"Terlepas dari semua yang udah gue jelaskan, gue mengakui memang ada beberapa kali kelalaian pada tahun 2023 dalam membayarkan kewajiban dikarenakan pada saat itu gue sedang menghadapi case dalam bisnis. Tapi rasanya nggak fair kalo ybs ber-statement seakan-akan gue nggak kasih ‘nafkah’. Win-win solution yang ybs berikan untuk menukar rumah, bukan sebagai alasan gue untuk tidak menafkahi anak-anak lagi. Karna nominal KPR yang harus dibayarkan untuk rumah tersebut sama dengan nominal nafkah, jadi gue alokasikan uang nafkah dengan membayarkan KPR,” tutur Okin.
Pembelaan Okin soal Jual Rumah Xabiru, Bantah Cerita Rachel Vennya

Okin menjelaskan rumah Xabiru resmi menjadi miliknya sejak 2021 dan penjualan dilakukan demi mengakhiri konflik harta dengan Rachel Vennya serta menjaga ketenangan anak-anak mereka.
Ia membantah tuduhan tidak menafkahi, menjelaskan nafkah dialihkan untuk membayar cicilan KPR sesuai kesepakatan, meski sempat ada kelalaian karena masalah bisnis pada 2023.
Okin menegaskan Rachel Vennya sudah tahu rencana pengecekan rumah sebelum dijual, namun terjadi salah paham komunikasi hingga isu ini viral di media sosial.
Viral perselisihan drama soal isu penjualan rumah Xabiru, anak Niko Al-Hakim alias Okin dengan mantan istrinya, Rachel Vennya. Ini mencuat setelah Rachel Vennya menceritakan kasus terkait rencana penjualan rumah itu di broadcast channel miliknya.
Okin akhirnya angkat bicara dan memberikan klarifikasi panjang melalui akun pribadinya pada Minggu (5/4/2026) dini hari. Ia menjelaskan tidak hanya masalah properti, Okin juga membeberkan duduk perkara yang jauh lebih kompleks, mulai dari status legal kepemilikan aset, kesepakatan verbal yang gagal, hingga skema nafkah.
Ia menegaskan bahwa penjualan rumah tersebut bukanlah langkah impulsif, melainkan upaya terakhir untuk memutus rantai perselisihan harta demi ketenangan masa depan anak-anak mereka.
Berikut Popmama.com rangkum poin-poin penting pembelaan Okin soal jual rumah Xabiru yang sekaligus membantah cerita Rachel Vennya.
1. Kepemilikan rumah dan tawaran menukar nafkah

Okin menjelaskan bahwa rumah tersebut awalnya dibeli sebagai harapan masa depan keluarga kecil mereka sebelum anak pertama lahir. Namun, setelah perceraian pada tahun 2021, rumah tersebut secara resmi diserahkan menjadi hak milik Okin melalui dokumen legal.
"2021: dalam pembagian harta tsb, ybs (Rachel Vennya) memutuskan rumah tersebut menjadi bagian gue. 2023: terdapat kelalaian gue dalam membayarkan kewajiban, karena disaat gue sedang menghadapi case dalam bisnis yang sempat membuat gue burned out. Sehingga munculah perhitungan dari ybs sejumlah nominal dan penawaran di bawah (memberikan rumah),” tulis Okin.
2. Okin menampik isu “tidak menafkahi” karena diganti untuk membayar KPR

Lewat penjelasan di atas Okin ingin menjawab tuduhan "tidak menafkahi". Menurutnya, ada kesepakatan (win-win solution) di mana uang yang seharusnya menjadi nafkah bulanan dialokasikan untuk membayar cicilan KPR rumah yang ditempati anak-anak.
3. Masalah cicilan bank dan komunikasi yang buruk

