Najwa Shihab Ajak Semua Perempuan Jadi Mama yang Cerdas

Menikah diusia muda, Najwa Shihab buktikan jadi ibu bukan jadi penghalang punya cita-cita

29 Maret 2019

Najwa Shihab Ajak Semua Perempuan Jadi Mama Cerdas
Popmama.com/Onic Metheany

Pada Jum'at (29/3) BeautyFest Asia 2019 by Popbela.com mulai diselenggarakan. Acara yang akan berlangsung selama tiga hari kedepan hingga Minggu (31/3) di Ciputra Artpreneur Jakarta. 

Pada hari ini, Najwa Shihab hadir menyemarakan acara pembukaan di mini stage BFA 2019. Bukan hanya itu saja, Najwa Shihab mendapatkan penghargaan Inspiring Figure of the Year. 

Pada acara bertema #IAMREAL ini, Najwa Shihab memberikan beberapa pesan untuk para Millennial Mama di luar sana. Yuk, simak #catatannajwa untuk para Millennial Mama berikut ini!

1. Millennial Mama harus selalu upgrade kehidupan

1. Millennial Mama harus selalu upgrade kehidupan
Popbela.com

Juga sebagai ibu, Najwa Shihab memberikan beberapa catatan yang harus diingat oleh para Millennial Mama.

Menurut Najwa, penting sekali seorang perempuan yang telah menjadi Mama memanfaatkan kesempatan untuk selalu upgrade diri dengan hal-hal baru.

Menurut Najwa, kita harus selalu belajar setiap hari. Belajar untuk menjadi orangtua yang lebih baik dan belajar merawat diri sendiri karena penting untuk seorang ibu tahu bagaimana kesejahteraannya dan kebahagiannya agar selalu punya mimpi dan mengejar apa yang kita inginkan serta belajar bagaimana kita bisa menjadi role model buat anak-anak.

"Jadi buat para Mama tersayang, Mama Millenial semuanya, mari upgrade diri sendiri supaya kita bisa menjadi contoh yang baik untuk anak-anak kita," katanya. 

Editors' Picks

2. Najwa Shihab bangga menjadi Millennial Mama

2. Najwa Shihab bangga menjadi Millennial Mama
Popmama.com/Onic Metheany

Najwa Shihab mengatakan bahwa ia sangat bangga menjadi Millennial Mama. "Saya juga Mama yang menikah muda. Saya menikah diusia 20 tahun dan punya anak pertama diusia 22 tahun. Sesungguhnya menjadi orangtua itu nggak ada panduannya," katanya.

Menurut founder Narasi TV, mungkin kini banyak buku-buku seputar parenting. Tapi, untuk menjadi orangtua itu nggak ada sekolahnya, hal ini kerap kali membuat kita jadi melihat pola asuh orangtua terdahulu lakukan, itulah yang kita tiru.

"Yang baik dari orangtua kita teruskan, namun zaman terus berubah belum tentu yang orangtua dulu lakukan bisa relevan jika diaplikasikan di zaman sekarang pada anak-anak kita. 
Zaman terus berubah dan perkembangan begitu cepat. Namun, kita tidak boleh termakan zaman. Zaman tidak bisa dilawan jadi kita harus berkawan. Bagaimana berkawan dengan zaman. Kita harus mencari ilmu sebanyak mungkin dan berbagi dengan ibu lainnya," katanya. 

3. Ketakutan terbesar Najwa Shihab menjadi orangtua adalah tidak bisa jadi ibu yang baik bagi anaknya

3. Ketakutan terbesar Najwa Shihab menjadi orangtua adalah tidak bisa jadi ibu baik bagi anaknya
Popbela.com

Najwa Shihab mengakui bahwa ketakutan terbesar sebagai orangtua adalah ia takut tak bisa menjadi ibu yang baik bagi anak-anaknya. "Ketika saya nggak bisa jadi ibu yang baik untuk anak kerap membayangi diri, tapi rasa ini harus diawan," katanya.

Najwa menambahkan kita harus mengakui bahwa kita tidak sempurna dan ada kadang merasa lelah.

Masa gagal sebagai orangtua menjadi fase yang hampir setiap Mama akan rasakan, itu pentingnya mengapa kita sebagai ibu harus mendapatkan dukungan dari orang-orang sekitar kita. 

4. Najwa himbau agar kita harus jadi orangtua yang cerdas

4. Najwa himbau agar kita harus jadi orangtua cerdas
Popbela.com

Bagi Najwa penting kita harus lebih cerdas dengan belajar jadi orangtua yang terus menerus ikut perkembangan sehingga mendapatkan ilmu yang relevan dengan tumbuh kembang anak saat ini. 

"Don't to be hurt in yourself, kita bukan perempuan yang sempurna. Percaya apa yang kita lakukan atas dasar kebaikan anak-anak kita. Tapi untuk mengambil keputusan tersebut perempuan harus banyak baca, jangan lelah buat belajar, lakukan diskusi dengan orangtua lainnya, Insya Allah apa yang kita lakukan tidak akan sia-sia," katanya. 

5. Mom shaming sama sekali nggak keren

5. Mom shaming sama sekali nggak keren
Popmama.com/Onic Metheany

Dunia media sosial terus berkembang hingga menjangkau dunia parenting. Salah satu hal yang buat Mama merasa ngedown, adalah ketika melihat gaya parenting orang lain lebih baik atau mungkin ada yang melakukan mom shaming  hingga membuat Mama merasa nggak percaya diri dalam melakukan pola asuh kepada anak-anaknya.  

Menurut Najwa, sering kali kita tidak sadar melakukan bully sesama perempuan padahal kita sadar betapa sakitnya dibully karena perempuan memiliki rasa yang sensitif.

"Tanpa sadar atau sadar lakukan bully sesama perempuan atau sebagai orangtua akan berdampak negatif bagi korbannya. Itulah sebabnya penting mengedepankan empati dan menempatkan diri kita sebagai orang lain. Jangan hanya melihat dari satu prespektif dan harus berani tempatkan diri kita sebagai korbannya. Sebagai ibu, kita juga nggak boleh merasa orang lain bagus, kita jelek. Mengakui kesuksesan orang lain itu bukan berarti kita nggak bisa sukses seperti mereka. Jadi ketika melihat ada yang salah dengan orang lain ya kita benerin bukan justru menyalahkannya bahkan memberitahuan orang lain tentang kesalahan tersebut. Kita sebagai perempuan harus saling support dan menguatkan, itu menjadi kunci agar setiap perempuan bisa saling memberikan dukungan satu sama lain," tutup Najwa saat diwawancara secara eksklusif oleh Popmama.com.

Baca juga: 

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.