Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Kenapa Ibu Hamil Air Liurnya Banyak? Ini Penyebabnya
Magnific
  • Ptyalism gravidarum adalah produksi atau penumpukan air liur berlebih saat hamil, sering muncul bersama mual, dan umumnya tidak membahayakan janin.

  • Kondisi ini dapat dipicu mual, heartburn, masalah gigi dan mulut, serta paparan asap rokok.

  • Air liur berlebih paling sering terjadi pada trimester pertama dan biasanya mereda pada trimester kedua; bila mengganggu aktivitas, ibu hamil disarankan berkonsultasi ke dokter.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Apakah Mama merasa air liur di mulut jadi lebih banyak sejak hamil? Tenang, Mama tidak sendirian. Kondisi yang disebut ptyalism gravidarum ini cukup umum terjadi selama kehamilan dan meski bisa terasa mengganggu, umumnya tidak perlu dikhawatirkan.

Produksi air liur berlebih dapat membuat sebagian ibu hamil harus lebih sering menelan atau bahkan meludah karena merasa mulut selalu penuh. Kondisi ini juga dapat muncul bersamaan dengan rasa mual, terutama pada awal kehamilan. Lantas, apa sih penyebabnya?

Berikut Popmama.com telah merangkum informasi mengenai kenapa ibu hamil air liurnya banyak, seperti dilansir dari laman BabyCenter.

1. Kenapa ibu hamil air liurnya banyak?

Magnific

Produksi air liur berlebih saat hamil merupakan kondisi yang normal dan umumnya tidak berdampak pada kesehatan janin. Kondisi ini disebut ptyalism atau sialorrhea, sedangkan pada ibu hamil dikenal sebagai ptyalism gravidarum

Dalam kondisi normal, kelenjar ludah memproduksi sekitar 1,5 liter air liur setiap hari. Namun, jumlah tersebut biasanya tidak terasa karena Mama secara tidak sadar terus menelan air liur.

Saat hamil, Mama mungkin merasa air liur lebih banyak karena tubuh memproduksinya dalam jumlah lebih besar, lebih jarang menelannya, atau kombinasi dari keduanya. Kondisi ini juga lebih sering terasa ketika Mama sedang mengalami mual.

2. Penyebab produksi air liur berlebihan saat hamil

Magnific

Ada beberapa kondisi yang dapat menyebabkan produksi air liur terasa lebih banyak selama kehamilan, yaitu:

  1. Mual: Rasa mual dapat membuat Mama lebih jarang menelan air liur sehingga air liur akhirnya menumpuk di dalam mulut. Kondisi ini juga lebih sering ditemukan pada ibu hamil yang mengalami hyperemesis gravidarum atau mual muntah yang parah.

  2. Heartburn: Naiknya asam lambung dapat mengiritasi kerongkongan dan merangsang kelenjar ludah untuk menghasilkan lebih banyak air liur. Air liur tersebut membantu tubuh menetralkan asam lambung.

  3. Masalah gigi dan mulut: Kerusakan gigi maupun infeksi pada rongga mulut dapat menyebabkan produksi air liur meningkat. Karena itu, pemeriksaan gigi secara rutin tetap penting selama kehamilan.

  4. Paparan zat tertentu: Asap rokok, beberapa jenis obat, paparan zat beracun seperti merkuri dan pestisida, serta kondisi medis tertentu juga dapat memicu produksi air liur berlebih.

3. Di usia kehamilan berapa produksi air liur berlebih biasanya terjadi?

Magnific

Air liur berlebih paling sering terjadi pada trimester pertama kehamilan dan umumnya mulai mereda ketika memasuki trimester kedua. Namun, pada sebagian kecil ibu hamil, kondisi ini dapat bertahan hingga persalinan atau bahkan terasa semakin banyak seiring bertambahnya usia kehamilan.

Lama berlangsungnya kondisi ini bisa berbeda pada setiap ibu hamil. Ada yang mengalami air liur berlebih hingga usia kehamilan sekitar empat bulan, sementara sebagian lainnya masih mengalaminya hingga memasuki trimester ketiga.

4. Apakah produksi air liur berlebih perlu dikhawatirkan?

Magnific

Produksi air liur berlebih selama kehamilan tidak terbukti menyebabkan komplikasi pada kehamilan maupun membahayakan janin. Jadi, kondisi ini umumnya bukan sesuatu yang perlu dikhawatirkan selama tidak disertai masalah lain yang mengganggu.

Meski begitu, air liur berlebih dapat memengaruhi kualitas hidup mama. Beberapa ibu hamil juga dapat mengalami pembengkakan kelenjar ludah yang membuat tidur menjadi kurang nyaman atau merasa malu karena harus lebih sering meludah. Jika kondisi tersebut mulai mengganggu aktivitas mama, sebaiknya konsultasikan kepada dokter spesialis obstetri dan ginekologi.

5. Cara mengatasi air liur berlebih saat hamil

Magnific

Ada beberapa cara yang dapat Mama lakukan untuk membantu membuat kondisi air liur berlebih terasa lebih nyaman selama kehamilan, di antaranya:

  1. Jaga kebersihan mulut: Sikat gigi dan gunakan obat kumur beberapa kali sehari untuk menjaga kebersihan rongga mulut.

  2. Makan dalam porsi kecil: Konsumsi makanan dalam porsi kecil tetapi lebih sering dan pilih menu yang seimbang. Sebaiknya hindari terlalu banyak makanan bertepung.

  3. Perbanyak minum air putih: Sediakan botol minum dan konsumsi air dalam tegukan kecil secara berkala untuk membantu menjaga tubuh tetap terhidrasi.

  4. Telan air liur jika memungkinkan: Jika tidak membuat Mama merasa mual, air liur berlebih dapat ditelan seperti biasa.

  5. Kunyah permen karet bebas gula: Mengisap permen keras atau mengunyah permen karet bebas gula tidak mengurangi produksi air liur, tetapi dapat membantu membuat air liur berlebih terasa tidak terlalu mengganggu.

  6. Meludah jika terasa mual: Jika menelan air liur justru memperparah rasa mual, Mama bisa meludahkannya menggunakan tisu, kain, atau wadah yang bersih.

Nah, itu dia penjelasan mengenai kenapa ibu hamil air liurnya banyak. Semoga informasi ini dapat membantu Mama.

Curated For You

Editorial Team

Related Article