TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Perjalanan Diet Tasya Farasya Hingga Miliki Tubuh Ideal, Pernah 80 Kg

Diet ekstrim yang dijalani membuat menstruasinya tidak teratur

26 September 2022

Perjalanan Diet Tasya Farasya Hingga Miliki Tubuh Ideal, Pernah 80 Kg
Instagram.com/tasyafarasya

Mama mungkin sudah tak asing lagi dengan nama Tasya Farasya. Ya, beauty influencer yang satu ini memang cukup populer di Tanah Air. 

Parasnya yang menawan dan keterampilannya dalam merias wajah seringkali jadi sorotan. Namun tahukah Mama jika Tasya Farasya pernah memiliki berat badan mencapai 80 kilogram?

Sebelum memiliki tubuh ideal seperti saat ini, publik figur yang punya kembaran perempuan tersebut pernah menjalani berbagai jenis diet. Bahkan, sempat melakukan diet ekstrem untuk menurunkan berat badannya. 

Berikut Popmama.com rangum perjalanan diet Tasya Farasya, dilansir dari chanel YouTube resminya yang diunggah pada (04/10/17).

1. Mulai diet sejak di bangku SMP

1. Mulai diet sejak bangku SMP
Instagram.com/tasyafarasya

Jauh sebelum dikenal banyak orang seperti sekarang, Tasya Farasya dahulunya merupakan perempuan dengan penampilan yang amat berbeda. Dalam video QnA yang diunggah melalui YouTube, beauty influencer tersebut pernah memiliki berat badan berlebih.

Motivasi untuk melakukan diet pertama kali muncul ketika Tasya berada di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP). Salah satu pemicunya karena lingkungan keluarganya.

"Keluargaku memang isinya perempuan semua. Di antara Mama, kakak, dan kembaranku, tubuh aku yang paling 'gagah' dari kecil. Sejak lahir, berat badan aku juga jauh lebih besar daripada kembaran aku. Sampai ketika besar, permasalahan aku selalu seputar ukuran baju yang seringkali kekecilan. Jadi termotivasilah untuk diet dan ingin kurus," kata ibu dari satu anak itu.

Namun sayangnya, diet yang Tasya lakukan di tahun 2006 tersebut kurang tepat. Ia tidak menjalani pola makan sehat dan olahraga.

"Jadi dietnya cuma makan sayur doang, sama makan apel ijo. Terus minum diet coke dan slimming tea," jelasnya. Ia pun mengakui bahwa diet yang dilakukannya benar-benar tanpa ilmu. 

Editors' Picks

2. Sempat miliki berat badan 80 kilogram

2. Sempat miliki berat badan 80 kilogram
Instagram.com/tasyafarasya

Pada saat menjalani diet untuk yang pertama kalinya, berat badan Tasya Farasya menyentuh angka 80 kilogram.

Dari diet yang ia lakukan itu, berat badannya pun berhasil turun sekitar 40 kilogram hanya dalam kurun waktu tiga bulan. Awalnya, Tasya memiliki berat badan 80 kilogram dan sukses mencapai berat badan 46 kilogram. 

"Itu pas sehabis libur lebaran dan masuk sekolah aku bener-bener berubah drastis. Semua orang pun kaget liat aku yang kurus dan terobsesi banget dengan diet," ungkapnya. 

Perempuan kelahiran 25 Mei 1992 itu pun tak berpuas diri. Ia terus menjalani diet tersebut sampai memiliki pikiran "Harus turun satu kilo dalam sehari," sambungnya. 

Menurutnya, ia hanya makan sebanyak 250 kalori selama diet. "Padahal perempuan normalnya tuh makan 1400 kalori atau lebih per hari, tergantung aktivitasnya," jelas Tasya. 

Dirinya bahkan sampai tertekan karena memiliki pola pikir yang salah. "Kalo target satu kilogram gak turun dalam satu hari, aku sampe stres. Jadi suka marah-marah sendiri," katanya.

