Eksklusif: Sudah Jadi Kepala Rumah Tangga, Annov Hari Prabowo Tak Ingin Jadikan Ini Beban

Pasangan yang baru menikah bisa belajar banyak dari pengalaman Annov

29 Mei 2020

Eksklusif Sudah Jadi Kepala Rumah Tangga, Annov Hari Prabowo Tak Ingin Jadikan Ini Beban
Dok. Annissa Soebandono

Perjalanan hidup seseorang setelah menikah pada akhirnya akan menjadi permulaan yang baru. Hal ini juga dirasakan oleh Annov Hari Prabowo usai resmi menikah bersama Annissa Soebandono pada 18 November 2018. 

Usai menikah tentu akan ada berbagai proses adaptasi yang perlu dilakukan oleh Annissa dan Annov sebagai pasangan suami istri. Apalagi peran keduanya berubah ketika anak pertama mereka bernama Annasya Xiveria Annov lahir pada Selasa (14/1/2020). 

Walau peran Annov sebagai kepala rumah tangga bertambah, namun Annov dan Annissa saling membantu serta melengkapi satu sama lain. 

Jika ingin mengetahui beberapa pengalaman dari Annov ketika berperan sebagai kepala rumah tangga sejauh ini, Popmama.com telah merangkum ceritanya. 

Simak wawancara eksklusif bersama Annov sebagai salah satu Millennial Family of the Month Edisi Mei 2020 yuk, Ma!

Editors' Picks

1. Perjalanan sebagai kepala rumah tangga dilalui Annov dengan proses adaptasi yang cukup menantang

1. Perjalanan sebagai kepala rumah tangga dilalui Annov proses adaptasi cukup menantang
Dok. Annissa Soebandono

Dalam menjalani berbagai perjalanan hidup memang dibutuhkan proses adaptasi, sehingga mampu sampai ke titik tujuan dengan baik. Hal ini pun dilakukan oleh Annov yang terus beradaptasi dengan segala fase baru di dalam kehidupannya. 

"Menurut pengalaman saya, proses adaptasi di awal lumayan menantang mulai dari menghadapi lingkungan serta tanggung jawab baru. Sebisa mungkin, saya berusaha selalu menjadi orang yang bisa diandalkan walau tidak semudah itu," ucap Annov. 

Hingga saat ini ketika Annasya lahir, Annov tetap masih terus belajar untuk menjadi suami serta orangtua yang baik.   

"Ketika Annasya lahir, sebagian besar dari waktu akan ditujukan buat dia. Walau dari awal saya sama Annissa yakin selama kita menjalankan kewajiban satu sama lain, saling membantu dan melengkapi membantu proses adaptasi menjadi lebih mudah," jelasnya. 

Ketika proses adaptasi mampu dihadapi dengan baik, maka ini akan membantu perjalanan menjadi kepala keluarga lebih maksimal. 

2. Bagi Annov, kesehatan mental sebagai kepala rumah tangga perlu dijaga

2. Bagi Annov, kesehatan mental sebagai kepala rumah tangga perlu dijaga
Dok. Annissa Soebandono

Setiap orang tentu ingin berjuang dan beradaptasi untuk menjadi pribadi yang terbaik dalam berbagai fase kehidupan, termasuk saat menjadi kepala rumah tangga. 

Sebagai seorang kepala rumah tangga, Annov mengatakan bahwa persiapan mental memang perlu dimiliki. 

Annov selalu melatih diri sendiri untuk dapat memahami satu sama lain dalam membina sebuah hubungan bersama pasangan. Selain itu, dirinya selalu belajar mengutamakan kepentingan anak dan istri daripada kepentingan diri sendiri. 

"Hal ini yang menurut saya dulu susah sekali untuk dibangun sebagai pondasi. Kadang sampai sekarang juga ada sedikit-sedikit yang muncul, seperti rasa malas. Hanya saja dengan seiring berjalannya waktu, kalau kepikiran untuk melakukan sesuatu yang tidak bermanfaat pasti secara otomatis tergerak langsung melakukan hal-hal positif kembali. Jadi semacam alarm tersendiri," jelas Annov. 

