Depresi Pasca Melahirkan, Sosialita Ini Akhiri Hidup Bersama Bayinya

Mama dari Hongkong ini membawa serta bayinya yang masih 5 bulan saat mengakhiri hidup

13 Januari 2021

Depresi Pasca Melahirkan, Sosialita Ini Akhiri Hidup Bersama Bayinya
Instagram.com/lili3luo

Kisah pilu datang dari seorang mama bernama Luo Lili yang dilaporkan tewas karena bunuh diri dengan melompat dari penthouse mewah miliknya di Hongkong. Ia pun membawa serta bayinya yang masih berusia lima bulan.

Dalam akun Instagram milik Luo Lili, perempuan tersebut hidup dalam kemewahan. Ia adalah pengusaha sekaligus sosialita yang kerap bekeliling dunia dengan fasilitas kelas atas.

Bagaimana Luo Lili ini bisa ingin mengakhiri hidupnya? Berikut Popmama.com rangkum informasi lengkapnya.

1. Terlihat bahagia dan baik-baik saja di Instagramnya

1. Terlihat bahagia baik-baik saja Instagramnya
Instagram.com/lili3luo

Perempuan berusia 34 tahun ini memiliki akun Instagram yang menampilkan kegiatan sehari-harinya. Dalam foto-foto tersebut tak terlihat ia seperti mengalami depresi. 

Sebagai informasi, Luo Lili menjadi seorang mama pada sekitar bulan Agustus 2020. Hal tersebut bisa diketahui dari postingannya pada (7/11/2020) yang menyebut anaknya sudah berusia 100 hari (3 bulan lebih).

Dalam beberapa foto yang ia unggah bersama sang Anak, Luo banyak mengucapkan terima kasih atas dukungan kepada dirinya. 

"Kami baik-baik saja. Aku sangat terharu kepada teman-teman yang mengirim pesan dan hadiah sebagai tanda peduli dari seluruh Dunia. Aier baru saja berumur satu bulan," tuturnya Lou.

Editors' Picks

2. Mengakhiri hidup bersama anaknya dengan terjun dari penthouse

2. Mengakhiri hidup bersama anak terjun dari penthouse
Instagram.com/lili3luo

Kabar buruk mengenai mama dan bayinya ini terjadi di awal tahun 2021 ini. Dikutip dari Daily Mail, Lou mengalami depresi pasca melahirkan atau Postpartum Depression. Ia diduga terjun untuk mengakhiri hidup dari penthouse sambil menggendong bayinya.

Salah satu teman dari Luo mengonfirmasi kematiannya tersebut kepada Daily Mail. Sumber itu menyebut bahwa Luo yang hamil berharap menikah secara resmi dengan pasangannya. Namun, pasangannya tidak setuju pada keinginan Lou tersebut.

Baik Lou dan anaknya, Aier tidak bisa diselamatkan dalam insiden ini. 

3. Sebelum hamil, Lou kerap berkeliling dunia

3. Sebelum hamil, Lou kerap berkeliling dunia
Instagram.com/lili3luo

Lou bisa dibilang hidup dalam kemewahan. Ia adalah satu-satunya anak dari seorang pengusaha real estat terkenal Hongkong yang memiliki beberapa proyek pengembangan mewah di Cina.

Latar pendidikan Luo yang pernah berkuliah di Amerika Serikat juga jadi banyak sorotan. Ia pun sering bepergian keliling dunia sejak usia muda.

Pada tahun 2014, ia mendirikan perusahaannya bernama TriBeluga yang bergerak pada layanan inkubasi perusahaan untuk menghubungkan startup global dengan Cina. 

4. Cara mengenali tanda depresi pasca melahirkan

4. Cara mengenali tanda depresi pasca melahirkan
Catherine Delahaye/Corbis

Ibu melahirkan kadang mengalami masa-masa sulit. Ada dua istilah yang terkenal yakni baby blues dan postpartum depression (PPD). Baby blues bisa terjadi selama 7-14 hari setelah melahirkan.

Namun untuk yang megalami PPD biasanya lebih parah dan berlangsung lebih lama. Oleh karena itu, harap hati-hati apabila depresi terjadi lebih dari 14 hari atau berdampak signifikan pada sang Mama, bayi, serta keluarga.

Berikut ini adalah sejumlah gejala PPD yang umumnya bisa terjadi:

  • Terus menerus sedih atau murung,
  • sering menangis tanpa sebab yang jelas,
  • selalu lemas dan lelah,
  • mengalami gangguan tidur dan cenderung mengantuk pada siang hari,
  • sulit berkonsentrasi dan membuat keputusan,
  • tidak tertarik pada sekitarnya,
  • kehilangan minat pada hal-hal yang pernah disukai,
  • nafsu makan yang menurun atau meningkat,
  • merasa bersalah dan tak berdaya,
  • selalu bicara negatif,
  • uring-uringan atau cepat emosi,
  • tidak merawat diri sendiri, misalnya tidak mandi atau ganti baju,
  • tidak ingat waktu,
  • kehilangan selera humor,
  • cenderung menarik diri,
  • kesulitan merasakan ikatan batin dengan sang Bayi,
  • tidak merasa senang punya momongan,
  • hanya merawat sang Bayi karena kewajiban,
  • tidak ingin bermain dengan sang Bayi,
  • selalu merasa ada yang salah pada kondisi sang Bayi,
  • memiliki pikiran buruk, seperti ingin menyakiti sang Bayi atau bunuh diri.

Itulah tadi informasi mengenai seorang mama yang mengakhiri hidup bersama sang Bayi karena depresi. Untuk mencegah hal serupa terjadi pada orang terdekat, Mama bisa mulai mengamati tanda-tanda PPD yang muncul pada teman atau kerabat ya.

Sedangkan bagi Mama yang merasa memiliki gejala depresi pascapersalinan, sebaiknya segera berbicara dengan orang terdekat atau mencari bantuan profesional. Semoga informasi ini bermanfaat ya, Ma.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.