Rahasia Kulit Lembap untuk Ibu Menyusui, Pastikan Terhidrasi

- Ibu menyusui rentan mengalami kulit kering akibat perubahan hormon, kurang tidur, dan meningkatnya kebutuhan cairan tubuh setelah melahirkan.
- Menjaga hidrasi tubuh, memilih skincare dengan bahan pelembap seperti ceramide dan hyaluronic acid, serta menghindari air panas membantu mempertahankan kelembapan kulit.
- Asupan nutrisi bergizi seimbang dan tidur cukup berperan penting dalam menjaga elastisitas serta kesehatan kulit selama masa menyusui.
Kulit kering menjadi salah satu masalah yang cukup sering dialami perempuan setelah melahirkan. Terutama pada ibu menyusui, kondisi ini kerap muncul sebagai keluhan karena tubuh masih beradaptasi dengan berbagai perubahan yang terjadi setelah kehamilan dan persalinan.
Kondisi ini umumnya dipengaruhi oleh perubahan hormon setelah persalinan, kurangnya waktu istirahat, hingga meningkatnya kebutuhan cairan tubuh untuk memproduksi ASI. Jika tidak dirawat dengan tepat, kulit bisa kehilangan kelembapan alaminya dan terasa tidak nyaman.
Karena itu, penting bagi ibu menyusui untuk mengetahui cara sederhana yang dapat membantu menjaga kelembapan kulit agar tetap sehat dan terawat di tengah aktivitas merawat si Kecil.
Nah, untuk mengatasinya, Popmama.com sudah merangkum indormasi yang dilansir dari berbagai sumber mengenai rahasia kulit lembab bagi ibu menyusui. yuk, disimak!
Table of Content
1. Pastikan tubuh Mama tetap terdehidrasi

Yang pertama dan wajib diperhatikan adalah kecukupan cairan tubuh Mama. Menjaga tubuh tetap terhidrasi menjadi langkah dasar untuk membantu kulit tetap lembap. Para ahli menjelaskan bahwa kelembapan kulit tidak hanya berasal dari produk perawatan, tetapi juga dari cairan yang dikonsumsi setiap hari.
Melansir dari Parents, hal ini semakin penting bagi ibu menyusui karena ASI mengandung sekitar 85% air, sehingga tubuh membutuhkan cairan lebih banyak. Karena itu, ibu menyusui umumnya dianjurkan minum minimal 8 hingga 12 gelas s air perhari untuk membantu menjaga keseimbangan cairan dan hidrasi kulit.
2. Gunakan skincare yang punya kandungan untuk melembabkan

Memilih produk perawatan kulit dengan kandungan yang tepat menjadi langkah penting untuk membantu menjaga kelembapan kulit selama masa menyusui. Para ahli dermatologi menyarankan penggunaan pelembap yang mengandung bahan seperti ceramide, hyaluronic acid, atau niacinamide, karena bahan-bahan tersebut dapat membantu memperkuat lapisan skin barrier sekaligus menjaga kadar air di dalam kulit.
Menurut organisasi dermatologi seperti American Academy of Dermatology, pelembap yang diformulasikan untuk memperbaiki skin barrier dapat membantu mengurangi kekeringan serta membuat kulit terasa lebih lembut dan nyaman. Selain itu, hindari juga penggunaan sabun antiseptic, karena jenis sabun tersebut punya kandungan yang dapat membuat kulit makin kering.
3. Hindari penggunaan air panas dan scrub yang terlalu kasar

Selain memperhatikan kandungan skincare, cara membersihkan kulit juga perlu diperhatikan. Para ibu disarankan untuk mandi menggunakan air hangat suam-suam kuku, bukan air yang terlalu panas. Air panas dapat menghilangkan minyak alami pada kulit sehingga kulit menjadi lebih mudah kering dan terasa tertarik setelah mandi.
Di sisi lain, penggunaan scrub atau eksfoliator yang terlalu kasar sebaiknya dihindari. Hal ini dikarenakan jika gesekan scrub yang terlalu kuat dapat merusak lapisan pelindung kulit dan memperparah kondisi kulit kering Mama. Sebagai gantinya, pilih produk pembersih yang lembut dan fokus pada perawatan yang membantu menjaga kelembapan alami kulit.
4. Gunakan tabir surya

Paparan sinar matahari dapat memperburuk berbagai masalah kulit Mama setelah kehamilan, termasuk kulit menjadi kusam dan hiperpigmentasi. Karena itu, penggunaan tabir surya tetap dianjurkan setiap hari, bahkan ketika cuaca mendung.
Melindungi kulit dari sinar UV juga penting karena kadar estrogen yang menurun setelah kehamilan dapat membuat kulit lebih rentan terhadap kerusakan akibat paparan sinar matahari.
5. Perhatikan asupan nutrisi Mama

Kesehatan kulit juga dipengaruhi oleh apa yang dikonsumsi sehari-hari. Asupan nutrisi yang baik dapat membantu tubuh memperbaiki jaringan kulit sekaligus menjaga kelembapannya.
Dengan mengonsumsi makanan bergizi seimbang yang kaya vitamin, seperti buah, sayuran, dan lemak sehat dapat membantu memberikan nutrisi penting bagi kulit.
Melansir dari Parents, untuk menutrisi kelembapan kulit dari dalam, Mama harus mencukupi kebutuhan protein, makanan kaya omega seperti, salmon, kenari, dan biji rami, diketahui bermanfaat untuk membantu menjaga elastisitas dan kelembapan kulit.
Selain itu, nutrisi tersebut dapat membantu mendukung proses regenerasi kulit sehingga kulit tetap terasa lebih lembap dan sehat.
6. Tidur yang cukup

Melansir dari Vita Cosmetic and Laser Clinic, meski Mama sibuk dan tidak mudah merawat si Kecil sambil melakukan aktivitas lainnya, Mama harus tetap memperhatikan kualitas tidur. Karena kualitas tidur yang baik sangat penting untuk kesehatan tubuh dan kulit.
Kurang tidur dapat membuat kulit terlihat kusam, muncul lingkaran hitam di bawah mata, dan wajah tampak lelah. Sehingga cobalah untuk beristirahat dan jangan ragu untuk meminta bantuan pada orang terdekat jika diperluka ya, Ma.
Itulah rahasia kulit lembab bagi ibu menyusui. namun perlu diingat ya, Ma, jika kondisi kulit kering Mama tidak membaik, segera untuk ke rumah sakit dan memperoleh penanganan yang tepat.


















