Bagi kamu yang punya karpet di rumah, coba sering-sering diperhatikan, ya. Sekilas mungkin karpet tampak bersih-bersih saja, tapi jika diperhatikan lebih teliti lagi ternyata menyimpan noda jamur. Tentu saja noda ini bukan cuma merusak penampilan ruangan, tetapi juga berisiko menimbulkan bau apak serta masalah kesehatan pernapasan akibat jamur.
Sikat Perlahan, Ini 8 Cara Menghilangkan Noda Jamur di Karpet

Noda jamur pada karpet dipicu kelembapan tinggi, sirkulasi buruk, atau tumpahan yang tak dikeringkan, sehingga memicu bau apak, gangguan pernapasan, dan kerusakan serat.
Pembersihan dimulai dengan vacuum cleaner atau tepuk-terpuk karpetnya, lalu sikat lembut secara memutar. Noda dapat ditangani memakai cuka-air, sabun cuci piring, cairan antijamur, atau baking soda.
Sisa cairan pembersih perlu diangkat dengan kain basah secukupnya. Karpet wajib dikeringkan total di bawah matahari, kipas, atau dehumidifier agar kelembapan dan jamur tidak kembali.
Adapun penyebab utama tumbuhnya spora jamur di serat karpet bisa karena kelembapan udara yang tinggi, sirkulasi udara yang buruk, atau ada tumpahan air yang tidak segera dikeringkan.
Bahkan, noda ini dapat merusak struktur karpet dan membuatnya semakin sulit dibersihkan jika dibiarkan terlalu lama. Oleh karena itu, kamu harus menanganinya secara cepat dan tepat untuk menghentikan penyebarannya.
Namun, bagaimana caranya? Untuk mengetahui lengkapnya, Popmama.com akan membagikan rangkuman terkait cara menghilangkan noda jamur di karpet.
Simak hingga akhir, ya!
Deretan Cara Menghilangkan Noda Jamur di Karpet
1. Sedot dengan vacuum cleaner terlebih dahulu

Pexels/rdne Sebelum menggunakan cairan pembersih, kamu perlu membersihkan permukaan karpet menggunakan vacuum cleaner terlebih dahulu. Langkah ini bertujuan mengangkat debu, kotoran, serta spora jamur yang menempel di permukaan, sehingga tidak semakin menyebar saat proses pembersihan dilakukan.
Membersihkan karpet dengan vacuum cleaner juga membuat cairan pembersih dapat bekerja lebih efektif langsung pada noda jamur. Jika tak punya vacuum cleaner, kamu bisa menepuk-nepuk karpet di area terbuka sambil menggunakan sikat berbulu lembut untuk mengangkat kotoran yang menempel.
2. Sikat dengan gerakan memutar

Magnific Saat membersihkan noda jamur, disarankan untuk menggunakan sikat berbulu halus agar serat karpetnya dapat tetap terjaga. Kemudian, gerakan menyikatnya dilakukan secara memutar dan perlahan agar noda terangkat tanpa menyebabkan kerusakan pada permukaan karpet.
Jika kamu menyikatnya terlalu keras, serat karpet akan jadi cepat rusak atau kusut. Oleh karena itu, kamu bisa melakukan proses ini secara bertahap hingga noda mulai memudar.
3. Gunakan larutan cuka putih dan air

Magnific/Mateus-Andre Cuka putih menjadi bahan alami yang cukup efektif membantu mengatasi noda jamur sekaligus mengurangi bau apak pada karpet. Caranya cukup campurkan cuka putih dan air dengan perbandingan 1:1, lalu semprotkan secukupnya pada area yang berjamur.
Diamkan selama sekitar 10–15 menit agar larutan bekerja melonggarkan noda. Setelah itu, gosok perlahan menggunakan sikat berbulu halus atau kain microfiber. Terakhir, lap menggunakan kain bersih hingga sisa larutan terangkat.
4. Gunakan sabun cuci piring

Magnific Apabila noda jamurnya masih terlihat, kamu bisa menggunakan campuran sabun cuci piring dan air hangat. Larutan ini mampu membantu kamu untuk mengangkat noda jamur tanpa merusak sebagian besar jenis serat karpet.
Caranya celupkan kain bersih ke dalam larutan, kemudian tepuk-tepuk area yang bernoda. Ingat, hindari menggosoknya terlalu keras karena bisa membuat noda masuk lebih dalam ke serat karpet dan berisiko merusak teksturnya.
5. Gunakan cairan antijamur khusus karpet

Pexels/towfiqu-barbhuiya Kalau ternyata noda jamurnya sudah cukup parah, kamu dapat menggunakan cairan antijamur yang memang diformulasikan khusus untuk karpet. Jangan lupa untuk mengikuti petunjuk penggunaan pada kemasannya agar cairan bekerja secara optimal tanpa merusak bahan karpet.
Produk antijamur umumnya mengandung bahan aktif yang mampu membunuh jamur hingga ke akar dan mencegah pertumbuhannya kembali. Setelah diaplikasikan, pastikan ruangan memiliki sirkulasi udara yang baik agar karpet lebih cepat kering.
6. Gunakan baking soda

Pexels/2160008076 Baking soda dikenal mampu menyerap kelembapan, bau apak, serta membantu mengangkat noda ringan akibat jamur. Adapun cara penggunaannya dengan menaburkan baking soda secara merata pada area yang terkena noda setelah karpet dibersihkan.
Diamkan selama beberapa jam atau semalaman agar baking soda menyerap kelembapan secara maksimal. Setelah itu, kamu bisa menyedotnya kembali menggunakan vacuum cleaner hingga tidak ada sisa bubuk yang tertinggal pada serat karpet.
7. Bilas menggunakan kain basah bersih

Magnific Setelah noda berhasil dibersihkan, jangan lupa mengangkat sisa sabun atau cairan pembersih menggunakan kain bersih yang telah dibasahi air agar tidak ada residu yang tertinggal pada serat karpet.
Residu sabun yang dibiarkan menempel justru dapat menarik debu dan membuat karpet kembali terlihat kotor dalam waktu singkat. Gunakan air secukupnya saja agar karpet tidak terlalu basah.
8. Jemur di bawah sinar matahari atau keringkan dengan kipas angin

Pexels/betusmusum Kalau semua tahap di atas sudah dilakukan, langsung keringkan karpet dengan cara dijemur di bawah sinar matahari selama beberapa jam. Paparan sinar matahari membantu mengeringkan karpet secara menyeluruh sekaligus mengurangi kelembapan yang menjadi penyebab utama tumbuhnya jamur.
Selain dijemur, kamu juga dapat menggunakan kipas angin atau dehumidifier untuk mempercepat proses pengeringan karpet, terutama jika cuacanya sedang hujan atau ruangannya minim sinar matahari. Aliran udara yang baik membantu mengurangi kadar air yang tersisa di dalam serat.
Dehumidifier juga efektif menurunkan tingkat kelembapan ruangan, sehingga jamur tidak mudah tumbuh kembali. Cara ini sangat disarankan bagi rumah yang memiliki tingkat kelembapan tinggi atau sirkulasi udara yang kurang baik.
Jika karpet dibiarkan lembap malah berisiko jamur tumbuh kembali. Oleh karena itu, pastikan seluruh bagian karpet benar-benar kering sebelum digunakan atau digelar kembali di dalam ruangan, ya.
Itulah rangkuman terkait cara menghilangkan noda jamur di karpet. Jangan lupa untuk selalu melakukan perawatan rutin pada karpet agar masalah yang sama tidak terulang kembali, ya.





















