Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install
For
You

7 Persiapan yang Harus Dilakukan saat Mati Lampu di Rumah

7 Persiapan yang Harus Dilakukan saat Mati Lampu di Rumah
Unsplash/Alex Moliski
Intinya Sih
  • Siapkan lampu darurat, power bank, serta persediaan makanan dan air untuk menghadapi pemadaman listrik.

  • Lindungi peralatan elektronik dengan mencabut kabel dari stopkontak dan jaga suhu makanan di dalam kulkas.

  • Pantau informasi resmi dari PLN serta siapkan kebutuhan darurat keluarga agar tetap aman selama listrik padam.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Pemadaman listrik sering kali datang tanpa diduga. Selain mengganggu aktivitas sehari-hari, mati lampu juga bisa memengaruhi kenyamanan hingga keamanan anggota keluarga, terutama jika terjadi pada malam hari atau berlangsung dalam waktu yang cukup lama.

Agar tidak panik saat listrik padam, ada beberapa persiapan sederhana yang bisa dilakukan sebelumnya. Dengan perlengkapan yang memadai, Mama dan keluarga tetap dapat beraktivitas dengan lebih aman dan nyaman hingga aliran listrik kembali normal.

Nah, dalam artikel ini Popmama.com telah mengumpulkan beberapa persiapan yang harus dilakukan saat mati lampu di rumah.

Yuk, disimak!

Deretan Persiapan yang Harus Dilakukan saat Mati Lampu di Rumah

1. Siapkan senter dan lampu darurat di tempat yang mudah dijangkau

Persiapan yang Harus Dilakukan saat Mati Lampu di Rumah
Pexels/life of village

Sumber penerangan menjadi kebutuhan utama ketika listrik tiba-tiba padam, terutama pada malam hari. Sebaiknya setiap rumah memiliki minimal satu lampu darurat atau senter yang disimpan di lokasi yang mudah dijangkau oleh seluruh anggota keluarga, misalnya di ruang tamu atau dekat kamar tidur.

Pastikan pula baterai senter masih berfungsi dengan baik atau lampu darurat telah terisi penuh.

Sebisa mungkin hindari menggunakan lilin sebagai sumber cahaya karena berisiko menyebabkan kebakaran jika tidak diawasi. Menggunakan lampu LED darurat jauh lebih aman dan praktis untuk digunakan dalam waktu yang lama.

2. Pastikan power bank dan ponsel selalu memiliki daya

Persiapan yang Harus Dilakukan saat Mati Lampu di Rumah
Pexels/DEBRAJ ROY

Ponsel menjadi alat komunikasi yang sangat penting saat terjadi keadaan darurat. Oleh karena itu, biasakan mengisi daya ponsel sebelum tidur atau ketika ada pemberitahuan mengenai potensi pemadaman listrik dari pihak terkait.

Selain ponsel, memiliki power bank yang selalu terisi penuh juga sangat membantu. Perangkat ini dapat digunakan untuk mengisi ulang ponsel, senter isi ulang, maupun perangkat kecil lainnya, sehingga komunikasi dengan keluarga dan akses terhadap informasi resmi tetap terjaga selama listrik belum menyala kembali.

3. Simpan persediaan air minum dan makanan siap saji

Persiapan yang Harus Dilakukan saat Mati Lampu di Rumah
Pexels/julia m cameron

Pemadaman listrik yang berlangsung cukup lama dapat menghambat aktivitas memasak, terutama jika peralatan dapur bergantung pada listrik. Oleh sebab itu, sebaiknya selalu tersedia persediaan air minum dan makanan yang praktis dikonsumsi tanpa proses memasak yang rumit.

Mama bisa menyiapkan roti, biskuit, makanan kaleng, susu UHT, mi instan yang dapat dimasak menggunakan kompor gas, hingga camilan bergizi.

Persediaan ini akan sangat membantu apabila di rumah terdapat anak-anak, lansia, maupun anggota keluarga yang membutuhkan makanan secara rutin.

4. Cabut peralatan elektronik yang tidak digunakan

Persiapan yang Harus Dilakukan saat Mati Lampu di Rumah
Pexels/Markus Spiske

Saat listrik padam, ada baiknya segera mencabut kabel beberapa perangkat elektronik seperti televisi, komputer, AC, mesin cuci, atau microwave dari stopkontak.

Langkah sederhana ini dapat membantu mengurangi risiko kerusakan akibat lonjakan arus listrik ketika pasokan listrik kembali menyala.

Jika memungkinkan, sisakan satu lampu atau satu perangkat sederhana sebagai penanda bahwa listrik telah kembali normal. Dengan begitu, Mama tidak perlu terus-menerus memeriksa kondisi listrik secara manual.

5. Jaga suhu makanan di dalam kulkas

Persiapan yang Harus Dilakukan saat Mati Lampu di Rumah
Unsplash/Onur Burak Akın

Selama listrik padam, usahakan untuk tidak terlalu sering membuka pintu kulkas maupun freezer. Setiap kali pintu dibuka, udara dingin akan keluar sehingga suhu di dalam kulkas meningkat dan makanan menjadi lebih cepat rusak.

Apabila pintu kulkas tetap tertutup, suhu dingin biasanya masih dapat bertahan selama beberapa jam. Oleh karena itu, sebaiknya ambil makanan atau minuman seperlunya saja agar kualitas bahan makanan tetap terjaga hingga listrik kembali menyala.

6. Siapkan kotak P3K dan kebutuhan darurat keluarga

Persiapan yang Harus Dilakukan saat Mati Lampu di Rumah
Pexels/Roger Brown

Selain perlengkapan penerangan, kotak P3K juga menjadi salah satu perlengkapan penting yang sebaiknya selalu tersedia di rumah. Pastikan isinya lengkap, mulai dari obat-obatan dasar, plester, kasa steril, antiseptik, termometer, hingga obat yang rutin dikonsumsi anggota keluarga.

Jika di rumah terdapat bayi, Mama juga dapat menyiapkan susu formula, popok, tisu basah, atau perlengkapan lain yang mungkin dibutuhkan selama listrik padam.

Persiapan ini akan membuat keluarga lebih siap menghadapi situasi darurat tanpa harus terburu-buru mencari kebutuhan penting.

7. Simpan nomor darurat dan pantau informasi resmi

Persiapan yang Harus Dilakukan saat Mati Lampu di Rumah
Pexels/www.kaboompics.com

Ketika terjadi pemadaman listrik, informasi resmi sangat penting untuk mengetahui penyebab dan perkiraan waktu pemulihan. Simpan nomor layanan pelanggan PLN maupun nomor darurat lainnya agar mudah dihubungi apabila diperlukan.

Mama juga dapat memantau informasi melalui aplikasi atau media sosial resmi PLN sehingga tidak mudah percaya pada informasi yang belum tentu benar. Dengan memperoleh informasi yang akurat, keluarga dapat menentukan langkah yang tepat apabila pemadaman berlangsung lebih lama dari perkiraan.

Itulah beberapa persiapan yang harus dilakukan saat mati lampu. Mati lampu memang tidak bisa diprediksi, tetapi keluarga dapat mengurangi berbagai risikonya dengan persiapan yang matang.

Menyediakan perlengkapan darurat dan mengetahui langkah yang tepat akan membantu aktivitas di rumah tetap berjalan lebih nyaman hingga listrik kembali menyala.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dimas Prasetyo
EditorDimas Prasetyo

Related Articles

See More