5 Penyebab Hubungan Seks Terasa Sakit setelah Melahirkan

Ini bisa terjadi karena adanya perubahan hormon dan tubuh masih dalam masa pemulihan

3 Desember 2021

5 Penyebab Hubungan Seks Terasa Sakit setelah Melahirkan
Freepik/jcomp

Kehidupan seks setelah melahirkan biasanya akan berbeda selama beberapa minggu atau bulan. Hal ini terjadi karena tubuh Mama sedang menyesuaikan diri dan masih dalam proses pemulihan.

Jika Mama mengalami hal tersebut, tak perlu khawatir ya, karena ini wajar terjadi. Menurut penelitian, sekitar 17% - 36% perempuan dilaporkan mengalami dyspareunia atau hubungan seksual yang terasa menyakitkan, pada enam bulan pasca melahirkan.

Inilah mengapa banyak dokter menyarankan Mama untuk menunda berhubungan seks sampai kondisi tubuh benar-benar pulih, setidaknya enam minggu pertama setelah melahirkan.

Tapi sebenarnya, apa yang menjadi penyebab hubungan seks terasa menyakitkan setelah melahirkan?

Berikut ini Popmama.com akan memberikan informasi mengenai 5 penyebab hubungan seks terasa sakit setelah melahirkan, dilansir dari Flo Health. Simak juga cara meminimalisir rasa sakit saat berhubungan seks setelah melahirkan ya, Ma!

1. Luka jahitan pasca melahirkan belum benar-benar pulih

1. Luka jahitan pasca melahirkan belum benar-benar pulih
Freepik/freepik

Bagi Mama yang melahirkan secara normal atau melalui vagina, risiko robekan atau luka akan tetap ada. Biasanya robekan atau luka ini perlu dijahit untuk memperbaikinya, yang biasa disebut jahitan perineum.

Jahitan perineum membutuhkan waktu sekitar empat sampai enam minggu untuk bisa sembuh. Sedangkan rasa tidak nyaman di sekitar perineum baru bisa mereda setelah 12 minggu.

Umumnya pihak rumah sakit atau penyedia layanan kesehatan tempat Mama melahirkan, akan menyarankan untuk menunda berhubungan seks penetrasi sampai jahitan sembuh. Ini untuk memberikan kenyamanan bagi Mama dan juga pasangan.

Karena jika hubungan seks dilakukaan saat jahitan belum sembuh, kemungkinan Mama akan merasa sakit dan aktivitas seks jadi tidak nyaman. Oleh karena itu, penting untuk Mama membiarkan jahitan benar-benar sembuh sebelum melakukan penetrasi ya.

2. Mengalami vagina kering pasca melahirkan

2. Mengalami vagina kering pasca melahirkan
Unsplash/Sharon McCutcheon

Setelah melahirkan, biasanya tingkat oksitosin Mama akan meningkat dan hormon estrogen menurun. Hal ini sangat wajar terjadi, apalagi pasca melahirkan Mama disibukkan dengan kegiatan menyusui si Kecil.

Hanya saja, penurunan kadar hormon estrogen bisa menjadi penyebab vagina kering. Hal inilah yang bisa menimbulkan rasa sakit saat berhubungan seksual. Selain itu, rendahnya kadar hormon ini juga berdampak pada penurunan gairan seks.

Jika merasa sudah siap untuk melakukan hubungan seks, Mama bisa mengurangi rasa sakitnya dengan menggunakan pelumas berbahan dasar air ya. Ini akan membantu melembapkan vagina dan membuat aktivitas seksual menjadi lebih nyaman.

Editors' Picks

3. Pelebaran mulut rahim pasca pembukaan saat melahirkan

3. Pelebaran mulut rahim pasca pembukaan saat melahirkan
Freepik

Ketika melahirkan, biasanya serviks atau mulut rahim akan mengalami pelebaran mulai dari 1 cm hingga 10 cm, dimana ini berbeda-beda pada tiap orang.

Karena alasan ini, Mama disarankan untuk beristirahat dan menunda hubungan seksual guna mempercepat proses pemulihan. Biasanya ini membutuhkan waktu kurang lebih empat minggu lamanya.

Jika Mama memaksakan diri untuk berhubungan seks, tentu ini bisa menyebabkan rasa sakit dan nyeri. Selain itu, melakukan hubungan seks saat pelebaran mulut rahim masih terjadi, bisa meningkatkan risiko terjadinya infeksi di organ reproduksi kita. Jadi lebih berhati-hati ya Ma!

