Yuk, Ikuti 10 Cara Agni Pratistha Lebih Peduli dengan Lingkungan

Puteri Indonesia tahun 2007 ini juga ajarkan anak jaga bumi sejak dini

10 April 2019

Yuk, Ikuti 10 Cara Agni Pratistha Lebih Peduli Lingkungan
Popmama.com/Onic Metheany

Antusiasme peduli lingkungan tengah mulai digancangkan pemerintah dan swasta. Mulai dari berbagai himbauan untuk tidak menggunakan sedotan plastik, tindakan keras bagi para perokok, kewajiban menggunakan tas belanja kain, dan masih banyak pesan-pesan yang diharapkan bisa membuat masyarakat lebih mencintai bumi. 

Agni Pratistha menjadi salah satu artis yang peduli akan lingkungan sejak melahirkan anak pertama. "Buat saya, ketika memiliki anak, saya merasa bertanggung jawab untuk mulai sadar akan lingkungan," katanya. 

Menurut Agni, setelah melahirkan anaknya, ia mulai berpikir bagaimana caranya bisa melakukan sesuatu yang nggak merusak bumi. Terhitung sudah hampir 5 tahun, Mama yang sedang menanti anak ketiga ini sudah menjalankan hidup eco friendly dalam keluarganya.  

Banyak hal yang menginspirasi Agni untuk peduli lingkungan, ia menemukan sudah banyak orang yang semakin mengerti bahwa penting sekali untuk turut menjaga bumi kita dan hidup lebih sehat. "Saya belajar dari para orangtua yang menggaungkan hidup ramah lingkungan di media sosial," katanya. 

Lalu bagaimana kegiatan Agni yang bisa kita contoh untuk bis hidup eco friendly? Cek di bawah ini, yuk!

1. Membawa stainless straw setiap hari saat berpergian

1. Membawa stainless straw setiap hari saat berpergian
Instagram.com/agnipratistha

Salah satu tindakan yang sudah menjadi kesadaran banyak orang untuk ramah lingkungan adalah dengan cara membawa stainless straw untuk mengurangi penggunaan sedotan plastik sekali pakai. Ini pun menjadi hal yang dilakukan Agni, ia membawa stainless straw kemana pun ia pergi. 

"Bukan hanya membawa stainless straw, saya juga selalu membagikan ini secara gratis kepada teman-teman saya, agar bisa mendorong mereka ikut jaga bumi," kata Agni. 

2. Membawa rantang untuk take away makanan

2. Membawa rantang take away makanan
Freepik.com/awesomecontent
Ilustrasi

Nah, ini menjadi hal yang unik dari Agni Pratistha agar bisa berkomitmen untuk menjaga lingkungan. Saat keluar rumah untuk membeli makanan, ia tak segan membawa rantang atau tempat makan ketika ingin take away makanan di restoran. 

"Dengan membawa rantang atau tempat makan sendiri jadi nggak usah pakai plastik atau styrofoam kan," ungkapnya saat ditemui dalam acara perayaan Anniversary Yves Rocher yang ke-60 pada Jum'at (5/4) lalu. 

3. Mengganti pembungkus sandwich dengan beeswax wrap

3. Mengganti pembungkus sandwich beeswax wrap
Instagram.com/agnipratistha

Sejak menjadi eco friendly, kegiatan lain yang sedang digemari Agni adalah menjahit. Ia menekuni menjahit untuk menyulap segala jenis kain untuk menggantikan plastik. Salah satu kegunaan kainnya adalah untuk menggantikan alumunium foil pembungkus sandwich atau bekal. 

Dikutip dari akun Instagramnya, ia mengatakan bahwa hampir setiap membuat bekal untuk suami selalu bingung membungkus sandwichnya pakai apa.

