Memasuki fase pertengahan usia, kesuburan perempuan memang mulai mengalami penurunan alami dan siklus menstruasi kerap menjadi tidak teratur. Kondisi ini sering kali membuat banyak Mama keliru mengira bahwa kehamilan sudah tidak mungkin terjadi lagi.
Melalui akun University Hospitals, dijelaskan bahwa masa perimenopause merupakan salah satu periode paling sering disalahpahami dalam sistem reproduksi perempuan. Padahal, anggapan keliru tersebut justru berisiko memicu kehamilan yang tidak direncanakan karena proses ovulasi masih bisa terjadi sewaktu-waktu.
Memahami fakta medis di balik fase transisi ini sangat penting agar Mama bisa mengambil keputusan kesehatan reproduksi secara bijak. Ingin tahu penjelasan lengkapnya? Berikut Popmama.com bagikan bisakah terjadi kehamilan saat perimenopause!
