Tantri Kotak Cerita Hadapi Drama saat Orangtua Dirawat Covid-19

Sang Ayah sampai cabut selang infusnya Ma

30 Juli 2021

Tantri Kotak Cerita Hadapi Drama saat Orangtua Dirawat Covid-19
Instagram.com/tantrisyalindri

Setelah pada (18/7/2021), diinformasikan oleh Tantri 'Kotak' Syalindri melalui instagramnya bahwa kedua orangtuanya terkena Covid-19.

Kini pada Jumat (30/7/2021) perempuan pelantun tembang Pelan-Pelan Saja ini kembali memberi update kabar mengenai kedua orangtuanya yang masih harus berjuang melawan keganasan virus corona. 

Popmama.com akan berikan infomasinya hanya untukmu dan mari kita doakan kedua orangtua Tantri Kotak agar lekas sembuh. 

1. Meski memiliki komorbid namun kondisi awal kedua orangtuanya baik-baik saja.

1. Meski memiliki komorbid namun kondisi awal kedua orangtua baik-baik saja.
Instagram.com/tantrisyalindri

Pada postingan Minggu (18/7/2021), Tantri yang sempat kesulitan mendapat Rumah Sakit (RS) untuk kedua orangtua, akhirnya mendapat bala bantuan dari teman dan koleganya. 

Setelah dilakukan sceeening terhadap kedua orangtuanya yang memiliki penyakit bawaan atau komorbid, hasil yang didapat baik-baik saja dan diperbolehkan untuk Isolasi Mandiri (Isoman). 

"Kondisi papa mama saya baik, setelah screening di 2 Rumah sakit hasil thorax, tensi dan saturasi bagus bisa dimasukan kategori gejala ringan, walaupun mereka memiliki riwayat penyakit bawaan akhirnya kami putuskan untuk isoman dengan alasan menjaga fisik dan juga psikis mereka, namun tetap dipantau dokter melalui video call dan dokter visit secara berkala," ungkap Tantri saat pertama mengabarkan bahwa Papa dan Mamanya terkena Covid-19.

Editors' Picks

2. Sang Bapak drop karena gula darahnya turun

2. Sang Bapak drop karena gula darah turun
Instagram.com/tantrisyalindri

Pada postingan hari ini Jumat (30/7/2021), Istri dari Arda Naff tersebut mengabarkan kalau kondisi Bapaknya drop karena gula darahnya turun hingga angka 60 dan menyebabkan Ayahanda drop dan harus dibawa ke rumah sakit. 

"Tgl 19 Juli Papa drop di rumah, nggak ada respon, Mama panik sedangkan suster saat itu lagi off karena harus kerja di RS, siang itu kembali bala bantuan muncul tiba-tiba, ambulance datang ke rumah dan teman saya ngabarin RS EMC Tangerang ada slot kamar IGD 1 kosong langsung Papa dan Mama saya ajak kesana. Saya curiga gula darah drop, karena mungkin hilangnya nafsu makan," tulisnya di feed instagram hari ini. 

3. Sang Ayah marah dan cabut infus

Belum selesai sampai disitu, sang Ayah yang memiliki angka gula darah rendah setelah diperiksa di RS EMC Tangerang, menolak untuk dipisahkan dengan Istri (Ibu dari Tantri).

Penolakan tersebut diikuti kemsrahan dengan perilaku mencabut selang infus yang sudah terpasang pada badan sang Ayah. 

Hal tersebut hingga membuat sang Anak, yaitu Tantri merasakan adanya drama kehidupan yang dialami saat merawat kedua orangtuanya ini. 

"Sampai di RS benar saja , gula darah Papa 60 dimana masuk kategori rendah, dan bisa menyebabkan hipoglikemia. Langsung infus gula naik 70, dikit bgt! Lalu ditunggu 2 jam lagi pas di cek turun lagi 50. Dokter menyarankan untuk dirawat. DRAMA DIMULAI!!! Ini covid, dimana pasien harus isolasi dan Mama masuk kategori ringan yg bisa isoman, Papa harus sendirian padahal mereka nggak pernah berpisah satu sama lain. Saya takut psikisnya kena. Setelah saya ngomong pelan2 sama Papa, Papa marah!!! Dia cabutin semua infusnya, beber Tantri dalam unggahan instagramnya itu. 

4. Kini kedua Orangtuanya sudah membaik dan pulang ke rumah untuk melanjutakan perawatan secara Isoman

4. Kini kedua Orangtua sudah membaik pulang ke rumah melanjutakan perawatan secara Isoman
Instagram.com/tantrisyalindri

Kabar terkini yang diceritakan Tantri melalui Instagramnya, bahwa tanggal Kamis (29/7/2021) kedua orangtuanya sudah membaik dan dinyatakan aman oleh dokter untuk melakukan Isoman. 

"Mama punya hipertensi yang beliau rasakan hanya mual, hilang penciuman, hilang rasa sedikit karena mungkin mualnya. Papa dari awal di RS lemas, mual, muntah, dan ga bisa masuk makanan akhirnya pakai selang makan dan hanya konsumsi susu." 

"Tanggal 29 Juli kemarin. Alhamdulillah. Kondisi Mama jauh lebih baik, Papa masih sangat lemas, wajar sekali karena hanya konsumsi susu, tapi hasil klinis thorax, saturasi, dan cek darah lainnya bagus. Jadi bisa lanjut isoman di rumah karena mereka masih positif. Pagi ini dapat kabar baik, Papa sudah bisa makan bubur sampai habis sambil dengerin suara burung di rumah. Ternyata penyemangatnya itu Rumah!," ungkapnya kembali. 

5. Tips dari Tantri saat pandemi agar lebih cepat dalam mengatasi urgensi atas pengalamanya menangani perawatan Covid-19 kedua orangtuanya.

5. Tips dari Tantri saat pandemi agar lebih cepat dalam mengatasi urgensi atas pengalama menangani perawatan Covid-19 kedua orangtuanya.
Instagram.com/tantrisyalindri

Menanggapi musibah yang menimpa kelusrganya tersebut Tantri Syalindri juga tak lupa memberikan tips bermanfaat bagi para followersnya untuk menghadapi kondisi urgent terkait Covid-19.

"Ada tips hal yang mendesak saat kita menghadapi kondisi seperti ini. Foto semua data penting seperti KTP, bpjs, kk, masukan folder di handphone! Simpan nomor ambulans, datang saja ke IGD terdekat walaupun antri pasti akan dilayani. Bismillah ikhtiar untuk yg sedang mengalami hal serupa. Yang sedang sakit semoga segera sembuh, yang sedang sakit semoga dimudahkan. Semangat untuk semua, semoga kita diberi kesehatan, aamiin YRA," tulis Tantri pada kolomentar 

Mari kita doakan semoga Papa dan Mama dari Tantri lekas sehat agar bisa kembali berkumpul di tengah-tengah keluarganya. Aammin...

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.