Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install

Penyebab Aroma Vagina Menyengat saat Menstruasi, Normalkah?

Penyebab Aroma Vagina Menyengat saat Menstruasi, Normalkah?
magnific.com/magnific
  • Aroma vagina saat menstruasi umumnya wajar akibat darah haid berinteraksi dengan udara dan bakteri alami, serta fluktuasi hormon yang meningkatkan keringat di area intim.
  • Bau dapat makin tajam karena pembalut dipakai terlalu lama, perubahan pH yang menurunkan bakteri baik, keringat terperangkap, pakaian ketat, serta konsumsi makanan beraroma kuat.
  • Ganti pembalut setiap 3–4 jam, gunakan pakaian dalam katun longgar, cukup minum air, dan bersihkan bagian luar dengan air hangat dari depan ke belakang tanpa sabun berpewangi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Pasti Mama pernah merasa aroma Miss V menjadi jauh lebih menyengat dari biasanya saat menstruasi. Namun, jangan langsung panik, kondisi ini sebenarnya merupakan hal yang sangat wajar dialami oleh sebagian besar perempuan. 

Ternyata tubuh Mama mengalami berbagai fluktuasi hormon yang cukup signifikan ketika siklus bulanan tiba. Hormon ini tidak hanya memengaruhi dinding rahim, tetapi juga memicu kelenjar keringat di sekitar area intim untuk bekerja lebih aktif dari biasanya.

Selain faktor hormonal, ada beberapa kebiasaan sehari-hari yang membuat aroma tersebut menjadi jauh lebih tajam. Untuk mengetahui penyebabnya dan mengambil langkah pencegahan yang tepat agar, berikut Popmama.com telah merangkumnya. Disimak ya, Ma!

  1. 1. Aroma darah haid bercampur bakteri

    Penyebab aroma vagina menyengat saat menstruasi (2)
    magnific.com/wayhomestudio

    Darah haid yang keluar dari dalam tubuh sebenarnya tidak memiliki bau yang menyengat saat baru keluar. Namun, darah tersebut mengandung zat besi dan nutrisi lain yang ketika bersentuhan dengan udara luar, langsung berinteraksi dengan bakteri baik di sekitar Miss V.

    Proses oksidasi inilah yang secara alami menghasilkan aroma khas yang sering kali tercium. Sebenarnya kondisi ini murni merupakan proses tubuh yang wajar terjadi selama siklus menstruasi berlangsung pada setiap perempuan, jadi Mama tidak perlu merasa khawatir dengan hal tersebut.

    Meskipun alami, aroma ini bisa menjadi semakin pekat jika darah haid dibiarkan terlalu lama tanpa dibersihkan, maka tetap selalu ganti pembalut secara berkala agar interaksi bakteri dan darah tidak menimbulkan bau yang tidak sedap.

  2. 2. Penggunaan pembalut terlalu lama

    Penyebab aroma vagina menyengat saat menstruasi (3)
    magnific.com/yanalya

    Saat menstruasi, sebagian besar dari perempuan mungkin pernah lalai mengganti pembalut karena terlalu lelap tertidur di malam hari. Padahal, memakai satu buah pembalut dalam jangka waktu yang terlalu lama bisa menjebak darah kotor, keringat, serta udara panas di area kewanitaan.

    Suasana yang lembab, hangat, dan tertutup rapat bisa menciptakan tempat perkembangbiakan yang sangat disukai oleh bakteri jahat dan jamur. Akibatnya, aroma menyengat dapat tercium serta menyebabkan rasa tidak nyaman beraktivitas. 

    Nah, Mama dianjurkan untuk mengganti pembalut minimal setiap 3-4 jam sekali, bahkan saat volume darah sedang sedikit. Jangan pernah menunggu sampai pembalut terasa penuh agar sirkulasi udara di sekitar Miss V tetap terjaga dengan baik.

  3. 3. Perubahan pH alami

    Penyebab aroma vagina menyengat saat menstruasi (4)
    magnific.com/magnific

    Kadar keasaman atau pH vagina memiliki peran yang sangat penting untuk mencegah infeksi dari berbagai penyakit. Menariknya, darah haid memiliki tingkat keasaman yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan kondisi Miss V yang normal dan sehat.

    Ketika darah haid mengalir keluar, cairan tersebut secara otomatis akan memengaruhi dan menaikkan tingkat pH di dalam area kewanitaan untuk sementara waktu sehingga jumlah bakteri baik menurun drastis.