"Biasanya pakai cling wrap, lalu beralih ke alumunium foil wrap. Sekarang nyoba pakai beeswax wrap, sama rencana bikin sandwich bag sendiri. Hitung-hitung mau ngabisin kain dirumah. Bikin beeswax wrap: selembar kain + beeswax + heat (aku pakai setrika yang dilapis reusable parchment paper, tapi bisa juga pakai oven)," ungkapnya. 

4. Membuat mainan dari kertas dan plastik dengan kain

4. Membuat mainan dari kertas plastik kain
Instagram.com/agnipratistha

Mama Agni benar-benar super kratif, bukan hanya pembungkus bekal, ia juga membuat mainan anak dengan kain lho. Ia namakan "to go" play mat untuk sang Buah Hati. 

Agni menjahit map dari kain katun motif, blacu, viselin dan flanel. "Ada 5 kantung yang muat hotwheels (atau boneka shopkins, LOL dan lainnya itu). Tinggal masukin mainannya, gulung lalu kunci velcro. Cocok buat dibawa traveling dan nunggu makanan datang pas di restoran. 
I made more of this play mat for mas Oo's friends. Mat nya polos, tinggal tempel flanel jalanan, rumah dan pohon pilihan masing masing anak," ucapnya. 

Ini menjadi cara menyenangkan bagi Agni untuk mengajarkan cara peduli lingkungan pada anak-anaknya. 

Menarik sekali untuk ditiru, lebih ramah lingkungan dan pastinya lebih hemat kan, Ma. 

5. Jangan lupa bawa mason jar kemana pun kamu pergi

5. Jangan lupa bawa mason jar kemana pun kamu pergi
Instagram.com/agnipratistha

Ini pas banget buat Mama yang suka ngopi di luar. Seperti Agni, Mama diharapkan bisa selalu membawa jar atau tempat minum sendiri untuk menggantikan plastic cup yang jadi salah satu wabah sampah. 

Agni yang sedang dalam perjalanan menuju zero waste ini, selalu membawa mason jar untuk minumannya. 

Editors' Picks

6. Ganti spons cuci piring dengan serat oyong atau gambas tua yang dikeringkan

6. Ganti spons cuci piring serat oyong atau gambas tua dikeringkan
Instagram.com/agnipratistha

Coba cek apakah kamu masih menggunakan serabut sintetis untuk mencuci piring? Jika kamu ingin hidup lebih ramah, maka cobalah menggunakan sabut kelapa untuk mencuci. 

Jika bosan menggunakan sabut kelapa, cara Agni yang satu ini bisa banget kamu tiru. Agni menggunakan untuk mencuci piring. 

"Serat oyong atau gambas tua yang dikeringkan gampang ditemukan di pasar tradisional dengan bentuk panjang seperti ini. Kalau mau pakai biasanya digunting sesuai ukuran yang dibutuhkan. Setelah dipakai lama-lama gambasnya jadi lebih halus, kalau dirawat bisa awet 3 bulan. Best part is, its compostable. Semoga infonya membantu ya," katanya. 

7. No tissu, ganti dengan sapu tangan

7. No tissu, ganti sapu tangan
Instagram.com/agnipratistha

Inovasi selanjutnya yang digunakan Agni untuk lebih melindungi bumi adalah dengan mengganti tisu untuk mengelap dengan sapu tangan kain. 

"Ini biasanya aku pakai buat lap ingus anak-anak kalau lagi pilek, untuk membersihkan kulit, dan menggantikan tisu basah saat mengganti popok," ungkapnya.  

8. Stop pakai diapers sekali pakai, beralih pada popok kain

8. Stop pakai diapers sekali pakai, beralih popok kain
Instagram.com/agnipratistha

Pakai popok kain, berarti harus siap buat kembali ke zaman belum ada diapers sekali pakai. Tindakan Agni ini begitu sangat menginspirasi karena disaat para Mama memilih menggunakan diapers sekali pakai yang praktis, Agni memilih menggunakan yang terbuat dari kain. 

