Jangan Asal Konsumsi Suplemen, Ini Rekomendasi Terbaik untuk Ibu Hamil

Ketahui vitamin dan sumplemen yang tepat untuk kehamilan trimester pertama Mama

1 Oktober 2019

Jangan Asal Konsumsi Suplemen, Ini Rekomendasi Terbaik Ibu Hamil
foodmatters.com

Tak dapat dipungkiri lagi jika ibu hamil memang sangat membutuhkan asupan suplemen ekstra. Pasalnya, manfaat dari suplemen tersebut bukan hanya dapat dirasakan oleh Mama, namun juga untuk si Kecil.

Namun, jangan konsumsi sembarang suplemen. Pilihlah suplemen yang memiliki banyak kandungan vitamin dan mineral.

Bukan hanya itu, kandungan penting lainnya yang paling diperlukan oleh ibu hamil dari adalah asam folat, vitamin D, kalsium, serta zat besi.

Mengapa kandungan-kandungan tersebutlah yang disarankan untuk ada pada suplemen ibu hamil?

Berikut Popmama.com telah merangkumnya untuk Mama!

1. Asam Folat

1. Asam Folat
healthharvard.edu

Kandungan pertama yang harus ada dalam suplemen ibu hamil adalah asam folat.

Tak dapat dipungkiri lagi bahwa ssam folat yang cukup memang sangat diperlukan bagi ibu hamil untuk mencegah terjadinya neural tube defect (NTD), yaitu cacat pada sistem saraf bayi. 

NTD biasanya mulai berkembang pada 28 hari pertama setelah pembuahan. Pada masa itu, kebanyakan perempuan bahkan belum menyadari bahwa mereka hamil. 

Maka dari itu, bagi perempuan yang sedang berupaya mendapatkan keturunan atau menjalani program kehamilan, 
sangat disarankan untuk mengonsumsi 400 -800 mikrogram asam folat setiap hari sampai kehamilan mencapai usia 3 bulan.

Tak hanya dari suplemen, kamu juga bisa mendapatkan asam folat alami dari makanan-makanan tertentu, seperti sayuran hijau, sereal atau gandum, kacang-kacangan, dan jeruk.

Meskipun asam folat terkandung pada berbagai macam makanan, namun asam folat dalam bentuk suplemen atau tabletlah yang paling mudah untuk diserap oleh tubuh. 

Mengingat pentingnya asam folat, maka meskipun pola gizi seimbang sudah tercukupi, namun suplemen tersebut tetaplah penting untuk diberikan pada ibu hamil agar kebutuhan nutrisinya tercukupi.

Baca juga: 

Editors' Picks

2. Vitamin D dan Kalsium

2. Vitamin D Kalsium
Commons.wikimedia.org

Ibu hamil atau ibu menyusui, sangat disarankan untuk mengonsumsi 10 mikrogram vitamin D dan 1.000 mg kalsium setiap hari. 

Pasalnya, vitamin D dan kalsium sangat berperan dalam kesehatan tulang dan gigi Mama. 

Pada ibu hamil vitamin D dan kalsium sangat dibutuhkan selama masa kehamilan untuk menunjang pertumbuhan tulang bayi.

Jika ibu hamil kekurangan vitamin D, maka kelak anaknya akan rentan mengalami pertumbuhan tulang yang abnormal. 

Tak hanya vitamin D, kalsium juga sangat dibutuhkan oleh para ibu hamil. 

Kalsium yang ibu hamil konsumsi nantinya akan digunakan oleh janin untuk membentuk tulang. 

Mama dapat menemukan sumber kalsium alami dari tahu, tempe, kacang merah, susu kedelai, susu, keju, yogurt, sayuran berdaun hijau, sarden, salmon, dan kacang-kacangan.

Tak hanya dari itu saja, Mama juga bisa mendapatkan vitamin D secara alami dari ikan seperti salmon dan sarden, telur, dan daging. 

Selain itu, Mama juga dapat berjemur di bawah sinar matahari pagi untuk mendapatkan asupan vitamin D terbaik bagi tubuh.

Baca juga: Ingin Cepat Hamil, Perbanyaklah Konsumsi Vitamin D

3. Zat Besi

3. Zat Besi
Commons.wikimedia.org

Pada dasarnya, zat besi sangatlah dibutuhkan ibu hamil untuk membentuk sel-sel darah merah.

Mengapa sel darah merah sangatlah penting bagi ibu hami?

Pasalnya, sel darah merahlah yang membawa oksigen ke seluruh bagian tubuh dan juga kepada bayi yang ada di perut Mama.

Jika kekurangan zat besi, maka ibu hamil dapat dengan mudah terserang anemia sehingga Mama akan terus-menerus merasa lelah, pusing, lemah, dan pucat. 

Tak hanya untuk ibu hamil, zat besi juga sangat penting bagi pertumbuhan janin. 

Kekurangan zat besi pada masa kehamilan membuat sang Bayi berisiko menderita anemia, bayi lahir prematur atau memiliki berat badan yang rendah.

Mengingat pentignya peranan zat besi, maka dapatkanlah asupan zat besi dari sumber-sumber alami, seperti daging tanpa lemak, sayuran berdaun hijau gelap, buah kering, dan kacang-kacangan. 

Jika dirasa kurang cukup juga, maka suplemen dari resep dokter dapat dijadikan alternatif tambahan.

Biasanya, suplemen untuk menambah zat besi bisa menyebabkan efek samping berupa konstipasi, diare, dan mengganggu penyerapan nutrisi-nutrisi lain yang dibutuhkan tubuh. 

Jika hal tersebut terjadi pada Mama, segeralah periksakan ke dokter.

Baca juga: Ketahui Takaran Zat Besi yang Aman untuk Ibu Hamil

Takaran Suplemen Kehamilan Terbaik

Takaran Suplemen Kehamilan Terbaik
healthhub.sg

Pada umumnya, suplemen yang ibu hamil butuhkan pada trimester pertama kehamilan wajib mengandung vitamin dan mineral berikut ini:

  • 400 unit vitamin D.
  • 250 miligram kalsium
  • 400-800 mikrogram asam folat.
  • 30 miligram zat besi.
  • 2 miligram tembaga.
  • 2 miligram vitamin B6.
  • 15 miligram zinc.
  • 50 miligram vitamin C.

Meskipun begitu, ingatlah selalu untuk berkonsultasi terlebih dahulu mengenai konsumsi suplemen yang Mama butuhkan kepada dokter kandungan.

Dengan pemeriksaan yang tepat, maka dokter pun akan mengetahui vitamin serta mineral apa yang paling dibutuhkan oleh tubuh Mama dan si Kecil dalam kandungan.

Selain itu, jangan mengonsumsi vitamin atau suplemen kehamilan dalam dosis yang terlalu tinggi atau melebihi anjuran, pasalnya hal tersebut justru akan berdampak buruk pada Mama dan janin.

Topic:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.