels/Karolina Grabowska

Meminjamkan uang pada orang seperti sudah biasa, lalu bagaimana jika meminjamkan uang namun melalui pihak terpercaya yang menghubungkan investor dengan pihak yang meminjam. 

P2P adalah jenis pembiayaan yang memberikan pengembalian yang besar. Jika Mama khawatir, jenis investasi ini biasanya difasilitasi oleh lembaga yang sudah mendapatkan persetujuan dari OJK. 

Seperti halnya kita menyimpan uang, namun sebenarnya itu digunakan oleh peminjam yang nantinya kita akan mendapatkan keuntungan dari pengembaliannya. 

Editors' Pick

3. Deposito berjangka dengan risiko kecil

3. Deposito berjangka risiko kecil
Pexels/Karolina Grabowska

Jenis investasi modal kecil selanjutnya ialah deposito berjangka. Investasi ini memiliki risiko yang cenderung kecil. Deposito merupakan jenis simpanan di bank yang dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan, dengan catatan nilainya kurang dari Rp 2 miliar.

Deposito berjangka sama halnya seperti kita menabung. Yaitu di mana kita menyimpan sejumlah uang dengan aturan yang ketat dan tidak bisa diambil sembarangan. 

Mengapa demikian? karena pengambilan hanya bisa dilakukan dalam rentang waktu yang sudah disepakati bersama. Tidak hanya itu, jika dana tersebut juga tidak dicairkan dalam waktu yang sudah disepakati atau bahkan lewat dari itu, kita bisa mendapat denda. 

4. Menabung saham, miliki peluang keuntungan yang besar

4. Menabung saham, miliki peluang keuntungan besar
Pexels/Anna Nekrashevich

Investasi berupa saham memang perlu berhati-hati. Melihat bahwa keuntungan yang didapat juga lumayan besar. Menabung atau berinvestasi saham sangat berisiko besar terutama untuk para pemula yang belum begitu paham. 

Maka dari itu, sebenarnya jenis investasi ini kurang dianjurkan untuk pemula. Memiliki sistem yang sedikit rumit, namun bukan berarti tidak bisa dicoba. Selama Mama memiliki keinginan untuk mempelajarinya, bukan tidak mungkin dengan modal kecil akan memberi keuntungan yang tidak sedikit. 

5. Barang dari hobi bisa booming di waktu tertentu

5. Barang dari hobi bisa booming waktu tertentu
Pexels/Cottonbro

Barang yang berhubungan dengan hobi biasanya akan memiliki masa di mana barang tersebut akan melonjak. Jika kita lihat, beberapa kali masyarakat kita pernah ramai dengan kemunculan bungan janda bolong. 

Barang yang awalnya menjadi koleksi dari hobi justru banyak dicari orang-orang yang mengerti peluang investasi. Harganya juga tidak murah ketika dijual. 

Namun, jiak Mama ingin berinvestasi menggunakan barang koleksi, Mama harus memahami serta membaca trend dari barang itu sendiri, prospeknya untuk ke depannya seperti apa.

6. Asuransi jiwa untuk investasi perlindunganĀ 

6. Asuransi jiwa investasi perlindunganĀ 
Pexels/Karolina Grabowska

Saat ini, banyak orang yang sadar akan keuntungan memiliki asuransi. Asuransi bukan hanya meng-cover hidup dan kesehatan diri sendiri, namun bisa menyertakan keluarga juga. 

Asuransi merupakan jenis investasi jangka panjang, namun sayangnya kekurangannya ialah dikhawatirkan jika sewaktu-waktu perusahaan asuransi tersebut  mengalami kebangkrutan. 

7. Investasi emas yang mudah dipahami

7. Investasi emas mudah dipahami
Pexels/Michael Steinberg

Bicara emas, kita cenderung mengingatnya sebagai perhiasan. Namun sebenarnya itu bisa dijadikan investasi juga lho, Ma. Terutama investasi emas batangan. Tidak sedikit juga orang menjadikan emas sebagai instrumen investasi yang tidak ribet. 

Kelebihan dari investasi emas ialah harganya tidak akan tergerus inflasi, berbeda dengan saham. Jika mengalami penurunan harga pada rupiah, itu tidak akan langsung berpengaruh pada harga emas. 

Mama cukup membelinya dan menyimpannya. Ketika nanti membutuhkan dana tambahan untuk kebutuhan sehari-hari, Mama bisa menjualnya kembali dengan mengikuti harga emas saat itu. 

Demikian informasi mengenai jenis investasi untuk pemula dengan modal kecil. Semoga bisa membantu Mama untuk menentukan instrumen investasi apa yang cocok untuk Mama. 

Baca juga: 

The Latest