7 Cara Menghadapi Pasangan yang Egois, Jangan Mudah Emosi

Jika pasanganmu egois, cobalah mengatasi permasalahan ini dengan cara yang tepat

22 Oktober 2021

7 Cara Menghadapi Pasangan Egois, Jangan Mudah Emosi
Freepik/free picture

Pada dasarnya, keegoisan seseorang bisa saja sudah melekat pada karakter setiap individu sejak masih kecil. Karakter tersebut pada akhirnya berkembang hingga dewasa, sehingga menjadi berdampak pada hubungan keluarga atau rumah tangga bersama pasangan. 

Kondisi itulah yang membuat Mama tidak mudah ketika ingin mengubah perilaku pasangan yang egois dalam waktu semalam. Meskipun membutuhkan waktu yang cukup lama, namun pastikan untuk tidak pernah menyerah tanpa mencoba mengatasi permasalahan ini dengan berbagai cara.

Mulaiah dari komunikasi yang baik, konsistensi dan kesabaran untuk menghadapi keegoisan pasangan. Dengan begitu, Mama dan pasangan pasti dapat menjadi pribadi yang lebih baik lagi untuk satu sama lain.

Dilansir dari laman Mom Junction, berikut Popmama.com telah merangkum beberapa cara untuk menghadapi pasangan yang egois.

1. Diskusikan baik-baik, usahakan tidak terus mengeluh

1. Diskusikan baik-baik, usahakan tidak terus mengeluh
Freepik/master1305

Salah satu kesalahan terbesar yang kita lakukan saat menghadapi keegoisan pasangan, yakni dengan terlalu banyak mengeluh. 

Tidak peduli seberapa kecewa kamu atau seberapa tidak pengertian pasanganmu, sebisa mungkin jangan pernah menyebut mereka egois. Hal tersebut justru hanya akan membuat mereka menjadi defensif. Sebaliknya, cobalah untuk menyampaikan ekspektasimu padanya.

Jika sekarang giliran suamimu untuk mengantar anak-anak ke sekolah dan dia justru dengan mudahnya membebankan tanggung jawab tersebut padamu, maka sebaiknya diskusikan dan berikan penjelasan. 

Mama tidak ada salahnya untuk menjelaskan kepada pasangan, apabila kamu tidak dapat melakukannya karena harus bekerja atau sedang melakukan kegiatan lain. 

Ketegasan seperti itu penting lho, Ma!

2. Fokus pada hal-hal positif

2. Fokus hal-hal positif
Freepik/drobotdean

Mungkin akan ada beberapa kondisi di mana pasanganmu akan terbukti egois. Namun di lain waktu, mungkin saja ada satu kondisi di mana pasanganmu akan mengutamakanmu dan anak-anak. Ini mengartikan bahwa masih ada ruang untuk perubahan.

Daripada selalu memikirkan sikap atau perilaku egois pasangan, cobalah untuk fokus pada satu perlakuan baik suami dan jangan lupa untuk terus mendukungnya agar bisa berubah lebih baik.

Misalnya saja, ketika pasanganmu biasanya tidak melibatkan diri dalam urusan orangtuamu. Tetapi pada satu kesempatan, dia menawarkan diri untuk merawat orangtuamu, maka hargailah sikapnya. Hal sekecil seperti itu bisa membawa perubahan besar pada hubungan rumah tangga.

Editors' Picks

3. Beri tanggung jawab pada pasangan

3. Beri tanggung jawab pasangan
Freepik/free picture

Kamu mungkin secara tidak sadar selalu mengurus setiap tanggung jawab. Hal tersebut justru akan memberikan sedikit kesempatan bagi pasangan untuk melakukan apapun di rumah.

Kebiasaan tersebut justru membuat mereka menjadi santai atau ragu-ragu untuk mengambil sebuah tanggung jawab tertentu. Oleh karena itu, batasilah tanggung jawab dengan jelas dan biarkan pasanganmu melakukan bagiannya untuk keluarga. Terlebih porsinya sebagai kepala rumah tangga. 

4. Cintai dulu dirimu sendiri

4. Cintai dulu dirimu sendiri
Freepik/nakaridore

Alihkan perhatian pada diri sendiri. Kamu seharusnya tidak mengabaikan kebutuhan atau keinginanmu sendiri, lalu selalu mengutamakan kebutuhan pasanganmu.

Kondisi seperti ini tidak akan membuat pasangan menyadari setiap pengorbananmu dari hari ke hari, tetapi justru memicu perilaku egois pada diri mereka. Oleh karena itu, fokuslah pada keinginan, aspirasi dan kebahagiaanmu terlebih dahulu. Namun, ini juga perlu disesuaikan sambil memenuhi tanggung jawabmu di keluarga.

5. Diskusikan dengan pasangan

5. Diskusikan pasangan
rebelcircus.com

Kamu tidak bisa diam saja dan berharap pasanganmu akan berubah suatu hari nanti. Jika tindakan mereka membuat kamu menderita, maka bicaralah kepadanya. 

Namun berhati-hatilah saat berdiskusi dengan pasangan agar tidak agresif dan berakhir dengan permasalahan yang panjang. Ada baiknya untuk bersikaplah lembut pada pasangan, tetapi harus tetap bisa tegas.

Jangan emosi, berteriak atau mungkin menyalahkan satu sama lain. Gunakan kata-katamu, tetapi harus hati-hati memilih setiap kalimat yang ingin diucapkan. 

6. Pahami dan cari tahu akar masalahnya

6. Pahami cari tahu akar masalahnya
Freepik/asier_relampagoestudio

Mungkin ada alasan yang mendasari perilaku egois yang pasangan kamu miliki. Untuk itu, galilah lebih dalam dan pahami mengapa mereka terkesan egois serta tidak pengertian. Hal ini akan membantumu untuk mengatasi masalah dengan lebih baik.

Terkadang, perilaku yang tampak egois juga bisa disebabkan oleh sesuatu yang telah kamu lakukan sebelumnya padanya. Apapun itu, cari tahulah sampai ke dasar untuk mengetahui akar permasalahan kalian. 

7. Ketahui batas kesabaranmu

7. Ketahui batas kesabaranmu
Freepik/shurkln_son

Meskipun penting untuk bersabar dengan pasangan, kamu tidak bisa bertoleransi selamanya. Jangan biarkan mereka memanfaatkan niat baikmu.

Jika pasangan kamu menolak semua upayamu untuk mengubahnya, tidak banyak yang dapat kamu lakukan untuk mengatasinya. Jika mereka terus mementingkan diri sendiri dan juga menjadi kasar, mungkin menjauh dari mereka menjadi suatu pilihan yang dapat kamu pertimbangkan.

Namun sebelum kamu mengambil keputusan, pastikan untuk menilai pasangan dengan benar karena kamu tidak bisa menyimpulkan bahwa mereka egois berdasarkan beberapa kejadian saja.

Nah, itulah beberapa cara tepat menghadapi pasangan yang egois. Semoga bermanfaat dan dapat membantu mengatasi solusi rumah tangga Mama, ya!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.