Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
For
You

6 Fakta Super Flu yang Mudah Menular, Ini yang Harus Diwaspadai

6 Fakta Super Flu yang Mudah Menular, Ini yang Harus Diwaspadai
pinterest.com
Intinya sih...
  • Superflu bukan istilah medis resmi, tetapi menggambarkan flu yang cepat menular dan berat.
  • Influenza A tipe H3N2 bermutasi dan berisiko bagi kelompok rentan seperti lansia dan anak-anak.
  • Tingkat penularannya tinggi, satu orang bisa menularkan virus ke dua hingga tiga orang.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Dalam beberapa waktu terakhir, penyakit flu kembali mencuri perhatian dunia. Bukan tanpa alasan, lonjakan kasus influenza di berbagai negara membuat istilah superflu ramai dibicarakan.

Istilah ini muncul untuk menggambarkan jenis flu yang penyebarannya cepat dan mudah menular, sehingga memicu kekhawatiran di tengah masyarakat, terutama saat musim flu datang lebih awal dari biasanya.

Ada sejumlah faktor yang membuat varian flu tertentu menjadi lebih dominan dan cepat menyebar. Maka itu, berikut Popmama.com sajikan informasi tentang 6 fakta super flu yang mudah menular. Simak di bawah!

1. Superflu bukanlah istilah medis

6 Fakta Super Flu yang Mudah Menular, Ini yang Harus Diwaspadai
pexels.com/gustavofring

Dikutip dari Today.com, superflu sebenarnya bukan istilah yang digunakan secara resmi dalam dunia medis. Sebutan ini muncul untuk memudahkan publik mengenali jenis flu yang penyebarannya sangat cepat dan kasusnya melonjak dalam waktu singkat.

Fenomena superflu umumnya dikaitkan dengan virus influenza A tipe H3N2, khususnya varian terbaru yang terus bermutasi. Jenis flu ini sudah lama dikenal dan kerap mendominasi musim influenza. 

Dengan potensi gejala yang lebih berat dibandingkan varian lain. Inilah yang membuat para tenaga medis meningkatkan kewaspadaan, terutama ketika muncul strain baru yang lebih mudah menular.

2. Virus lama yang bermutasi

6 Fakta Super Flu yang Mudah Menular, Ini yang Harus Diwaspadai
pexels/Andrea Piacquadio

Influenza A tipe H3N2 sebenarnya bukan virus baru. Varian ini sudah lama beredar dan dikenal dalam dunia kesehatan. Namun, yang membuatnya terus jadi sorotan adalah kemampuannya untuk berubah dari waktu ke waktu melalui mutasi genetik.

Perubahan inilah yang dapat memengaruhi cara virus menyerang tubuh, terutama pada kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, dan orang dengan daya tahan tubuh lemah. Maka itu, H3N2 tetap dipantau ketat karena berisiko memicu gejala flu yang lebih berat dibandingkan jenis influenza lainnya.

3. Tingkat penularannya tinggi

6 Fakta Super Flu yang Mudah Menular, Ini yang Harus Diwaspadai
freepik.com/armmypicca

Salah satu alasan varian ini dijuluki superflu adalah daya sebar virus yang sangat cepat. Influenza dapat menular melalui droplet saat batuk dan bersin, maupun lewat kontak dengan permukaan yang terkontaminasi.

Anggota Unit Kerja Koordinasi Respirologi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Dr. dr. Nastiti Kaswandani, Sp.A(K), menyebut satu orang yang terinfeksi flu berpotensi menularkan virus ke dua hingga tiga orang, terutama jika berada di ruang tertutup atau dalam kerumunan.

Lonjakan penularan ini juga tercermin dari situasi di Amerika Serikat. Berdasarkan data Centers for Disease Control and Prevention (CDC), aktivitas influenza meningkat signifikan di hampir seluruh negara bagian. 

Beberapa wilayah, seperti New York dan Distrik Columbia, bahkan mencatat aktivitas flu pada level tinggi hingga sangat tinggi. Di New York State, tercatat 71.123 kasus positif hanya dalam satu pekan (13–20 Desember 2025). 

