6 Faktor Penyebab ASI Sedikit yang Perlu Mama Ketahui

Ketahui penyebabnya terlebih dahulu sebelum mengatasinya!

23 November 2021

6 Faktor Penyebab ASI Sedikit Perlu Mama Ketahui
Freepik

Setiap orang tua pastinya menginginkan yang terbaik untuk anaknya, terutama dalam memberikan ASI (Air Susu Ibu). Hal ini yang sering membuat banyak Mama khawatir tentang suplai ASI. Terlebih lagi, Mama tidak bisa mengetahui secara langsung seberapa banyak ASI yang dihasilkan di dalam tubuh.

Salah satu masalah yang kerap kali dihadapi yaitu jumlah ASI yang sedikit. Menurut penelitian, masalah ini bisa memengaruhi 10% hingga 15% Mama yang sedang menyusui lho.

Jika Mama merasakannya, jangan khawatirnya. Karena dalam banyak kasus, hal ini bersifat sementara dan bisa diatasi. Namun sebelum mengatasinya, ada baiknya Mama mengetahui terlebih dahulu, apa sih yang menjadi penyebab ASI sedikit.

Berikut ini Popmama.com rangkum 6 faktor penyebab ASI sedikit yang perlu Mama ketahui, dilansir dari Verywell Family.

1. Masalah kesehatan yang menjadi penyebab ASI sedikit

1. Masalah kesehatan menjadi penyebab ASI sedikit
Freepik/nakaridore

Adanya masalah di dalam tubuh, bisa menjadi penyebab ASI sedikit. Meskipun ini jarang terjadi, faktanya masalah mendasar pada tubuh apalagi di payudara, bisa menghambat seseorang untuk memproduksi ASI yang cukup.

Pasokan ASI yang sedikit bisa terjadi akibat beberapa hal seperti kelelahan, stres yang ekstrim, pernah melakukan operasi di payudara sebelumnya, hipotiroidisme, atau Polycystic Ovarian Syndrome (PCOS). Selain itu, ASI sedikit juga bisa disebabkan karena kondisi payudara yang kurang berkembang, atau penyakit yang berkaitan dengan payudara yaitu kanker.

2. Pelekatan yang kurang tepat saat bayi menyusu

2. Pelekatan kurang tepat saat bayi menyusu
Freepik

Pelekatan yang kurang tepat saat bayi menyusu juga bisa jadi penyebab ASI sedikit. Jika mulut bayi tidak menempel dengan benar di puting susu, ASI mungkin tidak bisa keluar, Ma. Ini menyebabkan tubuh Mama memproduksi ASI lebih sedikit. Karena biasanya, susu yang keluar dari payudara akan memberi tahu tubuh untuk memproduksi lebih banyak ASI.

Kalau kurang yakin dengan pelekatan yang dilakukan, Mama bisa minta seseorang untuk membantu ya. Sedikit perubahan posisi umumnya bisa memberikan dampak positif terhadap pelekatan yang lebih baik.

Editors' Picks

3. Penggunaan pil KB

3. Penggunaan pil KB
Pixabay/GabiSanda

Pil KB biasanya diminum untuk mencegah terjadinya kehamilan. Ketika Mama minum pil KB saat masih menyusui, ini bisa memengaruhi suplai ASI lho.

Pil KB bisa menyebabkan ASI sedikit atau kering, yang tentu saja bisa menghambat proses menyusui. Ini bisa terjadi karena, beberapa bentuk pengendalian kelahiran mengandung estrogen, hormon yang bisa menyebabkan penurunan produksi ASI.

4. Jarang menyusui bayi bisa jadi penyebab ASI sedikit

4. Jarang menyusui bayi bisa jadi penyebab ASI sedikit
Freepik/senivpetro

ASI sedikit juga bisa terjadi karena Mama jarang menyusui si Kecil. Biasanya bayi baru lahir perlu menyusu setiap dua hingga tiga jam sekali, siang dan malam. Semakin banyak Mama menyusui, maka tubuh akan merangsang produksi ASI lebih banyak lagi.

Tapi, jika Mama membiarkan bayi tidur lebih lama dan jarang menyusui, maka produksi ASI jadi lebih sedikit. Pada beberapa kasus ini bahkan bisa menyebabkan suplai ASI tidak mencukupi saat bayi menyusu.

Oleh karena itu, para ahli menyarankan Mama untuk menyusui lebih sering, terutama saat bayi menunjukkan tanda-tanda lapar. Mama bisa juga bangunkan bayi dari tidurnya setiap tiga jam sekali, untuk menyusui jika memang diperlukan.

5. Tumbuh kembang bayi yang begitu cepat

5. Tumbuh kembang bayi begitu cepat
Freepik/Pch.vector

Seiring bertambahnya usia si Kecil, tentu tumbuh kembangnya juga akan semakin cepat. Kondisi ini membuat bayi memiliki napsu menyusu yang lebih tinggi, karena lebih sering merasa lapar.

Ketika bayi makin sering dan makin lama menyusui, ini bisa jadi penyebab ASI terkesan sedikit. Percayalah, bahwa ini bukan masalah di jumlah ASI-nya. Melainkan, persediaan ASI terkesan sedikit karena bayi terus merasa lapar dan Mama mungkin kurang bisa memenuhinya. 

6. Faktor gaya hidup yang tidak sehat

6. Faktor gaya hidup tidak sehat
Pixabay/free-photos

Tahu nggak Ma, pada kenyataanya menjalani gaya hidup yang tidak sehat bisa jadi penyebab ASI sedikit. Diantaranya mengonsumsi terlalu banyak kafein, minum minuman beralkohol dan merokok.

Merokok bisa mengganggu pelepasan hormon oksitosin di dalam tubuh. Oksitosin merupakan hormon yang merangsang tubuh untuk melepaskan ASI dari payudara. Ketika ASI tidak bisa dikeluarkan dari dalam tubuh, ini akan menyebabkan produksi ASI sedikit.

Sedangkan kafein dan alkohol juga memiliki dampak negatif yang sama terhadap suplai ASI. Kafein dan alkohol yang Mama konsumsi, akan diteruskan ke bayi melalui ASI lho. Dimana ini bisa menumpuk di tubuh bayi, dan menyebabkan gangguan tidur serta keterlambatan perkembangan.

Itulah tadi 6 faktor penyebab ASI sedikit yang perlu Mama ketahui. Dengan mengetahui penyebabnya, tentu Mama jadi lebih mudah dalam mencari solusi guna mengatasinya. Semangat selalu dalam menyusui ya, Ma!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.