6 Keluhan Pasca Melahirkan dan Cara Mudah Mengatasinya

Serba-serbi gejala sakit pasca melahirkan dan panduan untuk menanganinya

23 Agustus 2021

6 Keluhan Pasca Melahirkan Cara Mudah Mengatasinya
Unsplash/SharonMcCutcheon

Meski kehadiran Si Kecil memberikan rasa haru dan bahagia, tidak dapat dipungkiri bahwa proses kehamilan hingga melahirkan meninggalkan perubahan besar pada tubuh mama. Tidak hanya dari apa yang tampak, namun juga apa yang Mama rasakan.

Setelah melahirkan, tubuh mama mengalami trauma dari rasa sakit yang tidak dapat pulih dalam sekejap. Agar lebih siap menghadapi perubahan yang akan terjadi, ketahui beberapa keluhan pasca melahirkan dan cara mengatasinya. Yuk, simak informasi lengkap dari Popmama.com berikut ini!

1. Pegal-pegal

1. Pegal-pegal
Freepik/yanalya

Hampir seluruh perempuan akan mengalami pegal-pegal setelah proses melahirkan. Perubahan drastis pada tubuh maupun posisi melahirkan tertentu normal memunculkan efek sakit punggung atau pegal-pegal di bagian tubuh lainnya.

Tidak perlu khawatir, Mama bisa meringankan rasa pegal pasca melahirkan dengan berendam air hangat selama 20 menit, melakukan pijat khusus untuk pemulihan pasca melahirkan, dan perlahan mulai aktif bergerak kembali, bahkan olahraga.

2. Kram

2. Kram
Freepik/valuavitaly

Setelah melahirkan, rahim mama akan berkontraksi dan kembali pada ukuran sebelum kehamilan. Dalam proses penyusutan ini, normal bagi Mama untuk merasakan kram hingga tiga hari setelah melahirkan.

Agar dapat mengurangi rasa sakit akibat kram, letakkan bantal atau kantung hangat di bawah abdomen mama, tidur tengkurap apabila nyaman, atau berbaringlah menghadap samping dengan guling di antara kedua kaki hingga bagian perut.

Editors' Picks

3. Konstipasi

3. Konstipasi
Unsplash/theyshane

Mama mungkin tidak akan buang air besar selama satu hingga dua hari setelah melahirkan, dan itu sangat normal. Ada banyak faktor yang dapat menyebabkan hal ini, di antaranya adalah efek samping obat penenang atau anestesi, hingga rasa takut yang berlebihan.

Mengonsumsi banyak air mineral dan konsumsi makanan kaya serat seperti buah dan sayur akan membantu meringankan konstipasi pasca melahirkan. Selain itu, upayakan untuk mulai aktif bergerak secara bertahap sejak satu hari setelah melahirkan.

4. Nyeri pada bagian payudara

4. Nyeri bagian payudara
Unsplash/theyshane

ASI umumnya keluar pada hari kedua hingga kelima setelah melahirkan. Biasanya, setelah ASI keluar, mama akan merasa tidak nyaman karena bagian payudara terasa keras dan membengkak. Saat menyusui, pembengkakan ini akan menghilang dalam beberapa hari, namun jika mama tidak menyusui, keadaan ini mungkin akan berlangsung agak lebih lama.

Hal ini dapat Mama atasi dengan menggunakan bra yang pas cenderung ketat untuk menyangga dada pada postur yang benar, mengompres payudara dengan kantung es, atau mengonsumsi obat nyeri sesuai resep dokter.

5. Perubahan hormon

5. Perubahan hormon
Pexels/cottonbro

Setelah melahirkan, sangat normal bagi Mama untuk mengalami mood swing. Perubahan hormon juga membuat mama lebih banyak berkeringat, terutama pada saat sedang tertidur. Rutinlah berkomunikasi dengan pasangan atau keluarga agar mereka bisa memahami perubahan hormon yang Mama alami.

Perubahan hormon juga bisa menyebabkan rambut rontok. Jangan khawatir ketika rambut mama rontok jauh lebih banyak dari biasanya, karena ini hanya sementara. Ketika tingkat hormon estrogen mama meningkat lagi, kondisi rambut akan kembali pada ketebalan normal.

6. Kelelahan

6. Kelelahan
Pexels/PolinaTankilevitch

Dalam proses pemulihan fisik mama pasca melahirkan, meladeni tamu yang ramai menjenguk serta jadwal tidur yang mulai tak beraturan menjadi faktor utama yang dapat memicu kelelahan.

Tidak perlu membuat diri lelah, jangan paksakan diri untuk berlama-lama menerima tamu ketika sedang lelah dan bagilah tanggung jawab dengan pasangan serta orang-orang terdekat untuk menjaga Si Kecil. Istirahat cukup, dukungan orang terdekat, dan nutrisi yang baik akan membuat Mama pulih jauh lebih cepat pasca melahirkan.

Itu dia enam keluhan pasca melahirkan yang sering dialami dan cara mengatasinya. Apabila keluhan tersebut tak kunjung mereda dan semakin mengkhawatirkan, jangan ragu untuk segera memeriksakan keadaan ke dokter kepercayaan mama, ya!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.