4. Adanya masalah pada tulang panggul

4. Ada masalah tulang panggul
Freepik

Proses kehamilan dan melahirkan biasanya menekan tulang di bagian belakang kemaluan atau biasa disebut tulang panggul. Pasca melahirkan, ada kemungkinan tulang panggul mengalami luka, yang tentu saja bisa mengganggu fungsinya.

Sebenarnya luka ini bisa terjadi karena banyak hal, tapi dua diantaranya yaitu, melahirkan bayi yang terlalu besar atau terlalu sering melahirkan. Jika tidak segera diobati, kondisi ini bisa jadi masalah serius yang bisa mengganggu aktivitas Mama, termasuk dalam hal berhubungan seks.

Ini karena, aktivitas seksual akan memberikan tekanan pada tulang panggul, yang bisa menyebabkan rasa sakit dan tidak nyaman. Untuk mengatasinya, sebaiknya Mama berkonsultasi langsung ke dokter ya.

5. Melahirkan dengan proses caesar

5. Melahirkan proses caesar
Freepik/peoplecreations

Melahirkan dengan proses caesar bisa jadi salah satu penyebab hubungan seks terasa sakit. Karena setelah operasi cesar, biasanya Mama memiliki luka jahitan di rahim dan perut bagian bawah.

Kondisi ini tentu bisa menyebabkan rasa sakit saat atau setelah berhubungan seksual. Untuk itu, Mama sangat disarankan menunggu hingga jahitan sembuh, sebelum melanjutkan aktivitas seksual.

Tak hanya menimbulkan rasa sakit, hubungan seksual yang dilakukan saat luka jahitan belum sembuh juga bisa meningkatkan risiko pendarahan lho Ma. Dimana ini bisa menjadi masalah bagi kesehatan Mama.

Cara meminimalisir rasa sakit saat berhubungan seks setelah melahirkan

Cara meminimalisir rasa sakit saat berhubungan seks setelah melahirkan
Freepik/drobotdean

Memang dalam prosesnya, menunggu pemulihan Mama setelah melahirkan tidaklah sebentar. Ini bisa jadi satu hal yang melelahkan, ditambah lagi hubungan seks adalah kebutuhan yang tidak bisa dilewatkan begitu saja oleh pasangan suami istri.

Nah, berikut ini ada beberapa cara yang bisa Mama lakukan untuk meminimalisir rasa sakit saat berhubungan seks setelah melahirkan.

  • Temukan posisi seks yang nyaman

Untuk menghindari rasa sakit saat berhubungan seksual setelah melahirkan, Mama bisa mencoba posisi seks yang memberikan kenyamanan tanpa adanya tekanan pada bekas luka jahitan atau panggul. Selain itu, Mama dapat melakukan pijatan atau seks oral untuk untuk membangun keintiman dengan pasangan.

  • Latihan kegel

Latihan kegel akan membantu mempercepat kembalinya ukuran vagina pasca melahirkan, dengan cara memperkuat otot-otot dasar panggul yang mengelilinginya. Tak hanya itu, latihan kegel secara teratur juga dapat membantu proses penyembuhan pasca melahirkan. Namun dalam melakukannya harus berhati-hati ya, Ma.

  • Gunakan pelumas berbahan dasar air

Jika Mama mengalami vagina kering akibat perubahan hormon pasca melahirkan, saat melakukan seks penetrasi sebaiknya gunakan pelumas ya, Ma. Pelumas berbahan dasar air sangat direkomendasikan karena bisa mengurangi gesekan pada organ vagina, yang umumnya menyebabkan iritasi.

  • Bersikap terbuka pada pasangan

Apapun yang Mama rasakan, sebaiknya coba bicarakan secara terbuka dengan pasangan ya. Cari solusi bersama karena hubungan seks harus sama-sama membuat nyaman tak hanya bagi Mama, tapi juga untuk pasangan. Dengan bersikap terbuka, tentunya pasangan akan berusaha untuk lebih memahami kondisi Mama.

Nah itulah tadi 5 penyebab hubungan seks terasa sakit setelah melahirkan.

Pada dasarnya hubungan seks dibangun atas dasar komunikasi. Jadi apapun yang Mama rasakan baik itu menyenangkan atau menyakitkan, sebaiknya sampaikan saja kepada pasangan.

Jika memiliki kekhawatiran lain mengenai hubungan seks pasca melahirkan, Mama bisa lakukan konsultasi langsung ke dokter ya.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.