Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
For
You

8 Penyebab Diabetes, Kebiasaan Sehari-hari yang Memicu Resiko Tinggi

8 Penyebab Diabetes: Kebiasaan Sehari-Hari yang Memicu Resiko Tinggi
istockphoto/travellinglight
Intinya sih...
  • Pola makan tinggi gula dan karbohidrat sederhana menjadi penyebab utama diabetes
  • Kurang aktivitas fisik dapat meningkatkan resiko diabetes tanpa gejala jelas
  • Berat badan berlebih atau obesitas, faktor keturunan, usia, stres, kurang tidur, dan merokok juga memicu resiko diabetes
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Diabetes merupakan penyakit kronis yang dapat berkembang secara perlahan dan sering kali tidak langsung disadari. Banyak Mama baru mengetahui kondisi ini setelah muncul keluhan yang mulai mengganggu aktivitas sehari-hari.

Padahal, diabetes bisa dicegah dengan memahami penyebab dan faktor resikonya sejak dini. Semakin cepat dikenali, semakin besar peluang untuk mengendalikan kondisi ini. Kesadaran menjadi langkah awal yang sangat penting.

Penyebab diabetes tidak hanya berkaitan dengan makanan manis, tetapi juga gaya hidup dan kondisi tubuh secara keseluruhan. Beberapa faktor bahkan sudah terjadi sejak lama tanpa disadari, jika dibiarkan, resiko diabetes akan terus meningkat seiring waktu.

Oleh karena itu, Mama perlu mengenali penyebab diabetes secara menyeluruh. Berikut Popmama.com akan memberikan penjelasan mengeanai 8 penyebab diabetes, kebiasaan sehari-hari yang memicu resiko tinggi. Simak penjelasannya berikut ini.

1. Pola makan tinggi gula dan karbohidrat sederhana

8 Penyebab Diabetes: Kebiasaan Sehari-Hari yang Memicu Resiko Tinggi
istockphoto/SeventyFour

Konsumsi makanan dan minuman manis menjadi penyebab utama diabetes. Mama mungkin terbiasa mengkonsumsi teh manis, kue, atau makanan olahan. Kebiasaan ini dapat meningkatkan kadar gula darah secara perlahan.

Awalnya, tubuh masih mampu mengimbanginya. Namun, jika berlangsung lama, resikonya semakin besar. Karbohidrat sederhana cepat diubah menjadi glukosa dalam darah.

Lonjakan gula darah yang sering membuat pankreas bekerja lebih keras. Produksi insulin menjadi terus-menerus meningkat, lama-kelamaan tubuh menjadi kurang responsif terhadap insulin. Kondisi ini dikenal sebagai resistensi insulin.

2. Kurang aktivitas fisik

8 Penyebab Diabetes: Kebiasaan Sehari-Hari yang Memicu Resiko Tinggi
istockphoto/bymuratdeniz

Gaya hidup kurang gerak menjadi penyebab diabetes yang sering tidak disadari. Mama mungkin lebih banyak duduk karena pekerjaan atau rutinitas harian. Tubuh yang jarang bergerak kesulitan mengontrol kadar gula darah.

Akibatnya, gula darah cenderung meningkat perlahan, kondisi ini bisa berlangsung tanpa gejala jelas. Aktivitas fisik membantu sel tubuh menggunakan glukosa sebagai energi.

Tanpa olahraga, glukosa menumpuk dalam darah sehingga otot menjadi kurang sensitif terhadap insulin. Dalam jangka panjang, resiko diabetes meningkat. Padahal, aktivitas ringan pun sudah memberi manfaat.

3. Berat badan berlebih atau obesitas

8 Penyebab Diabetes: Kebiasaan Sehari-Hari yang Memicu Resiko Tinggi
istockphoto/peakSTOCK

Berat badan berlebih berkaitan erat dengan diabetes. Lemak berlebih, terutama di area perut, mempengaruhi kerja hormon insulin. Mama dengan obesitas memiliki resiko diabetes yang lebih tinggi. Kondisi ini sering berkembang secara bertahap. Banyak orang tidak menyadari resikonya.

Jaringan lemak dapat mengganggu sinyal insulin ke sel tubuh, akibatnya glukosa sulit masuk ke dalam sel sehingga gula darah pun tetap tinggi. Semakin tinggi indeks massa tubuh, semakin besar resikonya. Menjaga berat badan ideal sangat penting untuk pencegahan.

