- Alamat: Jl. Dr. Cipto No. 17, Rampal Celaket, Kec. Klojen, Kota Malang.
- Harga menu: mulai dari Rp25.000 – Rp50.000.
- Jam operasional: Buka setiap hari, pukul 08.00 - 21.00 WIB
4 Kuliner Non Halal Terdekat di Malang, Favorit Pecinta Kuliner!

Bakmi & Siomay Gloria menawarkan mi dan siomay babi dengan tekstur kenyal dan taburan daging babi cincang yang gurih.
Depot Gang Djangkrik adalah ikon kuliner Tiongkok non-halal dengan menu Cwie Mie, Koloke, dan Babi Kuluyuk yang konsisten juara.
Bakwan Subur Malang adalah tempat legendaris pusatnya bakso babi dan jeroan di Malang dengan berbagai varian jeroan seperti paru, usus, dan kulit babi.
Kalau Mama dan Papa lagi ingin memanjakan lidah dengan gurihnya daging babi olahan bumbu rempah atau mi pangsit yang toppingnya melimpah, tenang saja, Malang punya segudang "harta karun" kuliner non-halal yang siap bikin ketagihan.
Di tengah dinginnya udara Malang malam ini, menyantap hidangan yang mengepul hangat sambil mengobrol santai bareng keluarga pasti bakal jadi penutup akhir pekan yang paling mantap
Berikut, Popmama.com akan memberikan rekomendasi 4 kuliner non halal terdekat di Malang yang jadi pilihan favorit pecinta kuliner. Simak yuk pilihannya dibawah ini.
Table of Content
1. Bakmi & Siomay Gloria

Bagi Mama dan Papa pecinta mi gaya klasik, Gloria adalah tempat yang wajib masuk daftar. Tekstur bakminya yang kenyal dipadukan dengan taburan daging babi cincang yang gurihnya pas banget di lidah.
Jangan lupa memesan siomay babi gorengnya yang sangat terkenal karena garing di luar tapi sangat lembut di dalam. Tempatnya memang sederhana, tapi rasa yang ditawarkan benar-benar melegenda dan bikin kangen untuk balik lagi.
2. Depot Gang Djangkrik

Mama dan Papa belum resmi kulineran di Malang kalau belum mampir ke sini. Depot ini adalah ikon kuliner Tiongkok non-halal yang sudah ada sejak puluhan tahun lalu, namun rasanya tetap konsisten juara.
Menu Cwie Mie-nya sangat tersohor, tapi Papa juga wajib mencoba Koloke atau Babi Kuluyuk yang punya keseimbangan rasa manis dan asam yang sempurna. Porsinya cukup besar, jadi sangat cocok kalau Mama ingin makan tengah bersama keluarga besar.
- Alamat: Jl. Kawi Atas No. 11, Bareng, Kec. Klojen, Kota Malang.
- Harga menu: mulai dari Rp40.000 – Rp100.000 per menu.
- Jam operasional: Buka setiap hari, pukul 08.00 - 21.30 WIB.
3. Bakwan Subur Malang

Tempat ini adalah kuliner legendaris yang dikenal sebagai pusatnya bakso babi dan jeroan di Malang. Menyajikan bakwan babi dengan berbagai varian jeroan seperti paru, usus, dan kulit babi.
- Alamat: Jl. Wuni No. 25, Bareng (Dekat area Ijen).
- Harga menu: mulai dari Rp25.000 – Rp50.000 per menu.
- Jam operasional: Buka setiap hari, pukul 10.00 - 17.00 WIB.
4. Warung Sejahtera (Spesialis B2)

Dikenal sebagai hidden gem di dalam gang yang selalu ramai karena harganya yang sangat terjangkau. Babi kecap, babi rica-rica, babi krengsengan, dan nasi goreng merah babi.
- Alamat: Jl. Pisang Candi Barat No. 2, Sukun.
- Harga menu: mulai dari Rp15.000 – Rp25.000.
- Jam operasional: Buka setiap hari, pukul 09.00 - 21.00 WIB.
Sudah terbayang kan lezatnya bumbu babi kecap yang meresap atau garingnya samcan goreng yang bikin Papa dan Mama makin selera makan?
Nah, itulah 4 kuliner non halal terdekat di Malang. Jangan sampai melewatkan momen malam Minggu ini tanpa petualangan kuliner yang memuaskan di Malang.
FAQ Seputar Kuliner Non Halal Malang
| Kalau oleh2 dari Malang apa saja? | Oleh-oleh khas Malang yang wajib dicoba antara lain Apel Malang, Keripik Apel, Bakpao Telo, Malang Strudel, Pia Mangkok, dan Keripik Tempe. Pilihan lainnya termasuk Sari Apel botolan, Onde-onde, Carang Mas, Kopi Malang, Keramik Dinoyo, dan Batik Malang, dengan variasi mulai dari yang tradisional hingga kekinian yang bisa dibeli di pusat oleh-oleh atau toko legendaris. |
| Apa itu strudel Malang? | Malang Strudel adalah kue berlapis tipis (pastry) yang terinspirasi dari strudel Austria, namun disesuaikan dengan selera lokal Indonesia, biasanya diisi dengan buah-buahan khas Malang seperti apel atau mangga, cokelat, keju, dan varian lainnya, menjadikannya oleh-oleh populer dari Kota Malang. Kue ini diciptakan oleh Teuku Wisnu dan Shireen Sungkar pada tahun 2014 dan menjadi salah satu ikon kuliner kota tersebut. |
| Icon Malang apa saja? | Ikon Kota Malang meliputi tempat bersejarah seperti Alun-Alun Tugu, Jalan Kayutangan dengan arsitektur kolonial, Masjid Agung Jami', dan Stasiun Kota Baru, serta ikon alam dan budaya seperti kebun apel dan Candi Singasari, menjadikannya perpaduan unik antara kota heritage, pendidikan, dan pariwisata alam. |


















