Pada ibu hamil, yang menjadi penyebab umum infeksi telinga adalah:
Selama kehamilan, kadar hormon estrogen dan progesteron naik. Hormon-hormon ini dapat memengaruhi sistem kekebalan tubuh dan membuat Mama lebih rentan terhadap penyakit akibat dari bakteri dan virus.
- Bakteri atau virus masuk ke telinga
Penyebab infeksi telinga lainnya adalah adanya bakteri atau virus yang masuk ke saluran telinga. Kondisi kekebalan tubuh yang berubah selama kehamilan membuat tubuh sulit untuk melawan bakteri atau virus yang masuk ke telinga.
- Penumpukan kotoran telinga
Kotoran telinga yang tidak dibersihkan bisa menumpuk dalam telinga. Ketika kotoran menumpuk dan tidak dikeluarkan maka bisa menyebabkan infeksi telinga.
Jika Mama ingin mengeluarkan kotoran telinga ada baiknya mengunjungi dokter dan tidak menggunakan cotton bud.
- Tingkat metabolisme basal (BMR) yang lebih tinggi
Selama kehamilan, tubuh mama membutuhkan kadar oksigen dan volume darah yang lebih banyak. Hal ini menyebabkan jantung bekerja lebih keras untuk memindahkan cairan dari pada biasanya.
Hal ini memungkinkan adanya penumpukan cairan di dalam telinga. Meski penumpukan cairan di telinga ini belum tentu mengakibatkan infeksi, namun telinga mama akan terasa sakit.
- Adanya peningkatan cairan dalam tubuh
Aliran darah yang meningkat saat hamil dapat menyebabkan cairan tertinggal dalam tubuh. Salah satu tempat bertumpuknya cairan dalam tubuh adalah hidung.
Hidung yang tersumbat oleh cairan selama kehamilan dapat meningkatkan risiko infeksi telinga.