- Perut kembung, yang disebabkan perubahan hormon dan gangguan siklus haid.
- Mengalami diare menjelang menstruasi, biasanya disertai nyeri perut yang mengganggu.
- Nyeri haid, rasa nyeri ini biasanya lebih parah dari nyeri haid biasa dan dapat muncul sebelum menstruasi dimulai.
- Menstruasi lebih banyak, dalam kondisi ini bisa keluar lebih banyak atau lebih lama dari biasanya.
- Mengalami sembelit, hal ini terjadi karena tekanan atau peradangan jaringan endometriosis di usus.
- Rasa nyeri saat buang air besar, apabila disertai darah, bisa menandakan jaringan endometriosis di usus.
- Terjadi pendarahan, hal ini dikarenakan adanya gangguan hormonal atau iritasi jaringan endometrium.
Perlengketan Endometriosis, Ciri-Ciri, dan Cara Mengatasinya

- Perlengketan endometriosis adalah kondisi ketika jaringan mirip lapisan dinding rahim tumbuh di luar rahim, dapat menyebabkan nyeri hebat saat haid dan memengaruhi peluang kehamilan.
- Ciri-ciri endometriosis meliputi nyeri haid berlebihan, perubahan pada pola menstruasi, perut kembung, diare menjelang menstruasi, dan pendarahan di luar jadwal menstruasi.
- Cara mengatasi endometriosis meliputi mandi air hangat, memijat area pinggul, menjaga pola makan, istirahat yang cukup, mengkonsumsi herbal dan omega-3, serta menggunakan minyak cannabidiol (CBD).
Perlengketan endometriosis adalah salah satu kondisi kesehatan reproduksi yang sering kali tidak disadari oleh banyak perempuan.
Keluhannya kerap dianggap seperti nyeri haid biasa, padahal jika tidak ditangani dengan tepat, endometriosis dapat memengaruhi kesehatan.
Menurut Dr. dr.Arie A. Polim, D.MAS,MSc, SpOG, Subsp. FER, endometriosis sampai sekarang penyebabnya belum jelas, tetapi teorinya banyak sekali, bahkan para ahli pun masih menganggap teori ini masih terlalu banyak, mana yang belum pasti karena setiap orang beda-beda, ujarnya di akun Tiktoknya @dokAriePolim.
Tetapi yang sering diikuti sekarang, jadi pada saat orang haid itu darah keluar lewat vagina, tapi ada darah yang masuk ke dalam saluran tuba, kemudian masuk ke dalam rongga perut. Nah sel-sel yang harus keluar itu kadang-kadang ada yang masuk ke dalam perut, tambahnya.
Oleh karena itu, penting bagi Mama untuk memahami kondisi ini sejak dini agar dapat mengambil langkah pencegahan dan penanganan yang tepat.
Berikut Popmama.com jelaskan pengertian, ciri-ciri, dan bagaimana cara mengatasinya yang penting untuk Mama ketahui. Yuk simak di bawah ini.
Pengertian Perlengketan Endometriosis

Perlengketan endometriosis adalah kondisi ketika jaringan yang mirip dengan lapisan dinding rahim tumbuh di luar rahim.
Kondisi ini diduga terjadi akibat aliran balik jaringan dinding rahim saat menstruasi, yang seharusnya keluar melalui vagina, tetapi justru masuk ke rongga perut.
Pada beberapa Mama, endometriosis dapat menyebabkan nyeri hebat saat haid hingga memengaruhi peluang kehamilan, terutama jika kondisinya sudah cukup parah.
Menurut National Library of Medicine endometriosis adalah penyakit ginekologi kronis yang ditandai dengan perkembangan dan keberadaan elemen histologis seperti kelenjar endometrium dan stroma di posisi anatomi dan organ di luar rongga rahim.
Ciri-Ciri Perlengketan Endometriosis

Ciri-ciri endometriosis dapat muncul dalam berbagai bentuk dan sering kali berkaitan erat dengan perubahan hormon selama siklus menstruasi.
Tidak hanya menimbulkan nyeri haid yang berlebihan, endometriosis juga dapat memengaruhi sistem pencernaan dan menyebabkan perubahan pada pola menstruasi Mama.
Menurut World Health Organization (WHO), riwayat kesehatan menstruasi yang teliti, termasuk nyeri, perdarahan yang berat, dan gejala terkait, dapat membantu dalam diagnosis endometriosis.
Berikut ciri-cirinya dan simak di bawah ini.
Cara Mengatasi Perlengketan Endometriosis

Endometriosis juga dapat menyebabkan pendarahan di luar jadwal menstruasi. Kondisi ini umumnya dipicu oleh gangguan hormonal atau iritasi pada jaringan endometrium yang tumbuh di luar rahim dan sebaiknya segera dikonsultasikan ke dokter.
Melansir dari Medical News Today, berikut beberapa cara yang dapat dilakukan untuk membantu mengatasi endometriosis.
- Mandi dengan air hangat, cara ini cukup tradisional yang dapat menenangkan rasa nyeri di perut.
- Memijat area pinggul, pijatan ini untuk melancarkan aliran darah dan mengurangi nyeri di bagian perut.
- Menjaga pola makan, dalam kondisi ini, pola makan juga perlu diperhatikan, dimana Mama dapat mengurangi untuk mengkonsumsi daging merah serta meningkatkan asupan buah, sayuran, dan biji-bijian untuk menjaga kesehatan.
- Istirahat yang cukup, tidur yang cukup juga penting diterapkan, hal ini untuk membantu regenerasi sel-sel dalam tubuh tetap sehat.
- Mengkonsumsi herbal, berdasarkan penelitian Trusted Source, beberapa olahan herbal dapat membantu mengurangi gejala endometriosis seperti peony putih dan licorice, untuk meredakan nyeri. Tentu saja hal ini dapat Mama konsultasikan juga ke dokter untuk hasil yang lebih jelas.
- Mengkonsumsi omega-3, kandungan asam omega-3 dapat mencegah pembentukan jaringan pada endometriosis, yang dapat ditemukan pada ikan salmon dan jenis sayuran lainnya.
- Menggunakan minyak cannabidiol (CBD), minyak ini berasal dari tanaman cannabis, yang dapat meredakan nyeri dan dapat ditemukan pada beberapa produk seperti salep, suplemen, dan krim. Namun tetap perhatikan serta konsultasi ke dokter sebelum membeli produk tersebut.
Selain penanganan medis, pencegahan endometriosis juga dapat dilakukan melalui perawatan diri dan perubahan gaya hidup sehari-hari. Selain itu, Mama dapat menggunakan bahan herbal atau produk tertentu untuk membantu mengurangi gejala, tentu dengan pengawasan dokter.
Seperti itulah penjelasan tentang endometriosis yang perlu diperhatikan karena dapat memengaruhi kesehatan Mama. Dengan mengenali ciri-cirinya sejak dini dan melakukan penanganan yang tepat, kondisi ini dapat dicegah dengan baik.

-T95zEqWZxoeuSDf3BDYQyfhVcrQQIFzD.jpg)

-578izNHo2JYeXWwAcKF1HyqxIFnQYV4y.jpg)














