Air susu ibu (ASI) merupakan sumber nutrisi utama yang dibutuhkan bayi untuk tumbuh dan berkembang secara optimal. Selama masa menyusui, Mama tentu ingin memastikan produksi ASI tetap lancar agar kebutuhan gizi si Kecil selalu terpenuhi.
Produksi ASI dipengaruhi oleh keseimbangan hormon, kecukupan kalori, serta kualitas asupan nutrisi harian. Karena itu, pola makan yang padat gizi membantu tubuh tetap berada dalam kondisi “cukup” sehingga proses laktasi dapat berjalan lebih optimal.
Granola kerap disebut sebagai salah satu “powerhouse” untuk laktasi karena umumnya mengandung oat, kacang, dan biji-bijian yang kaya zat besi, serat, protein, serta lemak sehat. Kandungan tersebut tidak hanya membantu menjaga energi ibu menyusui, tetapi juga mendukung kebutuhan nutrisi yang berperan dalam produksi ASI.
Selain dikonsumsi langsung, granola juga dapat diolah menjadi berbagai camilan laktasi yang menyehatkan lho Ma, seperti lactation granola bites, yang bisa dijadikan camilan saat santai.
Berikut ini, Popmama.com sudah merangkum informasi mengenai resep lactation granola bites dari Milky Mama untuk dukung produksi ASI Mama. Yuk disimak!
| Prep Time | 30 Minutes |
| Cook Time | 60 Minutes |
| Portion | 1 Portion |
Bahan dan alat yang diperlukan:
- 3 cangkir oat gulung (rolled oats)
- ½ cangkir almond iris
- ½ cangkir kacang kenari, cincang kasar½ cangkir keripik kelapa atau serutan kelapa tebal (opsional)
- ½ cangkir biji labu
- ¼ cangkir biji wijen
- ¼ cangkir biji rami giling
- 2 sendok makan ragi bir (brewer’s yeast, opsional)
- 1 sendok teh kayu manis bubuk
- ¼ sendok teh garam kosher
- ½ cangkir minyak kelapa murni atau minyak zaitun, dilelehkan
- ½ cangkir sirup maple
- ¼ cangkir selai almond atau tahini
- 1 sendok makan ekstrak vanili
- ½ cangkir ceri kering (dapat diganti dengan kismis)
- ½ cangkir aprikot kering atau kurma, cincang kecil
- Mangkuk besar
- Senduk untuk mengaduk
- Spatula
- Wadah kedap udara
- Oven
Cara membuat lactation granola bites
| 1. Persiapan | Panaskan oven hingga suhu 350°F (sekitar 175°C). Siapkan satu loyang besar dan alasi dengan kertas roti jika diperlukan. |
| 2. Campuran bahan kering | Masukkan oat gulung ke dalam mangkuk besar, lalu tambahkan almond, kenari, kelapa, biji labu, biji wijen, biji rami, ragi bir, kayu manis, dan garam. Aduk hingga seluruh bahan tercampur merata. |
| 3. Campuran bahan basah | Dalam mangkuk kecil, tuangkan minyak kelapa cair, kemudian tambahkan sirup maple, selai almond (atau tahini), dan ekstrak vanili. Aduk menggunakan spatula atau pengocok hingga tercampur; tidak perlu terlalu halus, yang penting selai tercampur rata tanpa gumpalan besar. |
| 4. Menggabungkan adonan | Tuangkan campuran bahan basah ke dalam mangkuk berisi bahan kering. Aduk menggunakan spatula hingga semua bahan terlapisi dengan baik. Pindahkan campuran ke loyang, ratakan, lalu tekan perlahan agar adonan agak padat sehingga nantinya terbentuk gumpalan granola yang lebih baik. |
| 5. Proses memanggang | Panggang di rak tengah oven selama 12 menit. Keluarkan dari oven, aduk atau balik granola, kemudian ratakan kembali dan tekan perlahan. Panggang kembali selama 10–12 menit hingga oat berwarna keemasan dan kacang-kacangan mengeluarkan aroma harum. |
| 6. Proses pendinginan | Keluarkan loyang dari oven dan letakkan di atas rak kawat. Taburkan buah kering secara merata di atas granola, lalu biarkan benar-benar dingin setidaknya selama 45 menit. Proses ini penting untuk menghasilkan tekstur renyah dan membentuk gumpalan granola. |
| 7. Penyajian dan penyimpanan | Setelah dingin, pecah granola menggunakan spatula sesuai ukuran yang diinginkan. Simpan dalam wadah kedap udara pada suhu ruang hingga dua minggu. Granola dapat dinikmati langsung sebagai camilan sehat atau disajikan bersama yogurt, smoothie, buah segar, maupun sesuai selera. |
