TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Benarkah Kehamilan Bisa Dideteksi Melalui Denyut Nadi?

Yuk, cari tahu apakah kehamilan bisa dideteksi melalui denyut nadi di sini!

3 Maret 2022

Benarkah Kehamilan Bisa Dideteksi Melalui Denyut Nadi
Freepik/Jcomp

Mama mungkin sudah tidak asing dengan berbagai informasi tes kehamilan secara alami. Sebut saja cek kehamilan dengan garam, gula, atau bahkan cairan pemutih. Tapi, pernahkah Mama dengar soal cek kehamilan melalui denyut nadi?

Bila belum pernah dengar, cari tahu lebih lengkap informasi ini bersama Popmama.comsoal benarkah kehamilan bisa dideteksi melalui denyut nadi? 

Atau jangan-jangan tes kehamilan ini hanya mitos belaka, seperti berbagai metode cek kehamilan rumahan lain yang belum terbukti secara ilmiah?

Simak selengkapnya, yuk, Ma.

Editors' Picks

Benarkah Kehamilan Bisa Dideteksi Melalui Denyut Nadi?

Benarkah Kehamilan Bisa Dideteksi Melalui Denyut Nadi
Freepik/freepik

Beberapa orang percaya bahwa kehamilan dapat dideteksi hanya dengan memeriksa denyut nadi.

Meski terkesan meyakinkan, sayangnya, metode cek kehamilan melalui denyut nadi hanyalah mitos belaka, Ma.

Pasalnya, sejauh ini belum ada penelitian yang membuktikan kebenaran hal tersebut secara ilmiah. 

Hal itu juga dipertegas oleh penelitian yang diterbitkan dalam BMC Journal yang menyatakan kalau jumlah denyut nadi maupun detak jantung bisa jadi pertanda kehamilan tidak memiliki bukti ilmiah yang cukup.

Kendati demikian, kabar ini beredar bukan tanpa alasan. Detak denyut nadi disebut-sebut berkaitan dengan kondisi kehamilan.

Ibu yang sedang hamil memang memiliki denyut nadi dan detak jantung yang lebih cepat dari pada biasanya, yakni sekitar 80-90 denyut per menitnya. Sedangkan denyut nadi perempuan yang tidak hamil hanya sekitar 60-80 denyut per menitnya.

Hal ini disebabkan oleh perubahan hormonal selama masa kehamilan. Akhirnya, anggapan denyut nadi yang bertambah cepat tersebut yang dijadikan landasan kenapa cek kehamilan melalui denyut nadi banyak dipercayai.

Anggapan tersebut tentu tidak bisa dipercaya. Pasalnya, banyak faktor yang dapat memicu denyut nadi menjadi lebih cepat dari biasanya, seperti:

  • Tingkat kebugaran

  • Emosi

  • Demam

  • Pengaruh obat-obatan

  • Infeksi virus atau bakteri

  • Dehidrasi

  • Penyakit jantung maupun pembuluh darah

Lantas, bagaimana cara untuk mengetahui kehamilan yang lebih akurat selain melalui denyut nadi? Yuk, simak penjelasannya berikut ini!

Cara Akurat untuk Mengetahui Kehamilan

Cara Akurat Mengetahui Kehamilan
Pexels/RODNAE Productions

Ada beberapa cara akurat untuk mengetahui kehamilan, antara lain:

  1. Melakukan pemeriksaan darah di klinik atau rumah sakit 

  2. Melakukan pemeriksaan sampel urine dengan menggunakan alat test pack secara mandiri di rumah.

Untuk melakukan pemeriksaan kehamilan dengan test pack, sebaiknya mama menggunakan urine pertama di pagi hari supaya mendapatkan hasil yang lebih jelas dan akurat. Selain itu, sebelum membeli test pack pastikan alat tersebut tidak kadaluarsa.

Perempuan dikatakan hamil apabila pada pemeriksaan sampel urine terdapat peningkatan kadar hormon HCG (human chorionic gonadotropin). Pemeriksaan ini dilakukan paling cepat setidaknya 10 hari setelah berhubungan intim.

Tingkat keakuratan tes kehamilan melalui HCG urine ini mencapai 99 persen, seperti dilansir dari situs Planned Parenthood. Maka itu, pemeriksaan kehamilan dengan metode ini dianggap lebih akurat daripada pemeriksaan kehamilan melalui denyut nadi.

Namun begitu, sebaiknya Mama tetap memperhatikan kemungkinan gejala-gejala awal kehamilan yang muncul pada trimester pertama, yaitu:

  • Terlambat menstruasi

  • Perut mual baik disertai muntah maupun tidak

  • Payudara terasa lebih kencang

  • Mood swing

  • Mudah lelah

  • Sakit kepala

  • Perut kembung

  • Perut kram

  • Areola atau area gelap di sekitar puting semakin menghitam

  • Menginginkan makanan tertentu atau ngidam

  • Menolak makanan tertentu

  • Keluar sedikit bercak darah dari vagina

Memang, tidak semua Mama mengalami keluhan yang sama pada awal-awal kehamilannya. Namun, bila Mama mengalami gejala tertentu sebaiknya segera lakukan tes kehamilan ya, Ma jangan hanya mempercayai cek kehamilan melalui denyut nadi saja.

Itulah tadi soal benarkah kehamilan bisa dideteksi melalui denyut nadi. Semoga dapat bermanfaat ya, Ma.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.

Mama CerdAZ

Ikon Mama CerdAZ

Panduan kehamilan mingguan untuk Mama/Ibu, lengkap dengan artikel dan perhitungan perencanaan persalinan

Cari tahu yuk