10 Makanan untuk Mencegah Dehidrasi yang Enak dan Menyegarkan

- Sekitar 20 persen kebutuhan cairan harian berasal dari makanan, sehingga buah, sayuran, serta sup tinggi air dapat membantu tubuh tetap terhidrasi.
- Air kelapa, kaldu, dan sup menyediakan cairan serta elektrolit untuk rehidrasi, tetapi air kelapa dapat membuat perut kembung dan kaldu tinggi natrium perlu dibatasi.
- Semangka, melon, timun, seledri, stroberi, tomat, kembang kol, dan asparagus mengandung sekitar 90–96 persen air, sekaligus menawarkan berbagai nutrisi pendukung tubuh.
Tubuh membutuhkan air lebih dari sekadar segelas air putih. Melansir Healthline, sekitar 20 persen kebutuhan cairan harian justru datang dari makanan yang kamu santap setiap hari.
Kabar baiknya, banyak makanan sehari-hari yang secara alami kaya akan kandungan air dan dapat membantu tubuh tetap segar. Mulai dari buah manis, sayuran renyah, hingga semangkuk sup hangat, semuanya bisa menjadi senjata yang ampuh melawan dehidrasi.
Penasaran apa saja makanannya? Berikut Popmama.com mengulas 10 makanan untuk mencegah dehidrasi yang dapat kamu konsumsi di rumah. Yuk, simak sampai habis!
Table of Content
1. Kelapa

Pexels/Towfiqu barbhuiya Air kelapa menjadi salah satu pilihan pertama saat tubuh mulai kehilangan cairan. Melansir Healthline, air kelapa memberikan cairan, elektrolit, dan sedikit karbohidrat yang dibutuhkan tubuh untuk kembali seimbang.
Dalam satu cangkir (237 ml) air kelapa tanpa tambahan gula, terkandung 9 persen dari kebutuhan kalium harian dan hanya 45 kalori. Sebuah studi kecil bahkan menemukan air kelapa mampu mengganti cairan yang hilang saat olahraga seefektif minuman isotonik.
Meski begitu, sebagian peserta studi tersebut melaporkan perut terasa lebih kembung setelah minum air kelapa. Jadi, kalau perutmu sedang tidak nyaman, sebaiknya seruput air kelapa perlahan-lahan.
2. Kaldu dan sup

Pexels/Farhad Ibrahimzade Semangkuk sup hangat ternyata bukan cuma menghangatkan perut. Mengutip Healthline, kaldu dan sup memiliki kandungan air yang tinggi sekaligus elektrolit yang penting untuk proses rehidrasi tubuh.
Kaldu tulang bahkan bisa memberikan tambahan kolagen yang baik untuk kesehatan sendi, apalagi jika dehidrasi terjadi karena aktivitas fisik berat. Satu cangkir kaldu tulang sapi mengandung 21 persen kebutuhan natrium harian, 9 persen kalium, dan 6 persen fosfor.
Meski begitu, kandungan natrium yang cukup tinggi ini perlu diperhatikan agar tidak berlebihan, apalagi bagi yang memiliki riwayat tekanan darah tinggi.
3. Semangka

Pexels/Jahra Tasfia Reza Semangka nyaris tidak pernah absen dari daftar makanan pencegah dehidrasi, dan itu bukan tanpa alasan. Menurut Cleveland Clinic, semangka mengandung sekitar 92 persen air dalam setiap potongnya.
Selain menyegarkan, semangka juga kaya nutrisi yang mendukung sistem imun, kesehatan mata, kulit, hingga pencernaan. Melansir Healthline, satu cangkir semangka potong dadu mengandung hampir 92 persen air atau setara dengan 139 ml cairan.
Simpan semangka di kulkas agar makin segar saat cuaca panas, atau bekukan sebagai camilan dingin kalau kamu sedang mual.
4. Melon