Ketika sudah membina keluarga sendiri, Annov banyak menginat berbagai bekal dari kedua orangtuanya selama ini. Menurut papa satu anak ini, tanpa bekal dari orangtua tentu tidak akan bisa menjalani kehidupan yang sudah dimilikinya saat ini. 

Layaknya manusia pada umumnya, Annov juga masih tetap memiliki berbagai kecemasan di dalam hidup. hanya saja memiliki kiat tersendiri untuk kemudian bisa kembali bangkit. 

"Saya tipikal orang yang terlalu banyak mencemaskan hal-hal yang akan dihadapi. Bukan karena takut, tetapi karena saya ingin semuanya bisa berjalan sesuai dengan apa yang diinginkan. Dulu saya pernah baca buku kalau mencemaskan hal yang positif itu baik, tetapi usahakan nggak boleh berlebihan," jelas Annov. 

Demi mengatasi kecemasan serta menjaga kesehatan mentalnya ketika berperan sebagai kepala rumah tangga, Annov selalu berusaha melakukan segala hal dengan sepenuh hati. 

"Walau sekarang sudah punya Annasya dan harus menjadi nahkoda dalam rumah tangga, saya Insha Allah tidak akan pernah menjadikan ini sebagai sebuah beban mental untuk diri sendiri. Menurut saya ini sebuah anugerah. Semua saya jalani dengan sepenuh hati, setelah itu harus ikhlas dan bersyukur," ucapnya. 

Semangat terus untuk Papa Annov!

3. Annissa sebagai istri membantu peran Annov serta saling melengkapi satu sama lain

3. Annissa sebagai istri membantu peran Annov serta saling melengkapi satu sama lain
Dok. Annissa Soebandono

Belajar menjadi orangtua itu bisa dari berbagai sumber. Tidak hanya dari buku saja, melainkan belajar menjadi orangtua juga bisa dari pengalaman orang lain. 

Walau situasi setiap keluarga akan berbeda-beda, namun ada banyak pembelajaran positif yang bisa dipetik dan diterapkan ke keluarga sendiri ketika belajar dari orang lain saat berperan sebagai orangtua.

Pengalaman hidup Annov sebagai kepala rumah tangga bisa dijadikan pembelajaran untuk diri sendiri sebagai salah satu contoh yang positif. 

"Pesan saya untuk para teman seperjuangan, selalu jadikan diri sendiri sebagai role model sebagai pemimpin yang baik di rumah tangga. Sebisa mungkin berikan contoh yang bisa ditiru untuk istri dan anak, jalani peran sebagaimana yang sudah diwajibkan," jelas Annov. 

Annov pun mengatakan bahwa usahakan tidak menanggap bahwa peran sebagai kepala keluarga ini sebagai sebuah beban. 

"Jangan pernah jadikan itu sebagai beban karena jika dijalankan bersama pasti akan tercapai semua yang diimpikan," kata Annov. 

Itulah beberapa cerita menarik dari Annov terkait pengalaman pribadinya menjadi kepala rumah tangga yang menyenangkan tanpa ada beban. 

Semoga cerita kali ini bisa bermanfaat untuk banyak orang. 

Baca juga: 

#MillennialFamily of the Month Edisi Mei 2020 – Annissa Soebandono & Annov Hari Prabowo

Editor in Chief - Sandra Ratnasari
Fashion & Beauty Editor - Onic Metheany  
Reporter – FX Dimas Prasetyo
Social Media - Sekar Retno Ayu
Art Designer – Manna Legina

#MillennialMama of the Month

Annissa Soebandono & Annov Hari Prabowo
Millennial Mama

Annissa Soebandono & Annov Hari Prabowo

"Dukungan keluarga adalah hal terpenting untuk seorang Mama baru"

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.