Manfaat Daun Kubis untuk Ibu Menyusui, Bisa Atasi Payudara Bengkak

Untuk Mama yang sedang mengASIhi, yuk simak informasi berikut

29 Desember 2021

Manfaat Daun Kubis Ibu Menyusui, Bisa Atasi Payudara Bengkak
Pexels/Wendy Wei

Setelah melahirkan si Kecil, tugas selanjutnya dari seorang mama adalah memberikan ASI yang berguna untuk tumbuh kembangnya. Namun dalam proses pemberian ASI, tak jarang para mama mengalami berbagai masalah.

Bukan hal yang baru jika ibu menyusui mengalami berbagai macam masalah yang ditimbulkan selama menyusui buah hatinya. Selain mengonsultasikannya pada dokter, Mama juga bisa mengatasi permasalahan seputar ASI dengan perawatan sendiri di rumah.

Salah satu perawatan di rumah yang mudah dilakukan adalah dengan memanfaatkan daun kubis. Daun kubis menjadi salah satu alternatif yang dikenal bermanfaat untuk mengatasi berbagai permasalahan ibu menyusui, Ma. 

Mama pernah mendengar atau mencoba sebelumnya? Jika belum, yuk simak manfaat daun kubis untuk ibu menyusui yang sudah Popmama.com rangkum dari berbagai sumber berikut ini.

Editors' Picks

1. Atasi pembengkakan payudara

1. Atasi pembengkakan payudara
Pixabay/seeseehundhund

Banyak para mama yang mengeluhkan rasa sakit akibat payudara yang bengkak selama menyusui. Biasanya pembengkakan ini akan kempes dengan senidrinya dalam waktu satu hingga dua hari ke depan, Ma.

Tetapi untuk mengurangi rasa nyeri dan tegang akibat pembengkakan payudara, Mama bisa mengatasinya dengan memanfaatkan daun kubis.

Dilansir dari The Sun, National Institutes of Health dalam temuannya menyimpulkan bahwa, “Pengobatan daun kubis yang digunakan pada perempuan dengan pembengkakan payudara dapat mengurangi rasa sakit, kekerasan payudara yang membesar, dan meningkatkan durasi menyusui."

Cara memanfaatkan daun kubis untuk pembengkakan adalah dengan meletakan daun kubin pada bagian payudara yang alami pembengkakan. Mama bisa melakukan perawatan ini sebanyak dua sampai tiga kali dalam sehari untuk melihat perbedaannya.

2. Atasi peradangan dan infeksi payudaraya (mastitis)

2. Atasi peradangan infeksi payudaraya (mastitis)
Freepik/freepic.diller

Permasalahan lainnya pada ibu menyusui adalah mastitis atau timbulnya nyeri akibat peradangan dan infeksi pada jaringan payudara yang diakibatkan masuknya bakteri ke dalam jaringan payudara melalui luar puting yang pecah-pecah.

Mastitis juga bisa terjadi ketika jeda waktu menyusui si Kecil terlalu lama, Ma. Sehingga akan menimbulkan payudara yang terlalu penuh oleh ASI dan menimbulkan nyeri.

Umumnya kondisi ini bisa diatasi dengan pemberian obat antibiotik, tetapi Mama juga bisa memanfaatkan daun kubis untuk meredakan nyeri yang muncul. Caranya dengan mengompreskan daun kubis dingin ke bagian payudara yang terasa nyeri.

Mama bisa melakukan perawatan rumahan ini selama 20 menit apabila belum melakukan penyapihan sebelumnya, serta melakukannya sebanyak tiga kali dalam sehari.

3. Membantu proses penyapihan

3. Membantu proses penyapihan
Freepik/Yanalya

Tak hanya mengatasi dua permasalahan di atas, kompres daun kubis juga membantu Mama dalam proses penyapihan atau proses menghentikan pemberian ASI pada si Kecil secara perlahan.

Meski cara pengompresannya sama seperti saat mengatasi pembengkakan dan mastitis, tetapi untuk membantu proses penyapihan ini Mama bisa melakukannya sesering mungkin. Untuk proses pengeringan ASI yang lebih cepat, Mama juga bisa menambahkan perawatan selain mengompres daun kubis, yaitu dengan minuman obat herbal. 

Itu dia manfaat daun kubis untuk ibu menyusui yang bisa membantu permasalahan seputar mengASIhi. Meski demikian, daun kubis sendiri tidak disarankan untuk dikonsumsi secara langsung ketika sedang menyusui ya, Ma.

Hal ini lantaran kubis masuk dalam golongan sayuran cruciferous yang akan memperbanyak zat gas dalam tubuh dan memengaruhi kualitas ASI. Jika perawatan di atas masih belum mampu mengatasi permasalahan seputar pemberian ASI, segara konsultasikan pada dokter untuk penanganan lanjutan ya, Ma.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.