Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install

Bahaya Kopi Berlebihan saat Hamil, Ketahui Batas Aman Konsumsinya

Bahaya Kopi Berlebihan saat Hamil, Ketahui Batas Aman Konsumsinya
Freepik
Intinya Sih
  • Konsumsi kopi berlebihan saat hamil dapat memicu efek seperti jantung berdebar, gelisah, dehidrasi, dan gangguan tidur karena tubuh lebih lama memetabolisme kafein.

  • Kafein bisa menembus plasenta sehingga janin ikut terpapar, dengan beberapa penelitian mengaitkan konsumsi tinggi kafein pada risiko keguguran dan berat badan lahir rendah.

  • American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG) dan American Pregnancy Organization merekomendasikan batas aman kafein maksimal 200 mg per hari bagi ibu hamil, setara sekitar satu cangkir kopi seduh.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Bagi sebagian Mama, minum kopi sudah menjadi bagian dari rutinitas sehari-hari. Aroma dan rasanya yang khas sering kali membantu tubuh terasa lebih segar, terutama saat sedang beraktivitas. Namun, selama hamil, konsumsi kopi perlu lebih diperhatikan karena kandungan kafein di dalamnya dapat memengaruhi tubuh ibu hamil.

Bukan berarti Mama harus berhenti minum kopi sepenuhnya. Namun, jumlah kafein yang dikonsumsi sebaiknya tetap dibatasi agar tidak melebihi anjuran. Dengan mengetahui batas aman dan risiko jika dikonsumsi berlebihan, Mama bisa lebih bijak dalam menikmati secangkir kopi selama kehamilan.

Lalu, apa saja bahaya kopi berlebihan saat hamil? Berikut Popmama.com telah merangkum informasi yang perlu Mama ketahui.


Apa Saja Bahaya Kopi Berlebihan saat Hamil?

Bahaya kopi berlebihan saat hamil
Freepik

Selama hamil, tubuh memerlukan waktu lebih lama untuk memetabolisme kafein. Akibatnya, kafein akan bertahan lebih lama di dalam aliran darah sehingga efeknya juga dapat dirasakan lebih lama dibandingkan sebelum hamil.

"Kafein meningkatkan tekanan darah dan denyut jantung, sehingga dapat membuat tubuh terasa lebih waspada dan berenergi. Namun, pada saat yang sama, kafein juga memberikan beban tambahan pada tubuh

Oleh karena itu, mengonsumsi kopi secara berlebihan dapat menimbulkan beberapa efek samping, seperti:

  1. Tubuh terasa gelisah atau cemas
  2. Jantung berdebar
  3. Mual dan asam lambung naik
  4. Dehidrasi
  5. Diare
  6. Tubuh gemetar
  7. Otot berkedut

Mama juga perlu mengetahui bahwa minum kopi terlalu banyak dapat membuat frekuensi buang air kecil menjadi lebih sering. Meski terlihat sepele, kondisi ini dapat berkontribusi terhadap ketidakseimbangan elektrolit, dehidrasi, hingga mengganggu waktu istirahat karena tidur menjadi kurang nyenyak.

Selain memengaruhi tubuh mama, kafein dari kopi juga dapat melewati plasenta. Artinya, saat Mama mengonsumsi kopi, janin juga ikut terpapar kafein.

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa konsumsi kafein dalam jumlah tinggi mungkin berkaitan dengan peningkatan risiko keguguran, bayi lahir dengan berat badan rendah, serta gangguan pertumbuhan janin. Namun, hingga saat ini hasil penelitian tersebut masih belum memberikan kesimpulan yang pasti.

Batas Aman Konsumsi Kopi saat Hamil

Bahaya kopi berlebihan saat hamil
Freepik

American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG) dan American Pregnancy Organization merekomendasikan agar ibu hamil membatasi konsumsi kafein hingga maksimal 200 miligram (mg) per hari.

Jumlah tersebut bukan hanya berasal dari kopi, tetapi juga mencakup kafein yang terdapat pada teh, cokelat, minuman bersoda, suplemen, maupun obat-obatan yang mengandung kafein.

Sebagai gambaran, satu cangkir kopi seduh rata-rata mengandung sekitar 137 mg kafein. Dengan jumlah tersebut, satu cangkir kopi per hari umumnya masih berada dalam batas yang dianjurkan.

"Satu cangkir kopi seduh rata-rata mengandung sekitar 137 mg kafein. Jadi, jika hanya minum satu cangkir kopi seduh setiap hari, umumnya masih berada dalam batas yang direkomendasikan," kata McQueen.

McQueen juga menyarankan agar Mama memberi tahu dokter atau bidan mengenai kebiasaan mengonsumsi kafein. Dengan begitu, tenaga kesehatan dapat membantu menentukan jumlah konsumsi kafein yang sesuai selama kehamilan.

Meski beberapa penelitian menunjukkan hasil yang berbeda mengenai dampak kafein terhadap kehamilan, para ahli tetap sepakat bahwa menjaga asupan kafein di bawah 200 mg per hari merupakan pilihan yang paling aman.

Alternatif Minuman Pengganti Kopi

Bahaya kopi berlebihan saat hamil
Freepik

Apabila Mama ingin mengurangi konsumsi kopi selama hamil, ada beberapa pilihan minuman yang dapat dicoba. Selain membantu mengurangi asupan kafein, pilihan berikut juga bisa menjadi variasi minuman sehari-hari.

  1. Teh herbal bebas kafein, yang tersedia dalam berbagai pilihan rasa.
  2. Kopi tanpa kafein (decaffeinated coffee), sehingga Mama tetap bisa menikmati cita rasa kopi dengan kandungan kafein yang jauh lebih rendah.
  3. Air putih yang diberi potongan buah, mentimun, atau daun herbal, untuk memberikan rasa yang lebih segar.
  4. Segelas susu hangat, terutama sebelum tidur, yang dapat menjadi pilihan minuman hangat sebagai pengganti kopi.

Nah, itu dia bahaya kopi berlebihan saat hamil yang perlu Mama ketahui. Selama dikonsumsi dalam batas yang dianjurkan, Mama tetap bisa menikmati kopi dengan lebih aman selama masa kehamilan.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More