Lepek dan Berminyak, 7 Cara Atasi Ketombe Basah

Ketombe basah ataupun kering sangat menggangu bahkan bisa menghilangkan kepercayaan diri seseorang

30 Desember 2020

Lepek Berminyak, 7 Cara Atasi Ketombe Basah
Freepik/cookie_studio

Ketombe selalu menjadi masalah pada rambut. Banyak orang-orang yang terganggu akan keberadaan ketombe. Selain membuat rambut gatal, ketombe juga bikin rambut berminyak. Tentu hal tersebut sangat menggangu dan membuat tingkat kepercayaan diri berkurang.

Ketombe adalah kondisi yang ditandai dengan munculnya serpihan kulit kepala yang mengelupas. Ketombe muncul karena adanya minyak yang berlebihan pada kulit kepada sehingga menimbulkan iritasi. Ketombe bermuncul ketika seseorang jarang keramas, infeksi jamur, kulit kepala yang kering, dan perawatan rambut yang tidak cocok.

Perlu Mama ketahui bahwa ketombe memiliki dua jenis, yaitu basah dan kering. Untuk melihat perbedaannya, ketombe basah ditandai dengan munculnya sisik berminyak di kulit kepala. Hal dikarenakan kulit kepala menghasilkan banyak sebum sehingga menimbulak minyak yang berlebihan.

Sedangkan untuk ketombe kering ditandai dengan serbuk putih yang menempel pada bahu. Kedua hal tersebut tentunya mengganggu dan membuat kulit kepala gatal.

Kali ini Popmama.com telah merangkum beberapa cara dan tips untuk menghilangkan ketombe basah.

1. Menggunakan sampo khusus ketombe

1. Menggunakan sampo khusus ketombe
Freepik/Stekio

Melihat banyaknya masalah ketombe pada orang-orang menbuat banyak perusahaan mengelurakan shampo khusus ketombe.

Sampo khusus ini dapat mengatasi masalah ketombe pada rambut. Banyak merek yang menawarkan sampo antiketombe. Pilihlah sampo yang tepat agar tidak menimbulkan masalah lainnya.

Sampo tersebut bisa menghilangkan sekaligus mencegah tumbuhnya ketombe. Cucilah rambut dua hari sekali, jangan lebih ataupun kurang. Jika terlalu sering akan menimbulkan kulit kepala yang kering. Namun, jika jarang keramas maka akan membuat rambut berminyak.

2. Keramas dengan cara yang benar

2. Keramas cara benar
Freepik/user18526052

Keramas atau cuci rambut dengan benar. Terkadang ditemukan kasus bahwa menggosok terlalu keras bisa menghilangkan ketombe atau menuangkan sampo sebanyak-banyaknya. Padahal hal tersebut tidaklah benar.

Untuk itu, Mama hanya perlu menuangkan sampo sebanyak koin logam pada telapak tangan. Serta gosok secara perlahan dan pijat agar memperlancar peredaran darah. Hal tersebut juga dilakukan untuk memaksimalkan kandungan sampo bisa meresap sampai ke akar rambut.

Dengan menggosok dengan keras hanya membuat kulit kepala menjadi iritasi. Karena ketombe juga bisa membuat kulit kepala menjadi sensitif. Sebaiknya keramas dengan benar agar tidak memperparah masalah ketombe.

Editors' Picks

3. Bilas dengan bersih

3. Bilas bersih
Pexels/Pixabay

Terkadang banyak kasus yang membilas rambut tidak bersih. Masih banyak sampo yang terdapat pada rambut. Jika dibiarkan, hal tersebut akan mengakibatkan pori-pori kulit kepala tersumbat karena sisa residu dari sampo.

Jika pori-pori kulit kepala sudah tersumbat maka akan cepat berminyak dan kotor. Jadi pastikan membilas rambut ketika sedang berkeramas dengan bersih. Untuk memastikannya, Mama bisa mengusap-usap rambut secara perlahan untuk mengetahui apakah ada sisa sampo pada rambut.

4. Menggunakan cuka apel

4. Menggunakan cuka apel
Pixabay/rawpixel

Cuka apel memang banyak memiliki manfaat untuk kecantikan salah satunya mengatasi masalah ketombe. Cuka apel memiliki tingkat keasaman yang tinggi sehingga dapat menghilangkan jamur pada kulit kepala.

Cuka apel memang cocok untuk mengatasi ketombe basah karena dapat mencegah pertumbuhan bakteri pada kulit kepala. Cara menggunakannya pun hanya mencampurkan cuka apel dan air dengan sama banyak. Lalu dimasukan pada botol spray agar mudah diaplikasikan.

Semprotkan pada rambut dan kulit kepala secara merata. Lalu diamkan selama 20-30 menit dan tutup rambut dengan handuk. Bilas seperti keramas biasa sampai bau cuka menghilang. Gunakan cara ini sebanyak dua kali dalam seminggu untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

5. Untuk Papa, bisa gunakan sampo khusus laki-laki

5. Papa, bisa gunakan sampo khusus laki-laki
Unsplash/Charisse Kenion

Banyak perusahaan obat atau kosmetik yang mengeluarkan produk khusus laki-laki. Sama seperti halnya sampo antiketombe. Jika Papa mempunyai masalah ketombe maka baiknya menggunakan sampo antiketombe khusus.

Hal ini dikarenakan kulit kepala laki-laki menghasilkan minyak dua kali lipat dari perempuan. Sering kali melihat bahwa laki-laki keramas hampir setiap hari.

Sebaiknya keramas sebanyak dua hari sekali agar kulit kepala tidak kering. Jangan sampai lebih dari dua hari juga karena akan membuat rambut berminyak dan menimbulkan ketombe.

6. Jangan tidur dengan keadaan rambut basah

6. Jangan tidur keadaan rambut basah
Pexels.com/Vlada Karpovich

Keramas pada malam hari memang bisa merelaksasikan tubuh dari kegiatan selama sehari penuh. Namun, hal ini harus dihindari karena akan membuat rambut dan bantal menjadi lembab. Selain itu, bisa membuat rambut menjadi mudah lepek.

Jadi, pastikan saat keramas malam baiknya keringkan terlebih dahulu rambut. Cara lainnya juga bisa mengatur waktu keramas dengan tidur.

Serta gunakan handuk mikrofiber agar menyerap lebih cepat dari biasanya. Mama juga bisa mengeringkan rambut dengan hair dryer. Mulai sekarang sebaiknya hindari kebiasaan ini ya, Ma.

7. Mencuci sisir

7. Mencuci sisir
amazon.com
sediakan sisir di dalam tas

Ternyata sisir perlu juga dicuci sama seperti halnya kuas makeup. Sisir yang kotor juga bisa menyebabkan tumbuhnya jamur. Jika sudah berjamur maka kulit kepala akan berketombe. Jadi, sebaiknya cuci sisir paling tidak satu bulan sekali.

Sisir yang bersih akan mengurangi munculnya ketombe dan tidak memperparah masalah tersebut juga. Selain itu, serpihan ketombe juga bisa saja menempel pada sisir yang bisa membuat rambut kotor.

Itulah beberapa cara mengatasi ketombe basah yang bisa menurunkan tingkat kepercayaan diri seseorang. Tidak hanya wajah saja yang perlu diperhatikan tetapi rambut juga ya, Ma. Semoga membantu dan bermanfaat.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.