Ibu Hamil Mencoba Bunuh Diri di JPO Mangga Dua karena Ditinggal Suami

Ibu hamil ini diduga stres, belum diketahui alasan sang Suami meninggalkan dirinya

6 Januari 2021

Ibu Hamil Mencoba Bunuh Diri JPO Mangga Dua karena Ditinggal Suami
Freepik/Ipopba

Kejadian menggemparkan terjadi di jembatan penyebrangan orang (JPO) Gunung Sahari, Mangga Dua pada Selasa (5/1/2020) malam. Seorang ibu hamil berusaha mengakhiri hidupnya dengan terjun dari JPO.

Untungnya usahanya bisa dicegah karena warga yang melintas di jembatan itu berhasil membujuk ibu hamil tersebut. 

Bagaimana kronologis kejadian tersebut? Berikut Popmama.com rangkum fakta lengkapnya.

1. Ibu hamil itu sudah berdiri di luar pagar JPO

1. Ibu hamil itu sudah berdiri luar pagar JPO
Freepik/freepik

Dikutip dari berbagai sumber, ibu hamil muda itu sudah bersiap meloncat dengan berdiri di luar pagar jembatan. Untungnya, ada beberapa warga yang melintas sehingga menanyakan keadaan dari ibu hamil tersebut.

Akhirnya ibu hamil itu pun dibujuk oleh beberapa orang yang lewat agar menghentikan niatnya untuk bunuh diri. Ibu hamil tersebut mengenakan gaun panjang hijau tua saat akan bunuh diri.

Editors' Picks

2. Diduga depresi karena ditinggal suaminya

2. Diduga depresi karena ditinggal suaminya
Freepik

Ketika berhasil dibujuk, ia memaparkan kalau sedang hamil muda tapi malah ditinggal oleh suaminya. Belum diketahui pasti mengapa sang Suami meninggalkannya. Namun, ibu hamil ini berkata ingin pulang kampung karena meyakini suaminya ada di sana.

3. Dukungan emosional yang dibutuhkan ibu hamil

3. Dukungan emosional dibutuhkan ibu hamil
Freepik

Menurut website Very Well, banyak penelitian menunjukkan pentingnya dukungan seseorang terutama pasangan selama kehamilan. Pasalnya ini akan berdampak pada kesehatan mental dan fisik ibu hamil dan bayi mereka.

Penelitian dalam Journal of Maternal-Fetal and Neonatal Medicine menyebut jika dukungan emosional dari pasangan bisa sangat penting selama kehamilan. Memiliki pasangan yang terlibat serta mendukung secara emosional dan finansial berkorelasi secara signifikan dengan penurunan tingkat stres.

Berikut tips yang bisa diikuti agar pasangan bisa terlibat aktif untuk mendukung kehamilan.

  • Membantu pasangan belajar mengenai kehamilan. Bagaimana beberapa keadaan dapat memengaruhi emosional dan fisik mereka, dan tantangan apa yang mungkin mereka hadapi selama kehamilan.
  • Libatkan pasangan dalam setiap perkembangan kehamilan.
  • Berkomunikasi secara terbuka dengan pasangan.

4. Membantu orang dekat jika memiliki kecenderungan bunuh diri

4. Membantu orang dekat jika memiliki kecenderungan bunuh diri
Freepik

Banyaknya kasus percobaan bunuh diri membuat orang-orang di sekitar mereka harus lebih peka. Mengutip website Into the Light, mencegah seseorang untuk bunuh diri bisa dilakukan dengan beberapa cara.

  • Jadilah pendengar yang aktif dengan tidak memotong percakapan dan dengarkan dengan seksama.
  • Tahan semua asumsi untuk tidak menghakimi masalah. 
  • Tanyakan kondisinya saat ini, jika memiliki kecenderungan bunuh diri maka segeralah untuk meminta bantuan kepada ahlinya.
  • Jauhkan ia dari hal yang berbahaya.
  • Berikan pertanyaan terbuka seperti "Apa yang membuatmu kuat hingga sejauh ini?” atau “Apa tujuan/cita-cita yang ingin kamu capai?”. Dengan mengajak untuk berpikir positif, kita dapat menurunkan risiko bunuh diri.

5. Hotline pencegahan bunuh diri

5. Hotline pencegahan bunuh diri
Freepik

Dikutip dari Into The Light, saat ini tidak ada hotline bunuh diri di Indonesia. Nomor hotline 1-500-454 sudah tidak aktif.

Namun, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyarankan masyarakat yang membutuhkan bantuan terkait masalah kejiwaan untuk langsung menghubungi profesional kesehatan jiwa di Puskesmas atau Rumah Sakit terdekat.

Kementerian Kesehatan RI juga telah menyiagakan lima RS Jiwa rujukan yang telah dilengkapi dengan layanan telepon konseling kesehatan jiwa:

  • RSJ Amino Gondohutomo Semarang (024) 6722565
  • RSJ Marzoeki Mahdi Bogor (0251) 8324024, 8324025, 8320467
  • RSJ Soeharto Heerdjan Jakarta (021) 5682841
  • RSJ Prof Dr Soerojo Magelang (0293) 363601
  • RSJ Radjiman Wediodiningrat Malang (0341) 423444

Layanan konseling kesehatan jiwa juga tersedia di rumah sakit umum, Puskesmas, biro psikologi, dan juga melalui online. 

PENTING
Jika seseorang berada dalam kondisi berbahaya yang mengancam keselamatan nyawa, segera telepon nomor layanan darurat 119 atau menuju ke IGD di RS terdekat. Jangan menunggu!

Itulah tadi informasi mengenai ibu hamil yang mencoba bunuh diri di Jakarta. Semoga kejadian ini tidak terjadi lagi dan juga ibu hamil tersebut bisa segera dipertemukan dengan suaminya ya, Ma.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.