Dengan telaten ia menjahit semua popok kain untuk digunakan oleh anak-anaknya. Pada salah satu unggahannya, ia mengenalkan cloth diapers anak pertama yang sudah mulai beralih keanak keduanya. 

"Ini salah satu cloth diapers favorit mas Oo dulu. Bentuknya lebih ke training pants sih. Sekarang lagi dicoba pakai ke adiknya, ada beberapa jahitan yang lepas jadi aku perbaiki dulu. 
Celana ini waterproof sih, tinggal ganti paddingannya saja. Dulu Rudra pakai yang model snapback sampai umur 2 tahun karena mas anteng, dan aku 90% cloth diapersnya yang model itu. Sekarang adiknya baru setahun udah pakai yang bentuknya celana, abisnya Bhaga suka lari-lari sekarang kalau dipakein popok. Pakai baju aja sudah mulai kejar-kejaran. Anyway, ingin bertanya. Adakah yang pakai clodi juga? Lalu kalau sudah tidak dipakai (aka no more new babies) diapainkah clodinya?," Ungkap Agni. 

Sama halnya ketika ia sedang mentruasi, ia menggunakan pembalut kain sebagai pengganti pembalut sekali pakai. Hebat!

9. Tak ada lagi plastik buah, Agni gunakan sarung pembungkus dari kain untuk belanja

9. Tak ada lagi plastik buah, Agni gunakan sarung pembungkus dari kain belanja
Instagram.com/agnipratistha

Bayangin sudah berapa banyak plastik yang kita pakai untuk membungkus buah atau sayur di supermarket? Setelah di pakai, langsung buang dan sampah plastik makin menggunung. 

Tindakan nyata Agni untuk mengurangi penggunaan plastik sangat inspiratif, seperti yang satu ini ia menggunakan sarung pembungkus dari kain dengan barbagai ukuran untuk membungkus buah dan sayur kiloan saat belanja di supermarket. 

"Jadi pas belanja tinggal dipakai, kalau selesai tinggal dicuci," kata Agni. Very super inspiring mom!

10. Menggunakan produk perawatan kulit dan rambut yang ramah lingkungan

10. Menggunakan produk perawatan kulit rambut ramah lingkungan
Popmama.com/Onic Metheany

Busa dari sabun dan sampo menjadi salah satu pemicu terjadinya limbah pada sungai. Agni pun memiliki perhatian khusus akan hal ini. Ia mengaku juga mengganti semua produk sampo dan sabun yang lebih ramah lingkungan. 

"Sebelum saya membeli sebuah produk perawatan, saya selalu membaca baik-baik apa saja yang terkandung di dalamnya, karena saya merasa bertanggung jawab dengan apa yang saya gunakan. Seperti apakah produk ini eco friendly, tanpa animal testing atau tidak, lalu kalau pakai plastik buat kemasannya, berapa banyak yang digunakan. Jadi, kita harus jadi konsumen yang pintar, kalau historynya bagus, kita juga akan tenang dan senang saat memakainya," kata Agni.

Salah satu yang ia gunakan adalah rangkaian produk dari Yves Rocher yang sudah 60 tahun berkomitmen untuk menjadi produk perawatan ramah lingkungan. Produk ini memiliki visi untuk menjaga masa depan bumi dengan meminimalisir penggunaan kandungan kimia, plastik, dan tanpa menerapkan animal testing pada setiap produknya. 

Itulah 10 cara yang bisa dilakukan untuk menuju hidup lebih baik tanpa merusak lingkungan. Agni mengaku meski awalnya banyak yang keberatan dengan keputusannya, namun istri dari Ryan Anthony Monoarfa ini tetap memegang teguh segala keputusannya, hingga akhirnya bisa menularkan kebiasaan baik ini kepada banyak orang. Keren banget ya, Ma!

Berlangganan Newsletter?

Mau dapat lebih banyak informasi seputar parenting?
Daftar sekarang!