Kota Ho Chi Minh Beri Insentif untuk Mama yang Melahirkan Dua Anak

- Pemerintah Kota Ho Chi Minh memberikan bantuan finansial bagi perempuan yang melahirkan dua anak, dengan lebih dari 9.000 penerima manfaat hingga tahun 2025.
- Kebijakan ini memprioritaskan perempuan yang memiliki dua anak sebelum usia 35 tahun sebagai bentuk dukungan terhadap perencanaan keluarga sehat dan aman.
- Besaran bantuan bervariasi antara 3 juta hingga 5 juta VND tergantung resolusi yang berlaku, dengan proses pengajuan mudah melalui kantor kelurahan setempat.
Pemerintah Kota Ho Chi Minh, Vietnam tengah menarik perhatian publik lewat kebijakan yang mendukung perempuan dalam program kependudukan.
Hingga pertengahan April 2026, tercatat ribuan calon Mama yang diperkirakan melahirkan pada tahun 2025 sudah menerima bantuan finansial dari anggaran kota.
Kebijakan ini menjadi salah satu upaya pemerintah untuk mendorong perencanaan keluarga yang lebih terarah. Meski nominal bantuan yang diberikan tidak terlalu besar, banyak perempuan mengaku tetap merasa terbantu dan dihargai atas perannya dalam membangun keluarga.
Lantas, seperti apa detail program ini? Simak penjelasan berikutnya telah Popmama.com siapkan.
1. Ribuan perempuan sudah terima bantuan finansial dari pemerintah

Sejak kebijakan ini dijalankan, lebih dari 9.000 perempuan di Kota Ho Chi Minh yang melahirkan pada 2025 telah mendapatkan dukungan dana. Angka ini menunjukkan bahwa program tersebut cukup luas menjangkau masyarakat dan berjalan secara aktif.
Dari jumlah tersebut, sekitar 7.650 perempuan menerima bantuan sebesar 3 juta VND (Rp1,9 juta) berdasarkan kebijakan sebelumnya. Sementara itu, 1.310 perempuan lainnya mendapatkan 5 juta VND (Rp3,2 juta) sesuai aturan yang lebih baru. Perbedaan nominal ini bergantung pada waktu kelahiran anak kedua dan kebijakan yang berlaku saat itu.
2. Mama dengan dua anak sebelum usia 35 tahun jadi prioritas

Salah satu fokus utama kebijakan ini adalah mendorong perempuan untuk memiliki dua anak sebelum usia 35 tahun. Pemerintah kota memberikan apresiasi berupa bantuan tunai satu kali bagi mereka yang memenuhi kriteria tersebut.
Kebijakan ini dinilai sebagai bentuk dukungan terhadap perencanaan keluarga yang sehat dan ideal. Selain itu, usia di bawah 35 tahun juga dianggap sebagai periode yang lebih aman bagi perempuan untuk menjalani kehamilan dan persalinan.
3. Besaran bantuan berbeda, tergantung kebijakan yang berlaku

Terdapat dua kebijakan utama yang mengatur pemberian bantuan ini, yaitu Resolusi 40 dan Resolusi 32. Pada Resolusi 40, perempuan yang melahirkan anak kedua dalam periode tertentu mendapatkan bantuan sebesar 3 juta VND.
Sementara itu, melalui Resolusi 32, jumlah bantuan meningkat menjadi 5 juta VND. Namun, kebijakan ini baru mulai berlaku pada 1 September 2025, sehingga hanya penerima yang memenuhi syarat setelah tanggal tersebut yang bisa mendapatkan nominal lebih besar.
4. Proses pengajuan bantuan tergolong mudah dan praktis

Salah satu hal yang membuat program ini diapresiasi adalah proses pengajuannya yang cukup sederhana. Para Mama hanya perlu mendatangi kantor kelurahan setempat dengan membawa dokumen yang diperlukan.
Dokumen tersebut meliputi salinan kartu identitas yang telah dilegalisir serta akta kelahiran kedua anak. Setelah itu, bantuan akan ditransfer langsung ke rekening penerima, sehingga prosesnya dinilai praktis dan tidak berbelit-belit.
5. Kebijakan berlaku bertahap dan tidak mencakup semua wilayah

Perlu diketahui, kebijakan ini awalnya hanya berlaku di wilayah Kota Ho Chi Minh sebelum adanya penggabungan wilayah administratif. Artinya, daerah seperti Binh Duong dan Ba Ria - Vung Tau belum termasuk dalam cakupan kebijakan sebelumnya.
Namun, mulai 1 September 2025, kebijakan baru diterapkan secara lebih luas di seluruh wilayah yang telah digabungkan. Dengan demikian, lebih banyak perempuan berpotensi mendapatkan manfaat dari program ini ke depannya.
Demikian informasi mengenai kota Ho Chi Minh beri insentif untuk Mama yang melahirkan dua anak Program ini menunjukkan bahwa dukungan kecil sekalipun bisa memberi dampak positif bagi para Mama.
Meski nominalnya tidak besar, perhatian dari pemerintah tetap menjadi bentuk apresiasi yang berarti bagi keluarga.

