Lonjakan kasus tersebut berdampak langsung pada meningkatnya kunjungan ke unit gawat darurat dan angka rawat inap akibat penyakit mirip flu. Bahkan, dilaporkan menjadi yang tertinggi dalam 10 tahun terakhir di wilayah tersebut.

4. Gejalanya mirip flu biasa

6 Fakta Super Flu yang Mudah Menular, Ini yang Harus Diwaspadai
freepik.com/benzoix

Secara tampilan, superflu tidak menunjukkan perbedaan dibandingkan influenza pada umumnya. Penderitanya dapat mengalami demam tinggi, menggigil, sakit kepala, nyeri tenggorokan, pilek, batuk, hingga rasa pegal di seluruh tubuh, sehingga kerap disangka flu biasa.

dr. Nastiti menegaskan, dokter tidak bisa memastikan jenis flu hanya dari gejala yang terlihat. Untuk mengetahui varian virus secara pasti, diperlukan pemeriksaan laboratorium lanjutan.

5. Berisiko lebih serius bagi kelompok rentan

6 Fakta Super Flu yang Mudah Menular, Ini yang Harus Diwaspadai
pexels.com/Andrea Piacquadio

Seperti influenza pada umumnya, superflu berpotensi menimbulkan komplikasi yang lebih berat pada kelompok tertentu. Balita dan anak-anak, lansia, ibu hamil, serta penderita penyakit kronis seperti gangguan jantung, kanker, dan masalah imunitas termasuk kelompok yang paling rentan terdampak.

Pada kelompok ini, gejala flu dapat berkembang lebih cepat dan berlangsung lebih lama. Maka itu, mereka sangat dianjurkan untuk segera mencari pertolongan medis apabila mengalami keluhan berat, demam tinggi yang tak kunjung turun, atau kondisi yang tidak membaik dalam beberapa hari.

6. Pencegahannya tetap sama, kuncinya disiplin sehari-hari

6 Fakta Super Flu yang Mudah Menular, Ini yang Harus Diwaspadai
freepik.com

Meski varian influenza terus alami perubahan, para ahli menegaskan langkah pencegahannya tetap tidak berubah. Upaya yang dilakukan secara konsisten justru menjadi benteng utama untuk menekan risiko penularan, terutama di tengah meningkatnya kasus flu.

Penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sangat dianjurkan, mulai dari memakai masker saat sedang sakit, rajin mencuci tangan, serta menerapkan etika batuk dan bersin.

Selain itu, menghindari kontak dekat dengan orang yang sakit, memastikan waktu istirahat cukup, dan menjaga asupan cairan juga berperan penting dalam menjaga daya tahan tubuh.

Itu dia informasi tentang 6 fakta superflu yang mudah menular. Memahami karakteristik, risiko, dan cara pencegahannya, masyarakat diharapkan bisa lebih waspada serta tetap menerapkan kebiasaan sehat untuk melindungi diri dan orang di sekitar.

FAQ Tentang Superflu

1. Apakah superflu berbeda dengan flu musiman yang biasa terjadi tiap tahun?

Secara jenis virus, superflu masih termasuk influenza. Perbedaannya terletak pada pola penyebaran dan lonjakan kasus yang terjadi lebih cepat dan luas dibandingkan musim flu pada umumnya.

2. Apakah vaksin flu masih efektif melindungi dari superflu?

Vaksin flu tetap berperan penting dalam menurunkan risiko sakit berat dan komplikasi, meski efektivitasnya bisa bervariasi tergantung kecocokan dengan strain yang beredar.

3. Berapa lama masa inkubasi superflu setelah seseorang terpapar?

Masa inkubasi influenza umumnya berkisar antara 1–4 hari sejak terpapar virus, sebelum gejala mulai muncul.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Denisa Permataningtias
EditorDenisa Permataningtias
Follow Us

Latest in Life

See More

Tanpa Disadari, 7 Kebiasaan Sepele Ini Bisa Sebabkan Kanker Payudara!

07 Jan 2026, 21:37 WIBLife