Daftar Rekomendasi Obat Diare untuk Ibu Hamil

Jangan lupa untuk berkonsultasi dulu dengan dokter sebelum meminumnya

23 Maret 2019

Daftar Rekomendasi Obat Diare Ibu Hamil
Freepik

Masalah pencernaan menjadi salah satu hal yang kerap dialami oleh ibu hamil. Diare termasuk di antaranya. Meski kerap dianggap sepele, Mama tetap harus mewaspadai kondisi ini.

Selain disebabkan karena faktor hormonal, diare saat hamil juga bisa dipengaruhi oleh perubahan pola makan selama kehamilan.

Ketidakcocokan dengan vitamin prenatal juga bisa menjadi penyebab diare pada ibu hamil, Ma.

Nah, jika tidak dibarengi dengan asupan nutrisi dan cairan yang cukup, diare juga bisa menyebabkan dehidrasi. Kondisi ini pada akhirnya juga bisa mengganggu tumbuh kembang janin.

Apa saja rekomendasi obat diare untuk ibu hamil yang bisa Mama pilih? Berikut Popmama.com telah merangkum informasi selengkapnya.

1. Diapet

1. Diapet
Bukalapak

Diapet adalah salah satu obat yang diketahui dapat mengatasi diare dengan kandungan aktif attapulgite. Obat ini bekerja dengan memperlambat aktivitas usus besar, sehingga usus akan menyerap lebih banyak air dan feses menjadi lebih padat.

Apabila Mama mengalami nyeri perut akibat diare, Diapet juga diklaim bisa membantu mengurangi efek nyeri tersebut.

Untuk orang dewasa, Diapet bisa diminum sehari dua kali, dengan dosis sekali minum 1-2 kapsul. Diapet per kemasan strip isi 4 kapsul dijual dengan harga Rp 3.000.

Walaupun obat ini disebut aman untuk ibu hamil, namun sebaiknya tidak dikonsumsi lebih dari 48 jam. Apabila Mama ragu atau terjadi reaksi alergi, segera hubungi dokter.

2. Diatabs

2. Diatabs
Bukalapak

Selain Diapet, obat diare lain yang mungkin bisa menjadi pilihan Mama adalah Diatabs. Memiliki kemasan berwarna putih, obat ini juga mengandung attapulgite yang bekerja dengan menyerap kelebihan cairan dan toksik penyebab diare.

Ya, Diatabs diklaim dapat mengatasi diare akut yang disebabkan oleh infeksi virus, bakteri dan parasit.

Dosis Diatabs untuk orang dewasa yakni sehari dua kali, sekali minum 1-2 tablet. Pemakaian obat ini juga maksimal 48 jam, Ma.

Konsumsi Diatabs juga sebaiknya dibarengi dengan asupan nutrisi dan cairan yang cukup, serta boleh dikonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter.

Diatabs dalam kemasan strip isi 4 kapsul dijual dengan harga Rp 2.500

Editors' Picks

3. Norit

3. Norit
Shopee

Memiliki kemasan berwarna kuning dan merah, Norit juga menjadi salah satu obat diare yang banyak dipilih oleh ibu hamil.

Obat ini bekerja dengan menyerap zat-zat berbahaya atau zat asing yang menjadi penyebab diare di saluran pencernaan. Norit pun diyakini bisa membantu mengatasi diare.

Norit terbuat dari karbo aktif alias carbo activus yang berasal dari tumbuh-tumbuhan yang diaktifkan secara kimia. Oleh sebab itu, selain digunakan sebagai obat diare, Norit juga bisa digunakan untuk mengatasi kembung atau masalah pencernaan lainnya.

Untuk diare pada orang dewasa, Norit bisa diminum 3 kali sehari, dengan sekali minum 3 kapsul. Sementara untuk masalah pencernaan lainnya, Norit diminum 2 kapsul sehari.

Sejauh ini, Norit bisa dikatakan aman untuk ibu hamil, karena tidak berdampak pada janin. Namun ingatlah untuk mengonsumsi obat ini sesuai aturan. Ada baiknya Mama berkonsultasi dulu dengan dokter apabila ragu.

Norit dalam kemasan botol kecil isi 40 tablet dijual dengan harga sekitar Rp 45.000.

4. Entrostop

4. Entrostop
Tokopedia

Mengandung activated colloidal attapulgite, Entrostop juga menjadi salah satu obat diare yang dapat membantu memadatkan feses dan mengurangi frekuensi buang air besar.

Namun demikian, makan makanan bergizi dan banyak minum air putih tetap penting dilakukan sebagai pertolongan pertama saat diare. Dengan demikian, Mama akan terhindari dari risiko dehidrasi.

Untuk orang dewasa, Entrostop bisa diminum 2 tablet sekali minum, maksimal 12 tablet per 24 jam. Tapi sebaiknya untuk ibu hamil tetap dibatasi, ya.

Sampai saat ini memang belum diketahui secara pasti risiko penggunaan Entrostop pada ibu hamil. Oleh sebab itu, sebaiknya tetap konsultasikan dulu dengan dokter sebelum mengonsumsinya, ya.

Dalam kemasan strip, Entrostop dijual dengan harga sekitar Rp 12.000.

5. Loperamide

5. Loperamide
Tokopedia

Loperamide adalah salah satu jenis obat generik yang digunakan untuk mengatasi diare. Obat ini bekerja dengan memperlambat gerakan saluran pencernaan, sehingga usus punya lebih banyak waktu untuk menyerap cairan dan nutrisi.

Loperamide dijual dengan beberapa merek dagang, di antaranya seperti Diadium dan Diasec.

Konsumsi obat ini sebaiknya dibarengi dengan minum air putih yang cukup, Ma. Perhatikan juga efek yang mungkin muncul seperti mual atau nyeri perut. Jika Mama ragu, sebaiknya cek dulu ke dokter, ya.

Untuk kemasan strip isi 10 tablet, Diadium dijual dengan harga sekitar Rp 15.000.

6. Bekarbon

6. Bekarbon
www.k24klik.com

Mirip seperti Norit, Bekarbon juga mengandung bahan karbon aktif (activated charcoal) untuk menangani diare akibat gangguan makan. Zat ini bekerja aktif mencegah penyerapan racun, sekaligus mempermudah proses pembuangan feses.

Hindari mengonsumsi obat jenis karbon aktif seperti Bekarbon berbarengan dengan konsumsi obat tertentu lain serta makanan seperti cokelat dan es krim, sebab hal ini bisa mengurangi efektivitas obat.

Bekarbon pada orang dewasa bisa diminum 3 kali sehari, dengan dosis 3 tablet. Jangan lupa untuk tetap berkonsultasi dengan dokter dulu ya, Ma.

Dijual dalam kemasan botol dengan harga Rp 80.000.

Meski obat-obatan ini diklaim aman untuk dikonsumsi oleh ibu hamil dan menyusui, namun ada baiknya Mama tidak mengonsumsinya berlebihan dan tetap meminta anjuran terlebih dahulu dari dokter. Semua demi kesehatan Mama dan juga janin.

Itulah daftar obat diare untuk ibu hamil. Namun jika dirasa diare sudah parah dan membahayakan kondisi ibu hamil, segeralah periksakan ke dokter dan minta obat sesuai resep.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.