Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
For
You

6 Gejala Stroke Kuping yang Sering Diabaikan, Padahal Berbahaya!

6 Gejala Stroke Kuping yang Sering Diabaikan, Padahal Berbahaya!.jpg
Freepik/mdjaff
Intinya sih...
  • Lebih mudah mendengar suara bernada rendah
  • Sulit mendengar di lingkungan yang bising
  • Suara orang lain terdengar seperti bergumam
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Stroke kuping mungkin terdengar asing, tetapi kondisi ini bisa terjadi secara tiba-tiba dan berdampak pada kesehatan pendengaran. Sayangnya, perubahan kecil pada pendengaran sering kali dianggap sepele.

Kebanyakan Mama atau Papa memilih menunggu, berharap kondisi tersebut akan membaik dengan sendirinya tanpa penanganan khusus. Padahal, perubahan pendengaran yang muncul secara mendadak bisa menjadi sinyal penting dari tubuh yang tidak boleh diabaikan.

Untuk mengetahui gejala stroke kuping yang perlu diwaspadai, berikut Popmama.com rangkum berdasarkan  sumber Cleveland Clinic. Yuk, simak penjelasannya satu per satu.

Table of Content

1. Lebih mudah mendengar suara bernada rendah

1. Lebih mudah mendengar suara bernada rendah

6 Gejala Stroke Kuping yang Sering Diabaikan, Padahal Berbahaya! (1).jpg
Freepik/8photo

Salah satu gejala stroke kuping yang sering muncul adalah kemampuan mendengar suara bernada rendah lebih baik dibandingkan suara bernada tinggi. Penderitanya mungkin masih bisa mendengar suara berat, tetapi kesulitan menangkap suara bernada tinggi.

Kondisi ini terjadi karena sel pendengaran yang bertugas menerima suara bernada tinggi lebih rentan mengalami kerusakan. Akibatnya, suara tersebut terdengar samar, tidak jelas, atau bahkan menghilang.

Jika Mama atau anggota keluarga mengalami perubahan pendengaran seperti ini secara tiba-tiba, sebaiknya tidak diabaikan dan segera memeriksakan diri ke tenaga medis.

2. Sulit mendengar di lingkungan yang bising

6 Gejala Stroke Kuping yang Sering Diabaikan, Padahal Berbahaya! (2).jpg
Popmama.com/Shalsabhilla Putri/AI

Penderita stroke kuping sering mengeluhkan kesulitan mendengar saat berada di tempat ramai. Suara di sekitar terasa bercampur dan percakapan menjadi sulit dipahami.

Hal ini terjadi karena telinga dan otak tidak mampu memisahkan suara utama dari suara latar. Akibatnya, meski suaranya cukup keras, maknanya tetap sulit ditangkap.

Jika Mama merasa pendengarannya menurun terutama di keramaian, kondisi ini perlu diwaspadai, terutama jika muncul secara tiba-tiba.

3. Suara orang lain terdengar seperti bergumam

6 Gejala Stroke Kuping yang Sering Diabaikan, Padahal Berbahaya! (3).jpg
Freepik/8photo

Gejala lain yang sering dirasakan adalah suara orang lain terdengar tidak jelas, seperti sedang berkemah. Padahal, lawan bicara berbicara dengan volume normal.

Masalah ini bukan pada keras atau pelannya suara, melainkan pada kejernihan suara yang diproses oleh saraf pendengaran.

Jika Mama sering meminta orang lain mengulangi kata karena terdengar samar, kondisi ini bisa menjadi tanda gangguan pendengaran serius.

4. Telinga berdenging (tinnitus)

6 Gejala Stroke Kuping yang Sering Diabaikan, Padahal Berbahaya! (6).jpg
Freepik/KamranAydinov

Telinga berdenging atau tinnitus ditandai dengan munculnya suara dengung, siulan, atau desisan tanpa sumber suara nyata. Bunyi ini bisa muncul terus-menerus atau hilang timbul.

Tinnitus sering berhubungan dengan gangguan sinyal saraf antara telinga dan otak. Kondisi ini dapat terasa lebih mengganggu saat suasana sunyi.

Jika dengingan muncul bersamaan dengan penurunan pendengaran, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter.

5. Sulit menyertai percakapan dengan banyak orang

6 Gejala Stroke Kuping yang Sering Diabaikan, Padahal Berbahaya! (4).jpg
Popmama.com/Shalsabhilla Putri/AI

Berbicara dalam kelompok dapat menjadi tantangan bagi penderita stroke kuping. Suara dari banyak orang terdengar tumpang tindih dan sulit dipahami.

Gangguan ini membuat penderitanya kesulitan fokus pada satu pembicaraan, sehingga mudah kehilangan alur percakapan.

Dalam jangka panjang, kondisi ini bisa membuat seseorang menarik diri dari interaksi sosial jika tidak ditangani.

6. Pendengaran terasa teredam

6 Gejala Stroke Kuping yang Sering Diabaikan, Padahal Berbahaya! (5).jpg
Freepik/mdjaff

Pendengaran yang terasa teredam sering disampaikan seperti telinga tertutup atau tersumbat, meski tidak ada kotoran telinga.

Sensasi ini berasal dari gangguan pada telinga bagian dalam, bukan dari saluran telinga luar seperti yang sering disangka.

Jika pendengaran terasa terganggu secara tiba-tiba dan tidak membaik, kondisi ini perlu segera mendapatkan pemeriksaan medis.

Nah, itulah 6 gejala stroke kuping yang penting untuk Mama dan Papa kenali sejak dini.

FAQ tentang Stroke Kuping

Apa penyebab stroke kuping?

Malformasi telinga bagian dalam, cedera kepala atau trauma, kontak yang terlalu lama dengan suara keras, kondisi neurologis seperti multiple sclerosis.

Bagaimana cara mengobati stroke kuping?

Pemberian steroid oral yang membantu mengurangi peradangan, obat antivirus dan vasodilator juga dapat diresepkan untuk meningkatkan suplai darah ke telinga.

Apakah ciri-ciri stroke mau sembuh?

Kembalinya kekuatan otot (gerakan kecil dulu seperti jari lalu lebih besar), pemulihan kemampuan bicara dan komunikasi (afasia membaik), serta koordinasi tubuh yang lebih seimbang.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Denisa Permataningtias
EditorDenisa Permataningtias
Follow Us

Latest in Life

See More

6 Gejala Stroke Kuping yang Sering Diabaikan, Padahal Berbahaya!

16 Feb 2026, 16:03 WIBLife