Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
For
You

Bernadya Rilis 'Kita Buat Menyenangkan', Terinspirasi Musik 2000-an

Bernadya Rilis 'Kita Buat Menyenangkan', Terinspirasi Musik 2000-an
Dok. Juni Records
Intinya Sih

  • Bernadya dan tim produksi menghidupkan kembali nuansa musik tahun 2000-an yang "nongkrongable" dengan lagu-lagu yang memiliki rasa nostalgia.

  • Album ini membawa konsep pesan 'Bittersweet' yang menceritakan perasaan bimbang antara senang namun takut kecewa di tengah momen bahagia.

  • Bernadya melakukan eksperimen penampilan baru, termasuk warna rambut, untuk mendukung konsep album yang segar namun tetap memiliki sentuhan klasik tahun 2000-an.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Penyanyi muda yang tengah naik daun, Bernadya, kembali menyapa pendengarnya dengan karya terbaru yang unik dan penuh nostalgia.

Bekerja sama dengan JUNI Records, Bernadya mengeksplorasi sisi baru dalam bermusik yang berbeda dari karya-karya sebelumnya. Bukan sekadar lagu galau biasa, kali ini ia membawa pendengar kembali ke era awal milenium.

Dalam sesi bincang-bincang bersama CEO JUNI Records, Adryanto Pratono atau yang akrab disapa Mas Boim, Bernadya mengungkapkan proses kreatif di balik album dan single terbarunya, 'Kita Buat Menyenangkan'. Bernadya mengaku banyak melakukan eksperimen untuk mendapatkan warna musik yang tepat, namun tetap terasa personal.

Bernadya dan Adryanto Pratono (CEO JUNI Records) memberikan bocoran mengenai proses kreatif album ini pada Kamis (5/2/2026). Berikut Popmama.com rangkum mengenai Bernadya rilis ‘Kita Buat Menyenangkan’, terinspirasi musik 2000-an.

1. Mengambil inspirasi dari musik era 2000-an yang "nongkrongable"

Bernadya Rilis 'Kita Buat Menyenangkan', Terinspirasi Musik 2000-an
Popmama.com/Niko Abdullah Dahuri

Dalam pengerjaan album kali ini, Bernadya dan tim produksi mencari benang merah yang unik dengan menghidupkan kembali nuansa musik tahun 2000-an. Bernadya bahkan sempat bergurau bahwa ia ingin menghadirkan musik yang "katro", namun tetap enak didengar saat sedang berkumpul bersama teman-teman.

Bernadya menjelaskan bahwa mencari referensi musik era tersebut membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Ia ingin lagu-lagunya memiliki rasa nostalgia seperti musik yang sering diputar di MTV zaman dulu.

Proses ini menjadi tantangan tersendiri baginya untuk menyatukan gaya vokal modernnya dengan aransemen musik yang identik dengan era awal 2000-an.

Konsep "katro" yang dimaksud Bernadya adalah musik yang terasa jujur dan tidak dibuat-buat, persis seperti suasana saat sedang bersantai. Dengan riset yang mendalam bersama tim JUNI Records, ia berhasil mengemas estetika masa lalu tersebut menjadi sebuah karya yang tetap relevan untuk dinikmati oleh generasi sekarang.

2. Menghadirkan pesan 'Bittersweet' sebagai konsep personal di album terbaru

Bernadya Rilis 'Kita Buat Menyenangkan', Terinspirasi Musik 2000-an
Popmama.com/Niko Abdullah Dahuri

Di antara deretan karya barunya, Bernadya menjelaskan bahwa album ini membawa salah satu konsep pesan yang sangat kuat bernama Bittersweet.

Konsep ini lahir dari sebuah perasaan yang sangat manusiawi, yaitu ketakutan akan kebahagiaan yang datang secara berlebihan karena merasa kebahagiaan itu hanya bersifat sementara.

"Selalu ada semacam panggilan atau sesuatu yang membuatku merasa bahwa kebahagiaan ini hanya sementara saja. Aku merasa besok mungkin situasinya tidak akan seperti ini lagi, jadi ada rasa takut saat sudah merasa bahagia yang berlebihan," ungkap Bernadya mengenai makna mendalam di balik konsep tersebut.

Perasaan bimbang antara senang namun takut kecewa inilah yang ingin ia sampaikan melalui rangkaian lagu di album keduanya.

Pesan Bittersweet ini menjadi benang merah emosional bagi pendengar yang mungkin sering merasa cemas di tengah momen bahagia, seolah mengingatkan bahwa setiap perasaan berharga untuk dirasakan meski hanya sesaat.

3. Eksperimen penampilan baru untuk mendukung konsep album

Bernadya Rilis 'Kita Buat Menyenangkan', Terinspirasi Musik 2000-an
Dok. JUNI Records

"Awalnya kami mencari benang merah nostalgia tahun 2000-an yang pas itu seperti apa. Akhirnya aku bilang ke tim, aku ingin musik yang terasa 'katro' atau musik tongkrongan gitu. Musik yang terasa sangat dekat, jujur, dan membawa kembali memori era MTV dulu," jelas Adryanto Pratono selaku CEO JUNI Records .

Tidak hanya dari segi suara, Bernadya juga mulai memperhatikan detail visual untuk mendukung konsep albumnya secara keseluruhan. Dalam percakapan tersebut, ia juga menyinggung tentang perubahan penampilan, termasuk warna rambut yang disesuaikan dengan vibe musik yang lebih segar namun tetap memiliki sentuhan klasik tahun 2000-an.

Adryanto Pratono pun terus mendukung penuh eksperimen Bernadya ini. Mereka bahkan berdiskusi tentang bagaimana gaya musik masa lalu seperti era MTV bisa relevan kembali untuk gaya hidup pendengar masa kini.

Dengan riset yang mendalam, Bernadya berharap album ini bisa menjadi teman setia bagi para pendengarnya di berbagai suasana hati.

Wah, jadi makin nggak sabar ya mendengarkan karya terbaru Bernadya yang kental dengan nuansa nostalgia tahun 2000-an ini.

FAQ Seputar Single Baru dan Album Kedua Bernadya

Apa perbedaan mencolok antara single terbaru ini dengan karya-karya Bernadya sebelumnya?

Perbedaan utamanya terletak pada vibes musiknya. Jika lagu-lagu sebelumnya cenderung bertema gelap dan galau, single terbaru ini menghadirkan nuansa yang lebih terang, ceria, dan hangat. Seolah memberikan warna baru dalam perjalanan musik Bernadya.

Apa makna sebenarnya di balik judul lagu 'Kita Buat Menyenangkan'?

Meski judulnya terdengar sangat positif, lagu ini sebenarnya berangkat dari pemikiran bahwa hidup sering kali tidak menyenangkan. Oleh karena itu, Bernadya ingin menyampaikan pesan bahwa kita harus sengaja berupaya untuk menciptakan momen yang menyenangkan di tengah tantangan hidup.

Mengapa Bernadya mengubah citra visualnya dari warna hitam ke oranye?

Transformasi visual ini sejalan dengan perubahan nuansa musiknya. Bernadya beralih dari dominasi warna hitam ke warna oranye kekuningan yang melambangkan pertumbuhan, harapan, dan fase baru yang lebih cerah dalam kariernya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dimas Prasetyo
EditorDimas Prasetyo
Follow Us

Latest in Life

See More