3. Didiagnosis anoreksia dan bulimia oleh dokter gizi

3. Didiagnosis anoreksia bulimia oleh dokter gizi
Instagram.com/tasyafarasya

Seiring waktu perjalanan diet tersebut, Tasya menyadari ada hal yang salah. Ia merasa bahwa siklus menstruasinya tidak lancar, tangannya seringkali dingin, merasa lemas, bahkan luka di beberapa bagian tubuhnya memakan waktu lama untuk sembuh. 

Pada akhirnya, perempuan bernama lengkap Lulu Farassiya tersebut memutuskan untuk konsultasi dengan dokter gizi. Saat itu, dirinya pun didiagnosis mengalami anoreksia dan bulimia. 

"Jadi aku gak mens sampai beberapa bulan. Akhirnya dikasih obat untuk melancarkan menstruasi sama dokter," jelas Tasya. 

Ternyata, obat pelancar haid tersebut membuat nafsu makannya meningkat. Hingga akhirnya, Tasya Farasya kembali mengalami kenaikan berat badan cukup drastis di bangku perkuliahan. 

4. Mulai ubah cara diet jadi lebih sehat

4. Mulai ubah cara diet jadi lebih sehat
Instagram.com/tasyafarasya

Ketika berat badannya mulai kembali bertambah, saudara kembarnya Tasyi Athasyia mengajak Tasya untuk gym. Awalnya, ia hanya "ikut-ikutan", tetapi akhirnya menikmati aktivitas olahraga tersebut.

"Daridulu aku emang udah sporty banget kan. SMP ikut softball, SMA dance, jadi emang terbiasa banyak aktivitas fisik. Tapi gak expect apapun saat diajak nge-gym. Ternyata selama udah setahunan gym, berat badan aku turun 10 kg," ujar Tasya.

Akhirnya, ia mulai terpacu kembali untuk menjalani diet. Namun kali ini, dibarengi ilmu dan pola hidup yang lebih sehat. 

"Dulu pas SMP kan aku obsesi banget sama diet, ya, jadi kerjaannya ke perpustakaan baca-baca buku tentang diet. Sampai akhirnya hafal kalori setiap makanan di luar kepala," jelasnya. 

Ilmu tersebut kemudian diterapkan selama program diet kali ini. Tasya membuat meal plan yang lebih berfokus pada konsumsi makanan sehat. Ia juga mengurangi makanan manis, seperti kue, nasi putih, roti putih, dan junk food.

Intensitas gym Tasya pun kian meningkat. "Dari yang awalnya gym seminggu tiga kali, jadi seminggu empat kali, lima kali, sampai dengan setiap hari," tuturnya. 

Hingga akhirnya, Tasya Farasya kembali berhasil menurunkan berat badannya mencapai angka 50 kg dengan kondisi fisik dan mental yang lebih sehat. 

"Beda banget pas aku turun dari 80 kilogram ke 46 kilogram. Dulu tuh mukaku kurus, pucet, lemes, tangannya dingin. Tapi pas 50 kilogram ini mukaku lebih fresh, banyak energi, happy, menstruasi lancar, dan jarang sakit," katanya dengan sumringah.

5. Tips diet ala Tasya Farasya

5. Tips diet ala Tasya Farasya
Instagram.com/tasyafarasya

Berkaca dari pengalaman diet Tasya Farasya, dia pun membagikan beberapa tips bagi para viewers-nya di YouTube. 

"Karena aku udah coba berbagai macam diet, dari diet mayo, diet banana, diet blablabla, aku jadi tahu banget deh segala hal tentang diet," katanya.

Dari seluruh program diet yang pernah ia jalani, hal yang paling berpengaruh untuk menurunkan berat badan Tasya ialah mengatur pola makan sehat. 

"Intinya jangan overthink, jangan berlebihan, jangan paksa diri sendiri untuk kurus. Berat badan turun 5 kilogram dalam seminggu itu omong kosong tanpa diimbangi makan sehat dan olahraga," tegas Tasya Farasya.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.

Mama CerdAZ

Ikon Mama CerdAZ

Panduan kehamilan mingguan untuk Mama/Ibu, lengkap dengan artikel dan perhitungan perencanaan persalinan

Cari tahu yuk