- Nyeri panggul atau nyeri perut di bagian bawah.
- Nyeri saat buang air kecil, yang dikenal sebagai disuria.
- Kencing berdarah atau hematuria (adanya darah dalam urin).
- Rasa tidak tuntas setelah buang air kecil, seperti masih ada urin yang tertinggal.
- Peningkatan frekuensi buang air kecil.
- Mengalami ISK yang berulang tanpa penyebab jelas.
Apakah Menahan Buang Air Kecil bisa Menyebabkan Kista, Ini Faktanya

- Kebiasaan menahan buang air kecil bisa berdampak buruk bagi kesehatan organ intim yang sensitif dan lembap.
- Ketidakseimbangan bakteri di area organ intim dapat memicu berbagai keluhan seperti infeksi saluran kemih (ISK).
- Artikel ini membahas fakta medis terkait hubungan antara kebiasaan menahan kencing dan risiko munculnya kista pada area vagina.
Ada kalanya kamu merasa begitu malas untuk buang air kecil kalau sedang tidak terlalu kebelet. Padahal, kebiasaan ini bisa saja berujung pada penyakit, lho.
Organ intim manusia adalah area yang sangat sensitif. Di sana, terdapat banyak syaraf dan cukup sensitif karena terbuka dan memiliki kelembapan yang tinggi.
Jika tidak dirawat dengan baik, kestabilan bakteri bisa tidak seimbang dan menyebabkan beberapa keluhan, termasuk ISK atau malah kista di area vagina.
Namun, apakah benar kalau menahan buang air kecil bisa menyebabkan kista? Popmama.com akan merangkumkannya untuk Mama.
1. Efek samping dari kebiasaan menahan buang air kecil

Perempuan yang sering menahan buang air kecil mungkin saja mengalami ngompol, terasa nyeri, atau berujung ISK. Lebih buruk lagi, bisa juga mengalami penyakit batu kandung kemih karena terjadi pengendapan urin yang menjadi pemicunya.
Jika terlalu sering dan lama menahan buang air kecil, maka bisa mengalami inkontinensia urin, yaitu kondisi yang menyebabkan kamu kehilangan kemampuan untuk mengontrol otot saluran kemih, akhirnya sering ngompol.
Menahan buang air kecil juga bisa mengganggu ginjal, karena menahan pipis bisa membuat urin naik kembali ke ginjal dan menyebabkan ginjal membengkak. Tentu, tidak mau semua hal itu terjadi kan?
2. Apakah menahan buang air kecil bisa berujung kista?

Sebenarnya, munculnya kista kandung kemih bisa dipicu oleh beberapa faktor, salah satunya infeksi.
Menahan buang air kecil bisa menimbulkan infeksi saluran kemih. Jika sering terjadi dan malas untuk diobati, maka bisa menyebabkan peradangan. Pada kondisi peradangan kronis ini, maka timbul potensi pembentukan kista di dinding kandung kemih.
Namun, ada faktor lainnya seperti peradangan atau iritasi jangka panjang pada lapisan kandung kemih, lalu ada juga kelainan bawaan, terjadi trauma atau cedera pada kandung kemih, dan yang terakhir adalah obstruksi saluran kemih atau penyumbatan saluran kemih.
3. Gejala yang mirip dengan ISK

Sudah menjadi hal yang umum, kalau menahan buang air kecil terlalu lama bisa berujung ISK. Sayangnya, gejala kista kandung kemih banyak yang mirip dengan gejala ISK. Ini dia gejalanya:
4. Pengobatan untuk kista kandung kemih

Jika ternyata mengalami kista kandung kemih, kamu bisa melakukan beberapa pendekatan pengobatan, tergantung pada beberapa faktor. Seperti contoh, kalau kistanya kecil, tidak menimbulkan gejala, dan bersifat jinak, dokter akan menyarankan untuk diobservasi dulu.
Sedangkan jika kistanya disertai dengan infeksi atau peradangan, dokter mungkin akan meresepkan antibiotik atau anti-inflamasi. Kalau kistanya berukuran besar dan membuat pasien tidak nyaman, dokter mungkin akan mempertimbangkan drainase.
Apakah kista perlu dibedah? Pembedahan mungkin diperlukan untuk kista yang sangat besar, menimbulkan gejala parah, atau dicurigai memiliki potensi keganasan.
5. Cara mencegah kista kandung kemih

Dari banyaknya tips untuk mencegah terjadinya kista kandung kemih, salah satunya adalah untuk melakukan buang air kecil dengan segera. Dianjurkan untuk tidak menahan buang air kecil terlalu lama, karena rutin mengosongkan kandung kemih bisa mencegah penumpukan bakteri.
Tips lainnya adalah minum air putih yang cukup, menjaga kebersihan area genital dengan baik dan benar, hingga menerapkan pola makan yang sehat. Kalau mengalami ISK, segera obati, jangan ditunda-tunda karena jika berlarut-larut bisa mencegah komplikasi kista kandung kemih.
Seringnya, kista kandung kemih adalah kondisi yang seringkali jinak dan tidak bergejala. Namun, bisa saja menjadi masalah jika menimbulkan rasa tidak nyaman atau ukuran kista membesar. Jika merasa tidak nyaman di area organ intim, jangan ragu untuk segera konsultasi, ya.
Serta, pastikan untuk tidak menahan buang air kecil lagi!

