    Penurunan jumlah bakteri baik ini otomatis memberikan kesempatan bagi bakteri patogen penyebab bau untuk berkembang biak dengan sangat cepat. Begitu siklus menstruasi selesai dan darah berhenti keluar, tingkat pH biasanya akan kembali normal dengan sendirinya.

  4. 4. Keringat di area lipatan paha

    Penyebab aroma vagina menyengat saat menstruasi (5)
    magnific.com/user18526052

    Aktivitas fisik sehari-hari ditambah dengan kondisi hormon yang sedang tidak stabil sering membuat kelenjar apokrin memproduksi keringat lebih banyak. Kelenjar keringat jenis ini banyak terkonsentrasi di area lipatan paha, selangkangan, serta sekitar organ intim luar.

    Keringat yang dihasilkan sebenarnya tidak berbau, tetapi mengandung protein dan lemak yang sangat disukai oleh bakteri kulit. Ketika keringat tersebut bercampur dengan sisa darah haid serta tertahan oleh pakaian dalam yang ketat, terjadilah proses penguraian yang menghasilkan aroma tajam.

    Maka, sangat disarankan bagi Mama untuk memilih pakaian dalam berbahan katun yang longgar dan menyerap keringat dengan sangat baik.

  5. 5. Konsumsi makanan tertentu

    Penyebab aroma vagina menyengat saat menstruasi (6)
    magnific.com/rawpixel.com

    Bagi Mama yang menyukai makanan dengan aroma yang sangat tajam seperti bawang putih, bawang bombay, makanan pedas, rempah-rempah pekat, hingga kopi bisa membuat aroma vagina lebih menyengat.

    Tanpa disadari, makanan tersebut akan diserap oleh aliran darah dan kemudian dikeluarkan melalui cairan tubuh. Ketika keringat bercampur dengan proses metabolisme selama menstruasi, aroma yang dikeluarkan tubuh bisa menjadi jauh lebih kuat dari biasanya.

    Untuk antisipasinya, usahakan memperbanyak konsumsi air putih, buah-buahan segar, serta sayuran hijau selama masa haid berlangsung. Air putih dapat membantu mendetoksifikasi tubuh dengan lebih baik serta mengencerkan konsentrasi cairan tubuh.

  6. 6. Cara membersihkan vagina yang salah

    Penyebab aroma vagina menyengat saat menstruasi (7)
    magnific.com/pikisuperstar

    Banyak perempuan mengira bahwa cara terbaik mengatasi bau menyengat saat haid ialah dengan mencuci bagian dalam Miss V menggunakan sabun beraroma wangi. Padahal, hal ini merupakan sebuah kesalahan fatal yang sangat berbahaya bagi kesehatan organ intim.

    Tidak hanya merusak keseimbangan pH alami, tetapi juga membunuh bakteri baik pelindung yang bertugas melawan kuman penyakit di dalam sana. Akibatnya, bakteri jahat akan semakin leluasa berkembang dan memicu bau yang jauh lebih menyengat, bahkan berisiko infeksi seperti vaginosis bakterialis.

    Cara membersihkan area kewanitaan yang benar selama menstruasi, cukup membasuh bagian luar menggunakan air hangat dari arah depan ke belakang. Untuk menghindari risiko iritasi, jangan penggunaan sabun mandi biasa, sabun sirih dengan wewangian kuat, atau produk pembersih kewanitaan.

  7. 7. Mengonsumsi obat tertentu

    Penyebab aroma vagina menyengat saat menstruasi (8)
    magnific.com/magnific

    Penggunaan obat-obatan tertentu, seperti antibiotik ternyata juga bisa berdampak pada perubahan aroma cairan tubuh Mama. Antibiotik bekerja dengan cara membunuh bakteri di dalam tubuh, sehingga terkadang turut mematikan bakteri baik pelindung di area kewanitaan.

    Ketika keseimbangan tersebut terganggu akibat obat-obatan, kondisi Miss V menjadi lebih rentan mengalami perubahan aroma yang terasa agak tajam. 

    Jika Mama merasa curiga bahwa obat yang sedang diresepkan memicu perubahan tidak nyaman pada tubuh, konsultasikan kembali ke dokter. Jangan menghentikan konsumsi obat medis secara sembarangan tanpa petunjuk profesional agar proses penyembuhan tetap berjalan dengan lancar.

    Nah, itulah penyebab mengapa aroma vagina bisa menjadi jauh lebih menyengat saat Mama sedang memasuki masa menstruasi. Semoga informasi ini dapat bermanfaat dan membuat Mama merasa lebih tenang dalam merawat kesehatan tubuh selama haid!

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More