Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Kenapa Warna Patung Liberty Bisa Berubah dari Cokelat ke Hijau?
Pexels/Mue Ervive
  • Patung Liberty awalnya berwarna cokelat metalik saat diresmikan pada 1886, karena kulit luarnya terbuat dari 31 ton lembaran tembaga setebal sekitar 2,4 milimeter.

  • Reaksi tembaga dengan oksigen, air, polusi, hujan asam, dan klorida air laut membentuk patina hijau kebiruan; warna hijau mulai terlihat sekitar 1903.

  • Patina tidak merusak, melainkan melindungi tembaga dari pengikisan dan reaksi lanjutan; rencana pengecatan ulang pada 1906 dibatalkan setelah mendapat protes.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Warna Patung Liberty berubah dari cokelat kemerahan menjadi hijau kebiruan akibat pembentukan patina pada lapisan tembaganya.
  • Who?
    Patung Liberty, hadiah dari Prancis yang berdiri di New York, memiliki kulit luar dari sekitar 31 ton lembaran tembaga.
  • Where?
    Perubahan warna terjadi pada permukaan luar Patung Liberty di New York, Amerika Serikat.
  • When?
    Patung diresmikan pada 1886 dengan warna cokelat metalik; warna hijau mulai terlihat sekitar 1903 setelah perubahan berlangsung bertahun-tahun.
  • Why?
    Tembaga bereaksi dengan oksigen, udara, air, polusi, hujan asam, dan klorida dari air laut, membentuk patina hijau berupa senyawa tembaga.
  • How?
    Reaksi kimia mula-mula menggelapkan tembaga, kemudian menghasilkan lapisan patina hijau. Lapisan tersebut melindungi tembaga di bawahnya dari pengikisan lebih lanjut.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Patung Liberty dulu berwarna cokelat saat berdiri di New York tahun 1886. Kulitnya dibuat dari tembaga. Tembaga bertemu udara, air, dan hujan, lalu pelan-pelan jadi hijau kebiruan. Warna hijau ini muncul sekitar tahun 1903. Sekarang lapisan hijau itu melindungi tembaga di dalamnya.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Coba bayangkan patung liberty tanpa warna hijau kebiruannya yang khas. Rasanya aneh, ya? Padahal, saat pertama kali berdiri di New York pada 1886, penampilannya jauh berbeda dari yang kita kenal sekarang.

Dikutip dari Cultura Colectiva, patung ini awalnya berkilau cokelat seperti koin baru. Seiring waktu, warnanya pelan-pelan berganti.

Penasaran bagaimana kisah lengkapnya? Berikut Popmama.com mengulas kenapa warna patung liberty bisa berubah dari cokelat ke hijau? Yuk, simak sampai habis!

Kenapa Patung Liberty Berubah dari Cokelat ke Hijau?

Pexels/Natalia FaLon

Jawaban singkatnya ada pada bahan pembuatnya, yaitu tembaga. Dikutip dari Britannica, kulit luar patung terdiri atas 31 ton lembaran tembaga setebal sekitar 2,4 milimeter yang dipalu dengan tangan di atas kerangka besi dan baja.

Menurut laman IDN Times, lapisan tembaga itu setipis dua koin yang direkatkan menjadi satu. Warnanya dulu cokelat kemerahan sebelum akhirnya berubah menjadi hijau pucat seperti sekarang.

Sama seperti koin tembaga yang lama-lama tampak kusam, logam ini bereaksi dengan udara di sekitarnya. Tembaga yang bertemu oksigen akan membentuk tembaga oksida berwarna hijau keabu-abuan yang kusam.

Cokelat tembaga itu akhirnya berganti menjadi patina hijau yang kini jadi ciri khasnya, hasil dari pelapukan alami selama bertahun-tahun.

Kapan Warna Patung Liberty Mulai Berubah?

Pexels/Jorge Alcalá

Cerita ini bermula pada 1886, ketika patung hadiah dari Prancis itu diresmikan dengan warna cokelat metalik. Melansir History, dalam 15 tahun pertama, warnanya sudah beralih menjadi cokelat yang lebih gelap dan kusam.

Perubahan awal menuju gelap itu punya penjelasan ilmiah. Menurut Cultura Colectiva, tembaga yang bereaksi dengan oksigen mula-mula tampak kemerahan, lalu membentuk mineral hitam bernama tenorit yang membuat patung terlihat lebih gelap.

Warna hijau baru benar-benar tertangkap mata sekitar 1903. Saat itu, tidak ada yang menyangka patung ini akan berubah menjadi hijau, sehingga kemunculan warna baru tersebut menjadi bahan pembicaraan.

Berapa Lama Proses Perubahan Warna Patung Liberty Berlangsung?

Pexels/Mat Brown

Jawabannya sedikit berbeda-beda tergantung pada sumber yang kamu baca. Science Sparks menyebut sekitar 20 tahun, sementara World Atlas menulis sekitar tiga dekade.

Di tengah proses itu, sempat muncul keinginan untuk mengembalikan warna cokelatnya seperti semula. 

Kongres Amerika Serikat pada 1906 menyiapkan dana 62.000 dolar Amerika Serikat untuk mengecat patung, tetapi rencana itu batal setelah banyak orang memprotes.

Apa yang Membuat Permukaan Patung Liberty Menjadi Hijau?

Pexels/Arpan Parikh

Pelakunya ternyata bukan oksigen saja. Melansir World Atlas, udara dan air sama-sama bereaksi dengan tembaga sehingga terbentuklah lapisan patina berupa tembaga karbonat.

Mengutip Cultura Colectiva, polusi udara dan hujan asam yang mengandung asam sulfat ikut mendorong tembaga menjadi hijau. Percikan air laut yang mengandung klorida lalu membuat warnanya makin kuat hingga menjadi hijau kebiruan yang dijuluki Liberty Green.

Kabar baiknya, lapisan ini tidak merusak patung. Patina justru melindungi tembaga di bawahnya dari pengikisan.

Apakah Warna Patung Liberty Akan Terus Berubah?

Pexels/Niccolò Chiamori

Kemungkinan besar tidak akan ada perubahan drastis lagi. Melansir American Chemical Society, patina ikonik itu terus melindungi tembaga di bawahnya dari reaksi kimia tambahan.

Pada renovasi 1986, berat korosi tembaga hanya sekitar 5 persen setelah 100 tahun menghadapi cuaca. Para pekerja pun membersihkan tembaga tanpa mengangkat patinanya.

Ketahanan itu terlihat dari cuaca yang dihadapi patung ini setiap tahun. Patung ini diperkirakan menerima sekitar 600 sambaran petir per tahun dan tetap bisa bergoyang tertiup angin kencang tanpa merusak strukturnya.

Menurut Cultura Colectiva, di balik patina itu masih tersimpan tembaga berwarna cokelat. Hanya saja, kemungkinan besar kita tidak akan pernah melihatnya lagi.

Nah, itulah pembahasan mengenai kenapa warna patung liberty bisa berubah dari cokelat ke hijau? Semoga informatif dan bermanfaat!

Curated For You

Editorial Team

Related Article