Sebuah pilot study di Jepang yang meneliti dampak psikologis dari turnamen pickleball berdurasi singkat menemukan hasil yang menarik.
Setelah mengikuti satu sesi permainan saja, para peserta melaporkan bahwa mereka merasa lebih segar secara mental dan mengalami peningkatan suasana hati yang cukup signifikan.
Karakter permainan pickleball yang dinamis, tetapi tetap mudah dipelajari membuat perhatian pemain sepenuhnya tertuju pada bola dan jalannya pertandingan.
Kondisi ini membantu mengalihkan pikiran dari berbagai kekhawatiran sehari-hari, sehingga menghadirkan efek yang menyerupai praktik mindfulness.
Tak hanya berdampak pada suasana hati, berbagai penelitian juga menunjukkan bahwa pickleball dapat membantu meningkatkan harga diri (self-esteem) dan rasa percaya diri.
Ketika seseorang berhasil menguasai teknik baru atau memenangkan pertandingan, otak akan memberikan respons berupa rasa pencapaian (accomplishment) yang memicu perasaan positif.
Perasaan bahwa tubuh tetap kuat, mampu bergerak aktif, serta memiliki keterampilan fisik menjadi modal penting untuk melawan pola pikir negatif yang kerap dialami oleh orang dengan gejala depresi.
Karena itulah, pickleball tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan tubuh, tetapi juga dapat menjadi salah satu aktivitas yang mendukung kesehatan mental secara menyeluruh.
Nah, itu dia penjelasan mengenai pickleball bisa kurangi stres dan depresi. Apakah kamu termasuk yang menggemari olahraga ini?