Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
6 Manfaat Minyak Ikan Hiu yang Belum Banyak Orang Tahu
Pexels/by Natallia
  • Minyak hati ikan hiu mengandung alkylglycerols, squalene, dan asam lemak sehat yang dipercaya mendukung sistem imun serta telah digunakan secara tradisional di Eropa Utara.
  • Squalene dalam minyak ikan hiu berperan menjaga kelembapan kulit, melindungi sel dari radikal bebas, dan membantu proses regenerasi jaringan saat pemulihan luka.
  • Kandungan omega 3 dan sifat antioksidan minyak ikan hiu berpotensi menjaga kesehatan jantung serta membantu meredakan peradangan ringan pada sendi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Selama ini, kita lebih mengenal ikan hiu sebagai predator laut yang besar dan menyeramkan. Namun di beberapa negara, bagian tubuh ikan hiu ternyata sudah lama dimanfaatkan untuk berbagai keperluan, termasuk kesehatan.

Bukan cuma dagingnya, minyak yang berasal dari hati ikan hiu (shark liver oil) juga cukup banyak diperjualbelikan dalam bentuk suplemen.

Meski belum sepopuler minyak ikan biasa, minyak hati ikan hiu mulai banyak dibahas karena mengandung senyawa aktif seperti alkylglycerols (AKG), squalene, dan sejumlah asam lemak sehat.

Bahan ini bahkan telah digunakan secara tradisional oleh masyarakat pesisir Eropa Utara untuk membantu pemulihan tubuh selama berabad-abad.

Namun, apakah manfaatnya benar-benar terbukti? untuk mengetahui manfaat spesifiknya, berikut Popmama.com telah merangkum 6 manfaat minyak ikan hiu yang bisa kamu rasakan.

1. Mendukung sistem imun tubuh

Pexels/Andrea Piacquadio

Salah satu alasan minyak hati ikan hiu cukup banyak diminati adalah karena manfaatnya untuk menjaga daya tahan tubuh. Minyak ini mengandung senyawa alkylglycerols (AKG), yaitu komponen yang juga ditemukan secara alami pada ASI dan sumsum tulang manusia.

Penelitian publikasi PubMed Central menjelaskan bahwa AKG diduga membantu mendukung kerja sel darah putih dan aktivitas makrofag, yaitu bagian penting dari sistem imun yang bertugas melawan benda asing di tubuh. 

Dengan mengonsumsi minyak ikan hiu sebagai suplemen pendukung, daya tahan tubuh akan lebih kuat sehingga terhindar dari serangan penyakit.

2. Membantu menjaga kesehatan dan kelembaban kulit

Pexels/Tima Miroshnichenko

Pernah memperhatikan ada kandungan squalene di produk skincaremu? ternyata senyawa ini juga ditemukan dalam minyak ikan hiu lho! Mengutip dari Journal of Lipid Research, squalene sebenarnya merupakan bagian alami dari minyak pelindung kulit manusia (sebum).

Itu sebabnya, minyak ikan hiu sering dikaitkan dengan kemampuan menjaga kelembapan kulit dan membantu memperkuat lapisan pelindung kulit agar tidak mudah kering.

Healthline juga menyebutkan bahwa kandungan ini berpotensi membantu kulit menghadapi paparan lingkungan, termasuk sinar matahari dan polusi.

Makanya, tidak sedikit orang yang mengonsumsi suplemen ini untuk mendukung kesehatan kulit dari dalam, walaupun efeknya tentu bisa berbeda pada tiap orang.

3. Mengandung antioksidan yang membantu melindungi sel tubuh

Pexels/Julio Lopez

Tubuh setiap hari terpapar radikal bebas, baik dari polusi, asap rokok, stres, hingga pola makan kurang sehat. Kalau jumlahnya berlebihan, kondisi ini bisa memicu kerusakan pada sel tubuh yang menyebabkan penuaan dini dan berbagai penyakit kronis.

Nah, selain bagus untuk kulit, kandungan squalene dalam minyak ikan hiu juga punya manfaat untuk hal ini. Penelitian yang dipublikasikan ResearchGate menunjukkan bahwa squalene dalam minyak ikan hiu memiliki aktivitas antioksidan yang cukup kuat.

Senyawa ini membantu melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas dan mendukung keseimbangan metabolisme tubuh. Membantu menjaga sel tubuh tetap bekerja dengan baik.

4. Berpotensi membantu menjaga kesehatan jantung

Pexels/Helena Lopes

Kalau dibandingkan minyak ikan salmon atau tuna, kandungan omega 3 pada minyak hati ikan hiu memang tidak terlalu tinggi. Meski begitu, tetap ditemukan adanya EPA dan DHA dalam jumlah tertentu.

Melansir dari Norwegian Fish Oil, kandungan lemak sehat tersebut berpotensi membantu menjaga kesehatan pembuluh darah dan mendukung kadar kolesterol tetap seimbang.

Manfaat ini tentu akan lebih terasa bila dibarengi pola makan yang baik, rutin bergerak, dan mengurangi makanan tinggi lemak trans maupun garam.

5. Berpotensi membantu proses pemulihan luka

Pexels/RDNE Stock project

Penggunaan minyak ikan hiu untuk membantu pemulihan luka sebenarnya bukan hal baru. Di sejumlah wilayah pesisir Eropa Utara, bahan ini telah lama digunakan secara tradisional untuk membantu tubuh pulih lebih cepat setelah cedera.

Manfaat ini diperoleh dari kandungan squalene yang diduga berperan dalam mendukung regenerasi jaringan dan membantu menjaga area luka tetap terlindungi. 

Namun, jika lukanya terlalu serius, perawatan medis sebaiknya lebih disarankan dan tidak mengandalkan minyak ikan hiu saja.

6. Membantu meredakan peradangan pada sendi

Pexels/Towfiqu Barbhuiya

Rasa pegal, kaku, atau tidak nyaman pada persendian sering kali disebabkan oleh peradangan ringan di tubuh. Nah, kombinasi kandungan lemak sehat serta sifat antioksidan dalam minyak hati ikan hiu dinilai memiliki potensi membantu meredakan kondisi tersebut.

Omega 3 dan squalene dapat membantu menekan respons peradangan tertentu dalam tubuh. Walaupun hasilnya tidak instan, masih banyak orang yang rajin mengonsumsi minyak ikan hiu untuk meraih manfaat yang satu ini. 

Itu tadi 6 manfaat minyak ikan hiu yang bisa kamu dapatkan. Kalau kamu tertarik mengonsumsi suplemen minyak ikan hiu, pastikan juga memperhatikan dosis serta berkonsultasi dengan tenaga kesehatan, terutama bila memiliki kondisi medis tertentu.

Editorial Team

Related Article