4. Faktor keturunan atau genetik

8 Penyebab Diabetes: Kebiasaan Sehari-Hari yang Memicu Resiko Tinggi
istockphoto/mith_67

Riwayat diabetes dalam keluarga meningkatkan resiko seseorang terkena penyakit ini. Jika orang tua atau saudara kandung memiliki diabetes, Mama perlu lebih waspada. Faktor genetik memengaruhi cara tubuh memproduksi insulin.

Resiko ini bisa muncul meski gaya hidup cukup sehat. Oleh karena itu, pemantauan tetap diperlukan, meski faktor genetik tidak bisa diubah, resikonya dapat ditekan. Pola makan sehat dan olahraga rutin sangat membantu.

Pemeriksaan gula darah secara berkala menjadi langkah penting. Deteksi dini membantu mencegah komplikasi, kesadaran sejak awal sangat berperan.

5. Usia semakin bertambah

8 Penyebab Diabetes: Kebiasaan Sehari-Hari yang Memicu Resiko Tinggi
istockphoto/stevecoleimages

Resiko diabetes meningkat seiring bertambahnya usia. Metabolisme tubuh cenderung melambat secara alami, Sensitivitas insulin juga menurun. Kondisi ini membuat gula darah lebih sulit dikontrol, resiko meningkat setelah usia 40 tahun.

Meski begitu, diabetes tidak hanya menyerang usia lanjut. Pola hidup tidak sehat membuat diabetes muncul lebih dini. Banyak kasus terjadi pada usia produktif, Oleh karena itu pencegahan perlu dilakukan sejak muda. Gaya hidup sehat tetap menjadi kunci utama.

6. Stres berkepanjangan

8 Penyebab Diabetes: Kebiasaan Sehari-Hari yang Memicu Resiko Tinggi
Freepik/yanalya

Stres kronis dapat memicu peningkatan gula darah. Saat stres, tubuh melepaskan hormon seperti kortisol, hormon ini meningkatkan kadar gula darah. Mama mungkin tidak menyadari dampaknya, stres sering dianggap hanya mempengaruhi mental.

Jika stres berlangsung lama, gula darah sulit kembali normal sehingga kerja insulin menjadi terganggu, resiko diabetes pun meningkat perlahan. Pengelolaan stres menjadi bagian penting kesehatan, relaksasi dan istirahat cukup sangat dianjurkan.

7. Kurang tidur atau kualitas tidur buruk

8 Penyebab Diabetes: Kebiasaan Sehari-Hari yang Memicu Resiko Tinggi
Freepik/Freepik

Kurang tidur menjadi faktor resiko diabetes yang sering diabaikan. Mama yang sering begadang lebih beresiko, kurang tidur memengaruhi hormon pengatur gula darah. Sensitivitas insulin pun menurun sehingga kondisi ini bisa terjadi tanpa disadari.

Tidur yang buruk juga meningkatkan rasa lapar, nafsu makan menjadi tidak terkontrol. Pola makan pun cenderung tidak sehat, kombinasi ini meningkatkan resiko diabetes. Tidur cukup sangat penting untuk kesehatan metabolik.

8. Kebiasaan merokok

8 Penyebab Diabetes: Kebiasaan Sehari-Hari yang Memicu Resiko Tinggi
istockphoto/Nopphon Pattanasri

Merokok meningkatkan resiko diabetes secara signifikan, zat kimia dalam rokok mempengaruhi kerja insulin. Kamu yang terpapar asap rokok juga beresiko, efeknya tidak selalu terasa langsung. Namun, dampaknya bersifat jangka panjang.

Merokok meningkatkan peradangan dalam tubuh, kondisi ini memperburuk resistensi insulin sehingga esiko komplikasi diabetes juga lebih tinggi. Menghentikan kebiasaan merokok sangat dianjurkan. Ini menjadi langkah penting pencegahan diabetes.

Diabetes dapat dipicu oleh berbagai faktor yang sering terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Banyak penyebabnya berkembang secara perlahan tanpa disadari. Dengan memahami 8 penyebab diabetes di atas, Mama dan Papa bisa lebih waspada terhadap resiko.

Perubahan gaya hidup kecil dapat memberi dampak besar. Pencegahan sejak dini menjadi kunci utama. Mulai dari kebiasaan makan, pola aktivitas, hingga waktu istirahat, semuanya berperan dalam menjaga gula darah tetap stabil.

Semakin cepat Mama dan Papa menyadarinya, semakin besar peluang mencegah risiko diabetes berkembang lebih jauh. Semoga bermanfaat!

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Denisa Permataningtias
EditorDenisa Permataningtias
Follow Us

Latest in Life

See More

6 Buah untuk Diet Golongan Darah B agar Berat Badan Ideal

30 Jan 2026, 09:10 WIBLife