Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Magnific
  • Pada usia kehamilan satu minggu, kehamilan umumnya belum terdeteksi lewat test pack atau USG karena perhitungan dimulai dari hari pertama haid terakhir dan janin belum terbentuk.

  • Usia kehamilan dihitung dari HPHT, sedangkan usia janin dari pembuahan yang biasanya terjadi akhir minggu kedua atau awal minggu ketiga; kehamilan rata-rata berlangsung 40 minggu.

  • Test pack dianjurkan sejak hari pertama terlambat haid atau 21 hari setelah hubungan tanpa pengaman; USG umumnya mendeteksi kehamilan pada usia 6–8 minggu.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Saat menanti kehamilan merupakan salah satu momen yang paling mendebarkan. Menunggu kepastian hamil tentunya membuat Mama penasaran, terlebih jika tubuh mama mulai mengalami beberapa perubahan setelah berhubungan.

Tak heran, keinginan untuk segera melakukan test pack sering muncul meski baru beberapa hari berlalu. Namun, tubuh membutuhkan waktu hingga tanda-tanda kehamilan mulai muncul dan bisa terdeteksi melalui pemeriksaan, Ma.

Lantas, apakah 1 minggu sudah ketahuan hamil? Yuk, Ma, simak informasi selengkapnya dalam penjelasan Popmama.com berikut ini.


Apakah 1 Minggu Sudah Ketahuan Hamil?

Magnific

Pada usia kehamilan 1 minggu, kehamilan umumnya belum dapat terdeteksi melalui USG maupun test pack, Ma. Pasalnya, pada tahap ini janin belum terbentuk di dalam rahim. Usia kehamilan pun dihitung sejak hari pertama haid terakhir (HPHT).

Jadi, pada minggu pertama perhitungan kehamilan, Mama sebenarnya masih berada dalam masa menstruasi. Setelah menstruasi selesai, tubuh akan memasuki masa ovulasi, yaitu ketika ovarium melepaskan sel telur. Periode ini dikenal sebagai masa subur karena sel telur dapat dibuahi oleh sperma.

Kehamilan pun baru benar-benar terjadi ketika sel telur berhasil dibuahi oleh sperma. Proses pembuahan biasanya berlangsung pada akhir minggu kedua atau awal minggu ketiga usia kehamilan. Oleh karena itu, pada usia kehamilan 1 minggu, belum ada kehamilan yang dapat terlihat melalui pemeriksaan USG.


Apa Perbedaan Usia Kehamilan dan Usia Janin?

Magnific

Penjelasan di atas pun menjelaskan mengapa usia kehamilan dan usia janin bisa berbeda, Ma. Usia kehamilan dihitung sejak HPHT, sedangkan usia janin dihitung berdasarkan waktu terjadinya pembuahan. 

HPHT digunakan dokter untuk memperkirakan kapan kehamilan terjadi sekaligus menentukan hari perkiraan lahir (HPL). Secara umum, kehamilan berlangsung sekitar 40 minggu atau 280 hari sejak HPHT. Meski begitu, waktu persalinan dapat terjadi sedikit lebih cepat atau lebih lambat dari perkiraan tersebut, ya.

Kapan Kehamilan Mulai Terdeteksi

Magnific

Melansir dari laman National Health Service (NHS), kehamilan bisa dideteksi melalui test pack sejak hari pertama terlambat haid. Namun, jika Mama tidak mengetahui jadwal menstruasi berikutnya, tes bisa dilakukan setidaknya 21 hari setelah hubungan seksual tanpa pengaman.

Pasalnya, test pack bekerja dengan mendeteksi hormon human chorionic gonadotropin (hCG) dalam urine. hCG mulai diproduksi setelah embrio menempel pada dinding rahim. Jika tes dilakukan terlalu dini, hasilnya bisa negatif karena kadar hCG belum cukup tinggi untuk terdeteksi. 

Sementara itu, deteksi kehamilan dengan USG umumnya sudah bisa dilakukan sejak usia kehamilan sekitar 6–8 minggu, saat kantong kehamilan dan tanda-tanda awal kehamilan mulai terlihat. Sehingga, hasil pemeriksaan USG tidak bisa menunjukkan kehamilan yang masih berusia 1 minggu ya, Ma.


Ciri-ciri Kehamilan di Usia 1 Minggu

Magnific

Memasuki usia kehamilan 1 minggu, tubuh mama mungkin mulai mengalami beberapa perubahan yang sering dikaitkan dengan tanda awal kehamilan. Beberapa ciri yang mungkin dirasakan, antara lain:

  • Haid yang terlambat. Merupakan salah satu tanda paling umum yang dirasakan.

  • Muncul flek atau perdarahan ringan. Ditandai dengan bercak kecil yang menandakan pembuahan embrio di dalam rahim.

  • Payudara terasa lebih lembut, nyeri, atau membesar. Terjadi akibat perubahan hormon untuk mempersiapkan produksi ASI.

  • Sembelit. Dipicu karena peningkatan hormon progesteron yang memperlambat kerja saluran pencernaan.

  • Keputihan. Biasanya berupa cairan encer berwarna putih susu yang keluar dari vagina.

  • Mudah lelah dan mengantuk. Kondisi ini dapat terjadi akibat perubahan hormon progesteron.

  • Mual dan muntah. Dikenal dengan sebutan morning sickness.

  • Perubahan suasana hati. Umumnya diakibatkan oleh  perubahan hormon dan kondisi tubuh.

  • Berat badan bertambah. Kehamilan biasanya ditandai dengan kenaikan berat badan, yakni sekitar 1–2 kg.

  • Lebih sering buang air kecil. Terjadi karena janin di dalam kadnungan bisa memberikan tekanan pada kandung kemih.

  • Gejala maag. Kondisi ini berkaitan dengan meningkatnya produksi hormon progesteron pada tubuh.

  • Perut kram. Disebabkan oleh embrio yang menempel pada dinding rahim, termasuk pada area panggul atau punggung bawah.

  • Mengidam makanan tertentu. Merupakan keinginan makan makanan tertentu yang terjadi akibat perubahan hormonal.

  • Muncul rasa logam di mulut. Kondisi ini bisa dipicu oleh meningkatnya produksi hormon progesteron dan estrogen di dalam tubuh. 

  • Sakit punggung. Terjadi akibat perubahan postur tubuh dan peregangan ligamen. 

Itu dia informasi mengenai apakah 1 minggu sudah ketahuan hamil. Kehamilan memang belum terdeteksi oleh pemeriksaan USG maupun test pack, tapi tubuh mama mungkin sudah merasakan beberapa gejala awal kehamilan.

Semoga informasi ini bermanfaat untuk Mama.


Curated For You

Editorial Team

Related Article