Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
For
You

Lisa Kudrow Akui Pernah Kerja 10 Hari usai Melahirkan Tanpa Cuti

Lisa Kudrow Akui Pernah Kerja 10 Hari usai Melahirkan Tanpa Cuti
Pinterest.com/metro
Intinya Sih
  • Lisa Kudrow mengungkap bahwa ia kembali bekerja hanya 10 hari setelah melahirkan pada 1998 tanpa cuti, mencerminkan kerasnya industri hiburan era 90-an.
  • Ia harus tampil di acara The Tonight Show dan segera terbang ke New York untuk syuting film Analyze This meski masih dalam masa pemulihan pasca persalinan.
  • Lisa kini menilai keputusan tersebut ekstrem dan menegaskan pentingnya hak cuti melahirkan serta dukungan lingkungan kerja bagi para ibu baru.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Menjadi seorang Mama baru tentu membutuhkan waktu untuk beradaptasi dan memulihkan kondisi fisik. Namun, pengalaman berbeda justru dialami oleh aktris legendaris pemeran Phoebe di serial Friends, Lisa Kudrow. Dalam wawancara terbarunya di CBS Sunday Morning, Lisa mengenang betapa kerasnya industri Hollywood pada tahun 1990-an.

Kala itu, tuntutan pekerjaan sering kali berada di atas kepentingan pribadi, termasuk urusan pemulihan pasca persalinan. Lisa menceritakan bahwa dirinya sama sekali tidak mendapatkan cuti hamil saat melahirkan putranya, Julian, pada Mei 1998. Tanpa waktu istirahat yang cukup, ia harus langsung kembali ke lokasi syuting dan melakukan berbagai kegiatan promosi.

Berikut ini telah Popmama.com rangkum beberapa fakta mengejutkan di balik perjuangan Lisa Kudrow yang harus kembali bekerja 10 hari setelah melahirkan tanpa cuti hamil.

1. Tampil di televisi saat masih masa nifas

Lisa Kudrow 1.jpeg
pinterest.com

Siapa sangka, hanya berselang 10 hari setelah melahirkan, Lisa Kudrow sudah harus tampil secara profesional di acara The Tonight Show. Meski tubuhnya tentu masih dalam masa pemulihan awal, ia tetap harus memenuhi jadwal promosi yang sudah diatur oleh manajemennya saat itu.

Lisa mengenang bagaimana budaya kerja di Hollywood telah banyak berubah sejak era 1990-an. Aktris yang dikenal lewat perannya di Friends itu mengungkapkan bahwa pada masa tersebut, pekerjaan benar-benar menjadi prioritas utama.

“Aku baru saja melahirkan putraku, dan 10 hari kemudian aku tampil di The Tonight Show,” ujar Kudrow. “Lalu setelah itu aku menghadiri meeting untuk Analyze This, dan agenku bilang, ‘Ya, semuanya akan baik-baik saja, kamu baru mulai syuting bulan Juli, sekarang masih Mei, jadi bukan masalah besar.’ Aku pun berpikir, ‘Oke, ya, mungkin saat itu aku sudah siap…’”


2. Jadwal syuting film yang berubah mendadak

Lisa Kudrow 4.jpeg
pinterest.com/beware the frozen heart

Awalnya, Lisa mengira ia punya waktu istirahat hingga Juli untuk mulai syuting film Analyze This. Namun, kenyataannya jauh berbeda. Setelah menghadiri sebuah rapat di hari Senin, ia justru diminta untuk segera terbang ke New York untuk mulai bekerja pada hari Kamis. Padahal, saat itu ia baru saja melewati proses persalinan di bulan Mei.

Dalam pertemuan tersebut, Lisa juga mengingat bagaimana aktor Billy Crystal sempat terkejut melihat dirinya sudah kembali bekerja tak lama setelah melahirkan.

“Di meeting itu, Billy Crystal berkata, ‘Maksudku, kamu terlihat luar biasa, tapi kamu yakin bisa melakukan ini? Kapan kamu melahirkan?’ Lalu aku memberi tahu tanggalnya, dan dia langsung berkata, ‘Baiklah, kita mulai hari Kamis.’”

3. Sempat ditegur oleh lawan main karena kondisi fisiknya

Lisa Kudrow 5.jpeg
pinterest.com/mtv

Kehadiran Lisa di lokasi syuting yang sangat cepat pasca melahirkan sempat membuat aktor Billy Crystal terkejut. Billy bahkan sempat bertanya apakah Lisa benar-benar sanggup bekerja secepat itu setelah melahirkan.

Namun, karena tuntutan peran pendukung dan etos kerja masa itu, Lisa merasa tidak memiliki pilihan selain tetap lanjut bekerja.

4. Tekanan dari keluarga dan orang terdekat

Lisa Kudrow 3.jpeg
pinterest.com

Menariknya, dorongan untuk segera kembali bekerja tidak hanya datang dari pekerjaan, tapi juga dari lingkungan sekitar. Orangtua dan mertua Lisa meyakinkan bahwa ia pasti bisa melakukannya karena ada perawat bayi yang membantu. Di tengah kondisi hormon yang belum stabil, Lisa akhirnya mengikuti saran tersebut meski hatinya merasa ada yang kurang tepat.

Lisa juga mengenang momen ketika orang-orang terdekat di sekelilingnya justru meyakinkan bahwa dirinya tetap bisa kembali bekerja, meski baru saja melahirkan.

“Aku ingat mertua datang berkunjung dari Prancis, orangtuaku juga ada di sana, dan semua orang di sekitarku bilang, ‘Tentu saja kamu bisa melakukannya,’” kenang Kudrow. “Tapi aku berkata, ‘Ini rasanya salah, aku punya bayi yang baru lahir!’”

Meski sempat merasa ragu, Lisa mengaku orang-orang di sekitarnya terus meyakinkan bahwa semuanya akan baik-baik saja.

“‘… Tapi akan ada baby nurse yang ikut denganmu, menjaga bayi, dan bayi juga tidak akan mengingat apa pun, semuanya baik-baik saja… kamu pergi saja dan lakukan pekerjaanmu.’ Lalu aku hanya bisa berkata, ‘Baiklah, aku juga tidak tahu,’ seperti, kamu tahu kan, saat hormon sedang tidak stabil… ‘Ya, kurasa begitu!’”

5. Menyadari bahwa pola pikir masa lalu sangat ekstrem

Lisa Kudrow 6.jpeg
pinterest.com/footprint.tv

Melihat kembali masa-masa tersebut, Lisa Kudrow kini merasa apa yang dialaminya adalah sesuatu yang gila. Ia menyadari bahwa di tahun 90-an, semua hal dalam hidup harus bisa menyesuaikan diri dengan jadwal pekerjaan. Kini, ia dengan tegas mengatakan tidak akan pernah melakukan hal yang sama jika kejadian itu terulang di masa sekarang.

Kisah Lisa Kudrow ini menjadi pengingat bagi kita semua, ya Ma, bahwa cuti melahirkan adalah hak yang sangat penting. Masa awal setelah melahirkan adalah waktu berharga untuk bonding dengan si Kecil dan memastikan kesehatan Mama tetap terjaga. Semoga lingkungan kerja saat ini semakin suportif dalam memberikan ruang bagi para Mama untuk pulih dengan tenang.

Semoga informasi ini bermanfaat dan menginspirasi Mama untuk selalu memprioritaskan kesehatan diri sendiri ya, Ma!

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Onic Metheany
EditorOnic Metheany
Follow Us

Latest in Pregnancy

See More