7 Gejala Hernia pada Laki-laki, Jangan Anggap Sepele

- Benjolan di selangkangan atau perut bawah adalah tanda utama hernia pada laki-laki
- Nyeri atau rasa tidak nyaman di selangkangan bisa menjadi gejala awal hernia yang berkembang
- Rasa berat atau tertekan di perut bagian bawah juga merupakan gejala sering muncul pada penderita hernia
Hernia merupakan kondisi medis yang cukup sering dialami oleh laki-laki, terutama pada usia produktif hingga lanjut usia. Sayangnya, banyak gejala hernia yang kerap dianggap sepele karena disangka hanya pegal atau kelelahan biasa.
Padahal, hernia dapat berkembang secara perlahan dan memburuk jika tidak ditangani dengan tepat. Kondisi ini bisa mengganggu aktivitas dan kualitas hidup.
Sebagai Mama, penting untuk memahami gejala hernia pada laki-laki agar bisa lebih waspada terhadap kondisi pasangan atau anggota keluarga. Deteksi dini membantu mencegah resiko komplikasi yang lebih serius.
Hernia tidak selalu menimbulkan nyeri hebat di awal. Berikut, Popmama.com akan membahas 7 gejala hernia pada laki-laki yang tidak boleh diabaikan.
Table of Content
1. Muncul benjolan di selangkangan atau perut bawah

Benjolan merupakan tanda paling umum dari hernia pada laki-laki. Biasanya muncul di area selangkangan atau perut bagian bawah. Benjolan dapat terlihat jelas saat berdiri atau mengejan. Pada tahap awal, benjolan bisa menghilang saat berbaring.
Seiring waktu, benjolan dapat membesar dan menetap. Kondisi ini menandakan jaringan atau organ menonjol keluar melalui otot yang melemah. Jika benjolan semakin jelas atau sulit masuk kembali, sebaiknya segera diperiksakan. Penanganan dini dapat mencegah kondisi memburuk.
2. Nyeri atau rasa tidak nyaman di selangkangan

Laki-laki dengan hernia sering merasakan nyeri atau rasa tidak nyaman di area selangkangan. Nyeri bisa terasa ringan hingga mengganggu aktivitas. Biasanya muncul saat berdiri lama, berjalan jauh, atau mengangkat beban berat.
Banyak yang mengira ini hanya kelelahan otot. Padahal, nyeri ini bisa menjadi tanda hernia yang sedang berkembang. Rasa tidak nyaman bisa muncul berulang dan bertambah intens.
Jika nyeri tidak kunjung hilang, kondisi ini tidak boleh diabaikan. Pemeriksaan medis sangat disarankan.
3. Rasa berat atau tertekan di perut bagian bawah

Sensasi berat atau tertekan di perut bagian bawah merupakan gejala lain yang sering muncul. Laki-laki mungkin merasa ada tekanan yang tidak biasa. Keluhan ini sering muncul setelah aktivitas fisik.
Awalnya terasa ringan dan tidak mengganggu. Namun, tekanan ini dapat menandakan adanya hernia. Tekanan terjadi akibat jaringan yang menonjol dari dinding perut. Jika dibiarkan, sensasi ini bisa semakin sering muncul. Kondisi ini perlu mendapat perhatian medis.
4. Nyeri saat batuk, bersin, atau mengejan

Batuk, bersin, atau mengejan dapat memicu nyeri pada penderita hernia. Tekanan di dalam perut meningkat saat melakukan aktivitas tersebut. Akibatnya, nyeri terasa lebih jelas. Kondisi ini sering terjadi secara tiba-tiba.
Nyeri saat mengejan sering dianggap wajar. Namun, jika keluhan ini terjadi berulang, Mama perlu waspada. Ini bisa menjadi tanda hernia yang membesar. Pemeriksaan lebih lanjut sangat dianjurkan.
5. Benjolan membesar setelah aktivitas berat

Benjolan hernia sering tampak lebih besar setelah aktivitas fisik berat. Misalnya setelah mengangkat barang atau berolahraga. Kondisi ini bisa disadari secara tidak sengaja. Benjolan terasa lebih menonjol dibandingkan sebelumnya.
Pembesaran benjolan menandakan tekanan yang semakin besar pada otot perut. Jika aktivitas berat terus dilakukan, hernia dapat semakin parah. Oleh karena itu, kondisi ini tidak boleh dianggap sepele. Istirahat dan evaluasi medis sangat penting.
6. Nyeri yang menjalar hingga ke testis

Pada beberapa kasus, hernia dapat menyebabkan nyeri yang menjalar ke testis. Nyeri terasa seperti tarikan atau tekanan. Kondisi ini tentu menimbulkan rasa tidak nyaman. Banyak laki-laki merasa khawatir saat mengalaminya.
Nyeri yang menjalar menandakan hernia berada di area selangkangan. Hernia inguinal memang paling sering terjadi pada laki-laki. Jika keluhan ini terus berlangsung, segera konsultasikan ke dokter. Penanganan dini dapat mencegah komplikasi.
7. Nyeri yang makin parah dan tidak membaik

Nyeri akibat hernia cenderung memburuk jika tidak ditangani. Awalnya hanya terasa sesekali. Lama-kelamaan, nyeri bisa muncul lebih sering dan lebih kuat. Kondisi ini dapat mengganggu aktivitas sehari-hari.
Jika nyeri semakin parah, hernia kemungkinan sudah berkembang. resiko komplikasi seperti terjepitnya jaringan juga meningkat. Oleh karena itu, jangan menunda pemeriksaan. Penanganan lebih awal memberikan hasil yang lebih baik.
Gejala hernia pada laki-laki sering muncul perlahan dan mudah diabaikan. Padahal, kondisi ini dapat memburuk jika tidak ditangani dengan tepat. Dengan mengenali 7 gejala hernia pada laki-laki di atas, Mama bisa lebih waspada terhadap kondisi pasangan atau anggota keluarga.
Deteksi sejak awal bisa bikin segalanya lebih terkendali. Kadang tubuh cuma minta diperhatiin sedikit lebih peka, bukan ditahan atau dianggap nanti juga hilang. Semakin lama diabaikan, biasanya urusannya malah jadi lebih panjang. Semoga bermanfaat, Pa!


