Okin mengklarifikasi isu mengenai rumah yang akan disita atau dilabeli oleh bank. Ia mengklaim selalu melakukan pembayaran rutin, namun ada kesalahpahaman teknis dengan pihak bank.
Ia juga menyayangkan komunikasi yang memburuk karena posisi rumah tersebut sudah ditempati oleh keluarga mantan istrinya.
"Diawal tahun 2026, ada kesalahpahaman dalam pembayaran rumah tersebut antara gue dan bank, yang mana gue merasa sudah melakukan pembayaran setiap bulannya. Namun, pihak bank mengatakan ada miss yang membuat pihak bank ingin melabeli rumah tersebut. Sementara menurut sepengetahuan gue, untuk melabeli rumah itu bisa dilakukan jika belum membayar selama 3 bulan,” jelas Okin.
4. “Deal Verbal” dianggap gagal
Okin mengakui bahwa kesepakatan lisan mengenai rumah yang sempat dibuat tidak berjalan mulus. Karena kesepakatan verbal tersebut gagal, ia memutuskan untuk mengembalikan semuanya ke status awal: rumah tetap miliknya (untuk dijual/diolah), dan ia akan membayar kembali uang mut'ah serta nafkah secara tunai seperti semula.
"Sekali lagi gue tegaskan, karna deal-an secara verbal ini akhirnya tidak berjalan dengan baik, maka akan dikembalikan kepada hakekatnya. Yaitu rumah yang atas perjanjian kesepakatan bersama setelah cerai, adalah milik gue,” tulis Okin.
5. Okin mengaku Rachel Vennya tahu rumah akan dijual

Dalam unggahan ini Okin menjelaskan ia merasa heran dengan ledakan amarah mantan istrinya itu di media sosial. Padahal menurutnya mereka sudah sempat mencapai titik temu secara privat sebelum isu ini viral.
“Yang gue bingung, kenapa narasi yang ditulis seakan-akan ybs marah mengetahui soal penjualan rumah? Sedangkan beberapa hari lalu gue dan ybs sudah menemukan titik tengah mengenai rumah tsb,” tuturnya.
Dari klarifikasi yang ditulis, Okin mengaku sudah menginfokan kepada Rachel Vennya bahwa akan ada pihak yang datang ke rumah untuk mengecek kondisi bangunan. Di WhatsApp yang di-screenshot Okin, Rachel tampak menyetujui opsi untuk kembali ke skema awal saat cerai, yaitu pembayaran nafkah secara tunai jika rumah tersebut memang ingin diambil kembali oleh Okin.
Perselisihan muncul karena adanya perbedaan persepsi antara "mengecek" dan "mengukur", serta kekhawatiran Rachel bahwa rumah harus dikosongkan seketika.
"Pada hari rabu malam, gue menginfokan kepada ybs bahwa pada hari kamis siang akan ada orang datang untuk mengecek kondisi rumah... ybs sudah mengetahui mengenai akan terjadi pengecekkan bukan pengukuran,” jelas Okin.
6. Keputusan menjual rumah demi ketenangan

Karena konflik yang terus meruncing dan melibatkan banyak pihak bahkan sampai di media sosial, Okin memutuskan untuk menjual rumah tersebut. Tujuannya adalah untuk memutus rantai perselisihan soal harta demi keberlangsungan hidup anak-anak mereka.
“Karena semua masalah ini sudah terlalu panjang dan terlalu jauh, gue memutuskan untuk menjual rumah tersebut karena gue merasa banyak timbulnya perselisihan. Dari awal gue sudah menawarkan untuk membalik nama, namun tidak pernah terjadi. Harapan gue, hanya ingin menjalankan hubungan baik demi keberlangsungan hidup anak-anak tanpa ada sangkut paut mengenai harta benda,” tegasnya.
7. Okin meminta maaf ke Xabiru dan Chava

Di akhir klarifikasinya, Okin menyampaikan permintaan maaf yang mendalam kepada kedua anaknya. Ia mengakui ketidaksempurnaannya sebagai papa namun berjanji akan terus berjuang untuk memberikan yang terbaik bagi masa depan mereka.
“Gue meminta maaf sebesar-besarnya terhadap Xabiru dan Chava atas ketidaksempurnaan gue sebagai Ayah. Tidak pernah sedikitpun terlintas dipikiran gue untuk tidak berkontribusi dalam menafkahi mereka, karena itu merupakan kewajiban gue sebagai Ayah. Gue selalu ingin memberikan yang terbaik untuk keberlangsungan hidup Xabiru dan Chava,” tuturnya.
Itulah tadi klarifikasi Okin soal jual rumah Xabiru dengan Rachel Vennya yang sempat memanas. Dalam unggahannya Okin juga mengklarifikasi soal pengancaman hingga beberapa hal lain yang sempat membuat ia viral.


















