Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Ini Syarat Melahirkan di Cover BPJS Kesehatan agar Prosesnya Lancar!
Popmama.com/Reisya Adelia/AI
  • Ibu hamil perlu rutin kontrol di faskes tingkat pertama dan membawa buku KIA sebagai rekam jejak kesehatan untuk memantau kehamilan serta memperlancar verifikasi persalinan.

  • Status kepesertaan BPJS harus aktif melalui pembayaran iuran tepat waktu agar biaya persalinan dapat ditanggung.

  • Persalinan umumnya diawali di faskes pertama, dengan rujukan rumah sakit saat pembukaan lima atau perlu tindakan lanjutan siapkan KTP, KK, kartu BPJS, dan fotokopinya.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Melahirkan dengan menggunakan BPJS Kesehatan tentu menjadi salah satu solusi untuk Mama di rumah. Dengan memahami persyaratannya sejak awal, kamu bisa menghindari berbagai kebingungan saat hari persalinan tiba.

Persiapan administrasi yang lengkap juga memegang peranan penting agar setiap tahapan pelayanan kesehatan bisa berjalan tanpa kendala.

Nah, pastikan Mama menyimak informasi yang telah Popmama.com rangkum dari awal hingga akhir agar tidak ada satupun syarat yang terlewatkan. Disimak, ya!

1. Kontrol kehamilan secara rutin

Popmama.com/Reisya Adelia/AI

Rutin melakukan pemeriksaan kehamilan merupakan langkah awal yang sangat wajib dipenuhi oleh setiap Ibu hamil, pemeriksaan ini biasanya dilakukan di fasilitas kesehatan tingkat pertama seperti puskesmas atau klinik yang terdaftar di kartu BPJS Mama. 

Keaktifan dalam memeriksakan kandungan menunjukkan bahwa kehamilan Mama berada dalam pengawasan medis yang jelas dan terpantau baik. Dokter juga akan lebih mudah mendeteksi potensi risiko sejak dini sebelum waktu persalinan tiba di fasilitas kesehatan, jadi pastikan Mama rutin kontrol kehamilan.

Dengan kondisi kehamilan yang terpantau dengan baik, proses persalinan pun diprediksi bisa berjalan lebih aman dan minim komplikasi medis.

2. Dicatat di buku KIA

Popmama.com/Reisya Adelia/AI

Buku KIA merupakan dokumen wajib yang harus selalu dibawa selama masa kehamilan hingga melahirkan, semua catatan penting mengenai perkembangan janin, hasil laboratorium, hingga riwayat imunisasi bisa ditulis lengkap. 

Keberadaan buku KIA ini sangat penting karena menjadi rekam jejak kesehatan resmi yang diakui oleh seluruh tenaga medis di Indonesia. Jika sampai hilang proses verifikasi data di tempat bersalin bisa menjadi jauh lebih lama, maka simpan buku di dalam tas khusus bersalin agar selalu siap dibawa kapan saja. 

Jangan lupa untuk merawat fisik buku agar tidak basah, robek, atau coretannya menjadi tidak terbaca oleh petugas kesehatan nantinya. Kerja sama Mama dalam merawat buku akan sangat membantu kelancaran administrasi saat pendaftaran di IGD.

3. Aktif membayar BPJS

Popmama.com/Reisya Adelia/AI

Status kepesertaan yang aktif merupakan syarat mutlak agar seluruh biaya persalinan Mama dapat ditanggung sepenuhnya oleh pihak BPJS, keterlambatan pembayaran bisa menyebabkan status kepesertaan dinonaktifkan secara otomatis dan klaim melahirkan bisa ditolak.

Pemeriksaan status keaktifan sebaiknya dilakukan jauh-jauh hari sebelum HPL tiba agar tidak mendadak, jika ada kendala pembayaran segera selesaikan administrasinya melalui kanal resmi BPJS Kesehatan.

Dengan status kepesertaan yang aktif, Mama bisa lebih tenang karena beban biaya persalinan normal maupun sesar sudah teratasi. Hal ini, tentu memberikan ketenangan mental yang sangat dibutuhkan oleh Ibu hamil menjelang detik-detik kelahiran buah hati.

4. Minimal pembukaan lima

Popmama.com/Reisya Adelia/AI

Aturan penting berikutnya yang wajib Mama tahu ialah BPJS umumnya baru menerima rujukan rumah sakit jika proses persalinan sudah memasuki pembukaan lima. Pada tahap awal kontraksi, Mama disarankan untuk memeriksakan diri terlebih dahulu ke klinik faskes pertama. 

Jika kondisi mengharuskan tindakan lanjutan atau se, baru pihak faskes pertama akan mengeluarkan surat rujukan resmi ke rumah sakit. Aturan pembukaan ini dibuat untuk mengontrol kapasitas rumah sakit agar tidak terjadi penumpukan pasien Ibu hamil yang belum waktunya melahirkan. 

Pemahaman yang baik mengenai alur rujukan akan membantu Mama dari risiko penolakan administrasi di instalasi gawat darurat rumah sakit, sehingga petugas medis di rumah sakit rujukan bisa langsung menyambut dengan sigap.

5. Membawa dokumen lengkap

Popmama.com/Reisya Adelia/AI

Selain persyaratan medis kelengkapan dokumen administratif seperti KTP asli, Kartu Keluarga (KK), dan kartu BPJS fisik sangatlah penting. Siapkan fotokopi dari masing-masing dokumen tersebut dalam beberapa lembar rangkap agar Mama tidak perlu repot mencari tempat fotokopi dadakan.

Dengan melengkapi seluruh syarat mulai dari kontrol rutin hingga dokumen pendukung, melahirkan dengan BPJS bisa berjalan dengan lancar.

Pastikan tetap jaga kesehatan fisik dan mental selama trimester akhir kehamilan agar energi Mama tetap prima saat hari persalinan tiba, semoga persalinan berjalan lancar dan sehat ya, Ma!

Curated For You

Editorial Team

Related Article