5 Cara Menghadapi Suami yang Mudah Cemburu

Jangan sampai kondisi ini memengaruhi hubungan pernikahan Mama, ya

10 November 2020

5 Cara Menghadapi Suami Mudah Cemburu
Pexels/Freestocks.org

Menjadi pasangan suami istri berarti harus bisa menerima pasangan apa adanya, termasuk segala sifat dan kepribadiannya.

Termasuk salah satunya menerima jika ternyata Papa memiliki tingkat kecemburuan yang tinggi. Seringkali hal ini bisa membuat Mama stres, lho.

Terlebih jika Mama tidak memahami bagaimana cara menghadapi sifat cemburu berlebihan yang mungkin sering ditunjukkan oleh Papa.

Terutama jika pekerjaan atau aktivitas sehari-hari Mama mengharuskan untuk banyak berkomunikasi dengan lawan jenis.

Nah, bagaimana cara memahami dan menghadapi suami yang mudah cemburu agar tak mengganggu kualitas hubungan pernikahan?

Berikut rangkuman informasinya, Ma:

1. Memahami bahwa cemburu adalah hal normal

1. Memahami bahwa cemburu adalah hal normal
Pexels/Vera Arsic

Menurut penulis buku ‘Love Lust: Living Beyond a Broken Marriage’, Dr David B. Hawkins, cemburu adalah salah satu respons dalam hubungan yang sangat normal.

Saat hubungan pernikahan tampak tidak ‘aman’ dan muncul sosok lawan jenis yang mungkin akan bisa memikat pasangan, wajar jika kemudian rasa cemburu datang.

Hawkins menyebut hal ini harus dipahami dulu oleh istri. Cemburu adalah tanda yang kali pertama ditunjukkan ketika rasa tidak aman tersebut datang.

Ini berarti pada dasarnya Papa hanya takut kehilangan Mama. Biasanya, tidak ada alasan lain di balik munculnya rasa cemburu ini selain rasa khawatir akan kehilangan pasangan.

Editors' Picks

2. Cari tahu penyebab utamanya

2. Cari tahu penyebab utamanya
Pexels/Rawpixel.com

Saat Mama mulai paham bahwa Papa sering cemburu, coba cari tahu apa saja hal-hal yang bisa membuat Papa merasa tidak nyaman.

Ajak Papa bicara dalam suasana yang nyaman dan tenang, hindari mengobrol di restoran yang ramai atau di tempat yang banyak orang berlalu-lalang.

Berikan pertanyaan yang paling mendasar, Ma. Tanyakan apa yang sebenarnya membuat Papa cemburu? Dengan begitu, sebisa mungkin Mama bisa menghindari faktor pemicu tersebut.

Dengarkan dulu penjelasan dari Papa sampai selesai. Hindari memotong pembicaraannya, apalagi sampai mengajukan pembelaan untuk diri sendiri, Ma. Ini justru bisa memicu pertengkaran.

Jika sudah diketahui hal-hal apa saja yang bisa membuat Papa cemburu, tanyakan kembali apa sebenarnya yang menimbulkan perasaan cemburu tersebut muncul.

Apakah mungkin pernah ada rasa trauma mengenai hubungan percintaannya di masa lalu atau justru ada kaitannya dengan diri Mama sendiri.

Berbagi rasa takut ini disebutkan Hawkins bisa efektif membuat Papa merasa lebih aman. Dengan begitu, tingkat kecemburuannya sangat mungkin akan menurun dan bahkan menghilang karena kepercayaannya dengan Mama meningkat.

3. Pastikan komunikasi selalu terbuka

3. Pastikan komunikasi selalu terbuka
Pexels/Bruce Mars

Agar tidak timbul rasa curiga atau cemburu yang berlebihan, ciptakan suasana komunikasi yang terbuka dan lancar.

Saat Mama pergi ke luar rumah, pastikan Mama dengan jujur menyampaikan rencana aktivitas di hari tersebut.

Usahakan juga supaya jalur komunikasi dengan Papa tidak tertutup. Misalnya, dengan mematikan ponsel atau sengaja tidak membalas chat. Ini justru bisa membuat Papa jadi cemburu lho, Ma.

Ciptakan suasana komunikasi yang terbuka dan bisa dipercaya. Dengan begitu, taka da yang perlu diragukan lagi oleh Papa kepada Mama, bukan?

4. Hindari berbohong

4. Hindari berbohong
Pexels/SplitShire

Salah satu prinsip penting yang perlu Mama pahami saat Papa memiliki sifat yang mudah cemburu adalah hindari berbohong.

Apapun suasana yang tengah Mama hadapi, ceritakan dan sampaikan dengan jujur kepada Papa. Termasuk dalam urusan pekerjaan, bagaimana hubungan pertemanan dengan rekan kerja, dan lain sebagainya.

Berbohong dalam alasan apapun, biasanya akan menjadi lebih sulit diterima ketika pada dasarnya Papa sudah memiliki rasa khawatir atau cemburu yang berlebihan.

Kepercayaan Papa kepada Mama juga sangat mungkin akan berkurang ketika kebohongan ini terungkap. Jadi, jaga juga rasa percaya Papa dengan selalu berkata jujur ya, Ma!

5. Ciptakan suasana rumah yang penuh cinta

5. Ciptakan suasana rumah penuh cinta
Pexels/Jasmine Wallace

Alih-alih menciptakan suasana rumah yang tidak nyaman dan bisa membuat Papa tidak aman, cobalah untuk membuat rumah menjadi penuh cinta dan rasa aman, Ma.

Salah satunya adalah dengan tidak ragu mengungkapkan rasa cinta dengan Papa. Meski hubungan pernikahan sudah berjalan lama, bukan berarti dilarang untuk mengungkapkan rasa cinta, kan?

Dengan begitu, Papa akan merasa benar-benar dicintai dan juga merasa aman. Hal ini sangat penting terutama jika rasa cemburu datang dari trauma masa lalunya, Ma.

Jika perlu, secara rutin sempatkan untuk jalan-jalan berdua. Tak perlu lama, cukup dengan makan siang di luar atau menonton film berdua di bioskop.

Meski sederhana, cara ini ampuh untuk merekatkan kembali kualitas hubungan antara suami dan istri. Dengan demikian, sifat mudah cemburu Papa pun lama-lama bisa berkurang.

Sebab saat Mama menghabiskan quality time bersama Papa, keterikatan pun tumbuh. Hal inilah yang bisa membuat rasa cemas dan ketidakpercayaan bisa berangsur-angsur berkurang.

Nah, sudah jalan berdua Papa belum nih, Ma, akhir-akhir ini?

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.