5 Tanaman Hias yang Tidak Beracun dan Aman untuk Kucing

Beberapa tanaman hias ini, daun dan bunganya aman jika tak sengaja dimakan kucing

16 Oktober 2021

5 Tanaman Hias Tidak Beracun Aman Kucing
Freepik

Bagi pemilik hewan peliharaan, rasanya ragu untuk menyimpan tanaman hias di dalam rumah. Apalagi hewan peliharaan seperti kucing, mereka senang bergerak aktif dan memakan semua yang dianggapnya menarik.

Kalau sudah begini, bisa-bisa tanaman hias yang sudah tertata rapi di buat berantakan oleh mereka. Selain itu, Mama mungkin khawatir apabila si Kucing mengunyah daun atau bunganya. Pasalnya kita tidak tahu apakah tanaman tersebut beracun untuknya atau tidak?

Nah Ma, penasaran tanaman hias apa saja yang aman untuk kucing dan hewan peliharaan lainnya? Kali ini Popmama.com telah merangkumnya dari good housekeeping.

Yuk, disimak!

1. Anggrek 

1. Anggrek 
Pexels

Anggrek banyak dijadikan sebagai hiasan rumah. Bunganya terdiri dari berbagai warna seperti ungu, putih, kuning, dan merah. Tampilannya yang cantik tentu akan menarik perhatian hewan peliharaan kita di rumah.

Namun jangan khawatir, anggrek merupakan salah satu tanaman hias yang aman jika tak sengaja tergigit oleh kucing. 

Selain itu perawatannya pun mudah, karena tidak perlu sering-sering diberi air. Sebagian besar anggrek ditanam di kulit kayu, sabut kelapa, serat pakis atau mungkin sekam arang.

Maka dari itu, kebutuhan mereka akan air relatif kecil. Mama bisa menyiramnya setiap seminggu sekali atau jika sudah agak kering.

Editors' Picks

2. Kimberly queen fern 

2. Kimberly queen fern 
freshpet.com

Kimberly queen fern merupakan salah satu tanaman hias sejenis tanaman paku-pakuan atau pakis. Daunnya tampak unik berbentuk memanjang warna hijau tua.

Meskipun terbilang aman untuk kucing, sebaiknya Mama meletakan tanaman ini di pot gantung karena sayang jika dirusak.

Tanaman ini tahan dengan cuaca panas dan kering. Kimberly queen fern bisa dibilang memang sangat mudah beradaptasi. Oleh karenanya, cocok untuk diletakan di balkon saat cuaca panas dan disimpan di ruang tamu saat cuacanya dingin. 

3. Peperomia obtusifolia

3. Peperomia obtusifolia
contemporist.com

Peperomia obtusifolia memiliki nama lain yaitu, baby rubber plant.

Tanaman hias yang ramah dengan hewan peliharaan ini memiliki daun cekung seperti mangkuk, serta akan tumbuh bunga kecil berwarna putih.

Mama tak perlu menyiramnya terlalu sering, cukup 1-2 minggu sekali saja. Letakkan di tempat yang tidak terkena matahari langsung. 

Tanaman hias ini bisa tumbuh hingga setinggi 25-30 cm, mampu menghasilkan kadar oksigen yang tinggi, bahkan dapat membunuh bakteri dan jamur spora yang ada di daun.

Oleh karenanya, tanaman ini cocok untuk Mama dan keluarga yang memiliki riwayat asma. 

4. Bird nest fern

4. Bird nest fern
indoorplantcenter.com

Birds nest fern atau pakis sarang burung adalah salah satu tanaman hias yang aman untuk hewan peliharaan, seperti kucing dan anjing. 

Paku sarang burung termasuk ke dalam suku Polypodiaceae. Daunnya berbentuk lurus memanjang dan pinggirnya agak bergelombang. Tanaman ini menyukai kelembapan dan tidak membutuhkan banyak cahaya alami, sehingga cocok untuk dijadikan dekorasi dalam ruangan.

5. Cat Grass 

5. Cat Grass 
goodhousekeeping.com

Cat grass atau rumput kucing ini merupakan tanaman hias yang aman dan tidak beracun. Tak perlu khawatir saat hewan peliharaan kita tak sengaja memakannya, karena daun cat grass kaya nutrisi untuk kucing.

Namun, sebaiknya Mama tidak meletakkan cat grass di dekat tanaman lainnya, agar mereka tahu bahwa yang bisa dikunyah hanya tanaman ini saja.

Cat grass membutuhkan cahaya terang hingga sinar matahari penuh. Apabila ditanam di dalam ruangan, letakkan di ambang jendela atau tempat yang terkena paparan sinar matahari.

Jangan lupa untuk sering-sering menyiramnya, cat grass kondisinya tidak boleh terlalu kering. Siram saat 25 persen permukaan tanahnya sudah terlihat kering. 

Nah Ma, itulah beberapa tanaman hias yang aman untuk kucing dan hewan peliharaan lainnya. Meski begitu, tetap jauhkan tanaman hias dari kucing-kucing peliharaan ya agar tidak dirusak olehnya!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.