Di balik rasa antusias menyambut si Kecil, ada perubahan hormon, hingga kecemasan menjelang persalinan, yang bisa membuat pikiran terasa penuh. Wajar kalau sesekali Mama merasa stres.
Namun, stres berlebihan saat hamil ternyata bukan cuma soal mood swing, lho. Saat tubuh memproduksi hormon kortisol dalam jumlah tinggi, kondisi ini bisa berdampak pada pertumbuhan plasenta.
Padahal, plasenta berperan penting dalam menyalurkan nutrisi dan oksigen untuk janin. Jika pertumbuhannya terganggu, perkembangan si Kecil pun bisa ikut terpengaruh. Hal ini diungkap dalam sebuah penelitian, Ma.
Untuk lebih lengkapnya, berikut rangkuman Popmama.com tentang stres ibu hamil menghambat pertumbuhan plasenta.
