5 Jenis Permintaan Maaf yang Perlu Kamu Ketahui

Tidak sekadar minta maaf saja

9 Mei 2021

5 Jenis Permintaan Maaf Perlu Kamu Ketahui
Freepik/Jcomp

Saat bertengkar, sebaiknya diakhiri dengan permintaan maaf. Sayangnya, sering yang diam-diam kesal karena permintaan maaf tidak sesuai keinginannya. 

Menurut penulis Chapman dan psikolog Thomas yang membuat buku 'The Five Love Language', ada beberapa jenis permintaan maaf yang bisa dikategorikan satu persatu. 

Saat mengetahui jenis permintaan maaf ini, kamu dan pasangan bisa mengetahui jenis apa yang paling penting untuk diungkapkan. 

Dirangkum Popmama.com, inilah 5 jenis permintaan maaf yang bisa kamu ketahui lebih dalam. 

1. Menunjukkan penyesalan

1. Menunjukkan penyesalan
Freepik

Kebanyakan orang menganggap permintaan maaf tidak sungguh-sungguh jika tidak ada kata maaf di dalamnya. Kamu ingin tahu apakah orang yang sudah menyakitimu benar-benar meminta maaf dengan tulus. 

Bisa dikatakan permintaan maaf dengan kata maaf adalah yang paling penting diantara yang lainnya. Bahkan beberapa orang benar-benar hanya mengakui jenis permintaan maaf yang satu ini saja.

Editors' Picks

2. Maaf dan mengakui kesalahan

2. Maaf mengakui kesalahan
Freepik/yanalya

Saat marah, biasanya seseorang akan kehilangan kesabarannya. Tak sedikit yang bisa berteriak, membanting barang, melempar sesuatu, atau menyakiti dengan kata-kata. 

Efeknya, seseorang bisa merasa tersakiti akan hal itu. Di tahap ini, maaf tidaklah cukup. Ada baiknya kamu juga mengatakan apa yang membuatmu harus dimaafkan.

Seperti contoh, "maaf aku tadi berteriak, aku tahu itu seharusnya tidak dilakukan", atau "maaf aku menyakitimu dengan kata-katamu". 

Ini bisa dilakukan saat kamu harus bertanggung jawab karena telah melakukan sesuatu yang membuat pasanganmu tersakiti. 

3. Permintaan maaf dengan berjanji akan lebih baik lagi

3. Permintaan maaf berjanji akan lebih baik lagi
Freepik/Freepic.diller

Setelah menerima permintaan maaf, orang yang tersakiti biasanya ingin melihat apakah ada perubahan yang dilakukan orang yang telah menyakitinya. 

Saat kamu berbohong, atau berselingkuh, maaf saja tidak cukup. Perlu tindakan lanjut mengenai hal itu. Apakah kamu bisa menunjukkan rasa penyesalan dengan melakukan hal lebih baik dari sebelumnya. 

Jika sebelumnya sudah sering mengecewakan pasangan, maka jenis maaf yang satu ini juga mengubah dan mengganti kekecewaan tersebut dengan sikap yang lebih baik. 

Menurut penjelasan dari Chapman dan Thomas, kadang kita perlu menyertakan tindakan dan janji untuk lebih baik lagi ke depannya untuk menyatakan kesungguhan meminta maaf. 

4. Maaf dan berjanji tidak mengulanginya lagi

4. Maaf berjanji tidak mengulangi lagi
Freepik/benzoix

Maaf jadi tak berguna jika kamu terus menyakiti pasanganmu lagi dan lagi dengan hal yang sama. Menurut Chapman dan Thomas, penting sekali untuk meyakinkan pasangan untuk berjanji tidak mengulanginya lagi. 

Memang, meminta pasangan untuk berhenti dari kebiasaan buruknya, apalagi yang menyakiti kamu, mungkin akan sulit. Namun jika permintaan maaf hanya keluar dari mulut dan tidak disertai tindakan kongkret, maka itu hanyalah omong kosong. 

Kamu bisa berjanji untuk tidak mengulanginya lagi, disertai dengan langkah terencana apa yang bisa dilakukan untuk mendukung hal tersebut. 

Perubahan sekecil apapun bisa membuat pasangan berpikir kamu benar-benar sedang berusaha untuk berubah, dan itulah yang membuat permintaan maaf kamu terlihat tulus. 

5. Memohon permintaan maaf dari pasangan

5. Memohon permintaan maaf dari pasangan
Freepik/cookie_studio

Saat masalah sudah begitu besar, hal sederhana seperti meminta maaf pada pasangan terasa begitu sulit. Semua orang bisa saja mengatakan maaf, namun sedikit yang benar-benar memohon permintaan maaf. 

Seperti contoh, kamu bisa saja mengatakan "maaf, ya" namun akan sedikit sulit jika mengatakan, "Apakah kamu mau memaafkan aku karena..."

Chapman dan Thomas menjelaskan, meminta permohonan maaf terasa lebih sulit karena berpengaruh pada nasib sebuah hubungan. Permohonan maaf bisa saja diterima atau ditolak. 

Namun bagi banyak orang, permohonan maaf yang sungguh-sungguh bisa menyembuhkan rasa sakit hati dan memperbaharui hubungan mereka. 

Meski terasa berat, memohon maaf sangatlah penting, terutama untuk menyelesaikan masalah dan membuka lembaran baru yang lebih baik lagi. 

Itulah 5 jenis permintaan maaf yang bisa Mama terapkan dalam hubungan bersama pasangan. Semoga bisa terus langgeng, ya!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.