Pexels/alleksana Selain semangka, keluarga melon seperti cantaloupe dan honeydew juga layak masuk daftar. Healthline mencatat kedua jenis melon ini memiliki kandungan air sekitar 90 persen per porsinya.
Mengutip EatingWell, melon jadi pilihan tepat sebelum berolahraga karena kandungan karbohidratnya mudah dicerna dan cepat memberi energi. Kandungan seratnya yang relatif rendah dibandingkan dengan buah lain juga membantu perut tidak mudah begah saat beraktivitas.
5. Timun

Pexels/Alena Darmel Kalau bicara soal makanan tinggi air, timun sulit untuk dilewatkan. Menurut Cleveland Clinic, timun mengandung lebih dari 96 persen air, menjadikannya salah satu makanan paling hidrasi yang bisa kamu temukan.
Timun juga mengandung antioksidan dan vitamin K yang baik untuk menjaga kekuatan tulang seiring bertambahnya usia. Bahkan, potongan timun dingin bisa ditempelkan pada kelopak mata untuk mengurangi bengkak sekaligus melembapkan kulit.
6. Seledri

Pexels/www.kaboompics.com Seledri memiliki tekstur renyah yang menyegarkan sekaligus kaya akan cairan. Mengutip Cleveland Clinic, sayuran ini mengandung sekitar 95 persen air, lengkap dengan elektrolit seperti magnesium dan kalium.
Semakin banyak air yang terkandung, semakin renyah pula tekstur seledri saat digigit. Kamu bisa menikmatinya langsung sebagai camilan atau mencocolnya dengan saus rendah kalori.
7. Stroberi

Pexels/Mark Stebnicki Buah merah manis ini bukan cuma enak, tapi juga tinggi kandungan air. Melansir Cleveland Clinic, stroberi memiliki kadar air di atas 90 persen dalam setiap porsinya.
Stroberi juga kaya akan senyawa flavonoid yang dikaitkan dengan fungsi kognitif yang lebih baik. Salah satu studi bahkan menemukan bahwa konsumsi buah beri secara rutin dapat memperlambat penuaan kognitif hingga dua setengah tahun.
8. Tomat

Pexels/Katja B Tomat sering dianggap sayuran, padahal secara botani ia adalah buah dengan kandungan air yang tinggi. Menurut Cleveland Clinic, tomat terdiri dari sekitar 95 persen air, dan satu cangkir tomat cincang setara dengan segelas air.
Warna merah pada tomat berasal dari likopen, antioksidan yang membantu menurunkan risiko penyakit jantung. Melansir Healthline, tomat mentah juga menyumbang 9 persen dari kebutuhan kalium harian dengan hanya 33 kalori per cangkirnya.
Tomat segar bisa diolah menjadi gazpacho, sup dingin ala Spanyol yang menyegarkan sekaligus mempertahankan kandungan airnya secara utuh.
9. Kembang kol

Pexels/Johnson Koraya Kembang kol mungkin tidak terlihat seperti sayuran yang basah, tetapi faktanya berbeda. Mengutip Cleveland Clinic, sekitar 92 persen berat kembang kol berasal dari air.
Sayuran putih ini juga kaya akan vitamin C dan vitamin K yang mendukung daya tahan tubuh. Bahkan, beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi kembang kol berpotensi membantu melindungi tubuh dari risiko kanker tertentu.
10. Asparagus

Pexels/mali maeder Menutup daftar, ada asparagus yang juga tinggi akan kandungan air. Menurut Cleveland Clinic, satu batang asparagus mengandung sekitar 92 persen air.
Kandungan cairan ekstra plus dua jenis enzim di dalamnya bahkan disebut dapat membantu tubuh pulih lebih cepat dari efek dehidrasi akibat begadang atau minum berlebihan semalam sebelumnya.
Nah, itulah pembahasan mengenai 10 makanan untuk mencegah dehidrasi yang dapat kamu coba di rumah. Semoga informatif dan bermanfaat!





















